Selasa, 22 Agustus 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Penerbangan / Berita

KOMISI PENERBANGAN
Jumat, 10 Februari 2017 18:05 WIB

ASITA Resmi Boikot Garuda Indonesia



Bisnisnews.id - Asosiasi Tour dan Agen Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) boikot Garuda Indonesia atas keputusan mengurangi komisi bagi agen perjalanan.

ASITA dalam suratnya yang ditujukan kepada seluruh anggotanya No.0468/DPP-ASITA/K/II/2017,  menjelaskan bahwa seluruh anggota untuk tidak lagi menggunakan pesawat atau penerbangan Garuda Indonesia.

" Selama periode penyelesaian masalah dengan Garuda Indonesia, ASITA Indonesia telah memutuskan bahwa semua anggota ASITA dilarang berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang melibatkan Garuda Indonesia," surat itu menyatakan.

Ketua ASITA, Asnawi Bahar, menyatakan bahwa komisi maskapai dari penjualan tiket akan dipotong dari 7 persen menjadi 5 persen untuk penerbangan internasional dan 5 persen menjadi 3 persen untuk penerbangan domestik.

" Kami akan memboikot Garuda yang ingin menurunkan komisi secara signifikan. Sudah sangat sulit bagi agen perjalanan bersaing dengan agen online, " katanya.

Para agen perjalanan juga akan mengajukan protes dengan pemerintah.

Juru bicara Garuda Indonesia, Benny S. Butarbutar menegaskan bahwa maskapai memang akan mengurangi komisi untuk agen perjalanan.

" Kami menyesuaikan pola bisnis dengan mitra kami, agen perjalanan. Situasi bisnis berubah sangat cepat, dengan perjalanan online menjadi lebih kuat, tapi kami juga tidak ingin menyingkirkan agen offline," katanya.

Benny menambahkan bahwa keputusan mungkin bersifat sementara, karena akan tergantung pada situasi pasar.

ASITA saat ini memiliki sekitar 6.300 anggota agen tur dan perjalanan di seluruh Indonesia, termasuk Panorama Tours Indonesia, kelompok perjalanan terbesar di Indonesia. 

Analis penerbangan Arista Atmajati mengatakan, sebaiknya Garuda Indonesia jangan membuat keputusan sepihak. Karena travel conventional juga sudah puluhan tahun support Gatuda Indonesia.

Travel agent konvesional saat ini juga terdesak bisnisnya oleh travel online PMA yang memang komisi travel online hanya tiga persen. Tentu travel conventional tidak terima disamakan karena travel conventional sudah invest cujuo besar.

" Kuncinya komunikasi harus intents dibangun, terbuka. kedua belah pihak," jelasnya. (Marloft/Syam)



Baca Juga

 

Arena  -  Senin, 21 Agustus 2017
ASIAN GAMES
Bendera Indonesia Terbalik, Situs Web Malaysia Diserang

Bisnisnews.id - Peretas Indonesia mengklaim telah menyerang beberapa situs web Malaysia karena bendera Indonesia dicetak terbalik dalam buku panduan acara olah raga regional. Kesalahan tersebut memicu kemarahan di Indonesia selama . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 21 Agustus 2017
KECELAKAAN KAPAL
Kapal AS Tabrakan Dengan Kapal Tanker, 10 Awak Hilang

Bisnisnews.id - Kapal rudal USS John S. McCain yang rusak signifikan pada lambungnya merapat pada Senin 21 Agustus di pangkalan angkatan laut Singapura setelah tabrakan dengan kapal tanker minyak. Beberapa kapal dari beberapa . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 21 Agustus 2017
KAMPANYE KESELAMATAN
Kerjasama Yang Baik Dapat Menurunkan Angka Kecelakaan

Bisnisnews.id-Persiapan yang baik akan mengurangi resiko kecelakaan, sehingga perlu ada kerjasama yang baik antara masyarakat dan instansi terkait lainnya. "Pelaksanaan Kampanye ini menunjukkan rasa tanggung jawab dan bentuk . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 21 Agustus 2017
IBADAH HAJI 2017
Satu Jamaah Calon Haji Palopo Meninggal Dunia

Bisnisnews.id-Abdul Ghani bin Abdul Hamid, jemaah calon haji Indonesia asal Sulawesi Tengah meninggal dunia di Mekkah Arab Saudi, Sabtu 19/8/3017 pukul 19.30 waktu setempat. Abdul Ghani Bin Abdul Hafid Tang (69) jamaah Kloter . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 21 Agustus 2017
BALAP SEPEDA
GPN 2017 Dapat Apresiasi Walikota Dan Masyarakat Palopo

Binisnews.id - Gowes Pesona Nusantara (GPN) 2017 diharapkan bisa membangkitkan semangat beroleharaga masyarakat Palopon, Sulawesi Selatan. Selain untuk kesehatan, melalui kegiatan ini masyarakat bisa meningkatkan rasa kebersamaan.GPN . . .
Selengkapnya