Selasa, 23 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Pariwisata / Berita

GROUND HANDLING
Senin, 13 Februari 2017 20:57 WIB

JAS Bantu Turunkan Angka Pengangguran di Majalengka



Bisnisnews.id - PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) gandeng PT Jasa Angkasa Semesta Tbk (JAS) untuk penanganan ground handling dan kargo yang berada di Kecamatan Kertajati, Majalengka, Jawa Barat. JAS berharap MoU yang terjalin antara kedua belah pihak bisa membantu menurunkan angka pengangguran di daerah tersebut.

Direktur Utama PT JAS, Adji Gunawan, mengatakan bahwa nantinya seluruh SDM ground handling akan memanfaatkan keberadaan warga setempat. Hal ini dilakukan untuk pemberdayaan lingkungan sekaligus mendorong perekonomian masyarakat. (baca juga BIJB Operasi 2018)

" Mereka yang diterima bekerja, nantinya akan kami berikan pendidikan ground handling selama 6 bulan," kata Adji kepada Bisnisnews.id di lokasi penanda tanganan proyek.

JAS memiliki pusat pelatihan pendidikan yang rata-rata diisi oleh siswa lepas SMK / SMU dan ingin berkarir di bidang ground handling. Bahkan menurutnya, banyak lulusan JAS telah 'dibajak' maskapai atau bahkan sampai bekerja ke luar negeri, karena kesamaan sistem check in dan standar ISAGO yang dimiliki perusahaan.

" Standar ini bukan hanya urusan teknikal dan prosedur, tapi juga kualitas SDM. Banyak karyawan kami yang pergi ke Singapura atau Arab untuk membantu operasional SQ dan SV," jelasnya. Sejauh ini JAS memiliki 4 pusat pelatihan yaitu Jakarta, Surabaya, Denpasar dan Medan. Tidak menutup kemungkinan perluasan ke kota lain.

Sekitar bulan Mei 2016, Pemerintah Kabupaten Majalengka pernah bekerjasama dengan sejumlah perusahaan yang ada di Kabupaten Majalengka membuka bursa kerja dengan menyediakan 3.000 lowongan kerja di berbagai perusahaan swasta dan BUMN.


Bupati Majalengka Sutrisno mengatakan, dibukanya bursa kerja waktu itu untuk mengurangi angka pengangguran terbuka sehingga kesempatan ini harus dimanfaatkan oleh para pencari kerja dengan sebaik-sebaiknya.

" Kini sangat banyak perusahaan di Kabupaten Majalengka dan membutuhkan tenaga kerja sangat banyak untuk berbagai sektor. Siswa yang baru lulus sekolah dan butuh pekerjaan manfaatkan tiap kesempatan dengan baik," kata Sutrisno.

Angka pengangguran terbuka di Kabupaten Majalengka untuk tahun 2015 sendiri mencapai 7.35 persenan atau sekitar 34.025 dari jumlah penduduk sebanyak 1.180.248 jiwa. Jumlah tersebut tergolong banyak dan perlu penyaluran kerja.

Tingginya angka pengangguran di Kabupaten Majalengka ini diantaranya disebabkan karena terbatasnya lapangan kerja, selain itu lapangan pekerjaan yang ada tidak sesuai dengan tenaga kerja yang tersedia. Itu artinya ada lowongan pekerjaan namun tenaga kerja yang tersedia tidak sesuai dengan kualifikasi calon tenaga kerja atau tidak sesuai. (Syam SK/Marloft)


Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
KONFLIK YERUSALEM
Kedutaan Amerika Pindah Ke Yerusalem Akhir 2019

Bisnisnews.id - Wakil Presiden AS Mike Pence berjanji untuk memindahkan kedutaan besar Amerika ke Yerusalem pada akhir 2019 dalam sebuah pidato hari Senin 22 Januari ke parlemen Israel. Saat Pence berbicara, Presiden Palestina . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
EKONOMI GLOBAL
Terdorong Reformasi Pajak AS, IMF Revisi Prospek Ekonomi Dunia

Bisnisnews.id - Perekonomian global pulih secara bersamaan dengan kecepatan lebih kuat, dan akan mendapatkan dorongan jangka pendek dari pemotongan pajak AS, Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan Senin 22 Januari. Dalam . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 22 Januari 2018
UMKM
AP I Gelar Pameran dan Peragaan Busana Daerah

Bisnisnews.id – Manajemen PT Angkasa Pura I menggelar  peragaan busana  pakaian daerah yang berasal dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Peragaan  busana diselenggarakan di ruang tunggu domestik Bandara . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 22 Januari 2018
KONGRES
Menhub Ajak Mahasiswa Membangun Indonesia

Bisnisnews.id - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengajak pemuda membangun seluruh daerah di Indonesia secara bersama-sama. Oleh karenanya konektivitas menjadi suatu keharusan agar Indonesia tetap menjadi Negara Kesatuan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 22 Januari 2018
BPIH
Biaya Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Naik 2,58 Persen

Bisnisnews.id - Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun ini diperkirakan bakal naik sebesar 2,58 persen. Usulan kenaikan itu disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada rapat kerja antara Komisi VIII DPR RI dengan . . .
Selengkapnya