Senin, 25 September 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Agrobisnis / Berita

MINYAK SAWIT
Jumat, 27 Januari 2017 13:42 WIB

Pajak Naik, Pengusaha Pilih Tidak Ekspor



Bisnisnews.id - Indonesia menetapkan pajak ekspor untuk minyak sawit mentah (CPO) pada bulan Februari 2017 sebesar 18 dollar per ton, pajak naik 3 dollar per ton dari bulan ini.

Referensi harga pemerintah ditetapkan pada 815,52 dollar per ton untuk bulan depan.

Pajak ekspor sebesar 18 dollar per ton diterapkan setiap kali harga ekspor berkisar antara 800 dollar per ton - 850 dollar per ton. 

Peningkatan pajak bulan depan dikarenakan pemerintah melihat harga ekspor minyak kelapa sawit terlihat naik melewati ambang batas 800 dollar per ton, kata Kementerian Perdagangan dalam sebuah pernyataan hari ini.

Peningkatan pajak ekspor dapat mendorong pengusaha perkebunan untuk menjual produk kepada pembeli domestik, menurut Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI).

" Jika pajak ekspor terlalu tinggi, hal itu tidak akan menarik untuk ekspor. Konsumsi domestik untuk biodiesel bisa lebih besar, " kata Fadhil Hasan, Direktur Eksekutif GAPKI.

Sahat Sinaga, Direktur Eksekutif Asosiasi Industri Minyak sayur, mengatakan penetapan pajak 18 dollar di atas 50 dollar per ton pungutan, akan melemahkan daya saing.

" Ini sama saja dengan mengatakan agar kita tidak mengekspor, " kata Sinaga.

Signal apapun yang menunjukkan bahwa ekspor dari Indonesia sedang berkurang karena kenaikan pajak, otomatis akan mendukung Malaysia dalam patokan minyak sawit.

Pada hari Jumat, kontrak minyak sawit untuk bulan April di Bursa Malaysia Derivatives Exchange diperdagangkan sekitar 691 dollar per ton, turun sekitar 1 persen. (marloft)


Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 25 September 2017
TRAGEDI KEMANUSIAAN
Memberi Makan Ribuan Pengungsi,  Bangladesh Berharap Bantuan Internasional

Bisnisnews.id-Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi, Filippo Grandi mengatakan, saat ini Bangladesh sangat membutuhkan bantuan internasional, untuk memberi makan dan melindungi 436.000 orang Rohingya yang telah meninggalkan Myanmar . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 24 September 2017
AIRNAV INDONESIA
Gunung Agung Status AWAS, Sejumlah Penerbangan ke Bali Akan Dialihkan 

Bisnisnews.id-Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Airnav Indonesia) akan mengalihkan sejumlah rute penerbangan tujuan bandara I Gusti Ngurahrai Bali ke sejumlah bandara, menyusul ancaman letusan . . .
Selengkapnya

 

Opini  -  Minggu, 24 September 2017
Nobar Pertandingan  KPK Vs DPR,  Makin Tegang ....

Oleh: Baba Makmun Penulis adalah wartawan senior, tinggal di kawasan Pejaten Timur Jaksel. Bisnisnews.id-Ibarat tengah nonton bareng (nobar) pertandingan sepakbola, 'duel' Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) lawan Komisi Pemberantasan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 24 September 2017
SATWA LANGKA
Tiongkok  Pinjamkan  Giant Panda ke  Indonesia Untuk Dikembangbiakan

Bisnisnews.id-Tiongkok pinjamkan sepasang satwa Giant Panda kepada pemerintah Indonesia untuk dikembangbiakan di Taman Safari Indonesia. Giant Panda merupakan salah satu satwa kategori Appendix I CITES yang merupakan satwa endemik . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 24 September 2017
TES RUDAL
AS Tuduh Iran Dan Korut Kerjasama Kembangkan Nuklir

Bisnisnews.id - Presiden Trump menuduh Iran berkolaborasi dengan Korea Utara untuk memperkuat teknologi rudal mereka dalam tweet-nya pada Sabtu 23 Agustus, mengkritik kesepakatan nuklir 2015 antara AS, Iran dan lima negara kuat . . .
Selengkapnya