Senin, 22 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Maritim / Berita

PELAYARAN GLOBAL
Jumat, 17 Februari 2017 18:38 WIB

Hanjin Shipping Resmi Dinyatakan Bangkrut



Bisnisnews.id - Putusan akhirnya jatuh untuk Hanjin Shipping Korea Selatan dengan pengadilan Seoul menyatakan perusahaan bangkrut.

Pengadilan regional di Seoul hari ini resmi menyatakan Hanjin Shipping bangkrut. Ini merupaka  bab akhir untuk perusahaan pelayaran Korea Selatan yang telah berjuang selama bertahun-tahun di bawah utang miliaran dolar.

Hanjin telah mengajukan perlindungan kebangkrutan pada bulan Agustus tahun lalu, mereka berutang 53.7 milyar dolar karena kreditur menolak untuk menjamin.

Akibatnya, puluhan kapal terlantar di seluruh dunia karena mereka ditolak masuk ke pelabuhan. Akuntan yang disewa oleh pengadilan Seoul telah menyimpulkan pada awal tahun ini, bahwa nilai likuidasi perusahaan akan lebih besar daripada nilai secara berkelanjutan.

Hanjin pernah menjadi perusahaan pelayaran terbesar Korea Selatan dan terbesar ketujuh di dunia. Sejak saat itu, Hanjin terpaksa menjual sebagian asetnya di dalam dan luar negeri untuk membayar utang, dengan lebih dari 1.500 karyawan PHK dalam proses.

Setelah dinyatakan resmi bangkrut Jumat ini, pengadilan akan menangani proses likuidasi untuk menjual aset yang tersisa dan membayarkannya kepada kreditur.

" Kami akan mencoba untuk memastikan bahwa proses kebangkrutan akan memungkinkan perusahaan untuk melunasi utang kepada semua pemegang utang secara adil dan tepat," kata pengadilan dalam sebuah pernyataan.

Perdagangan saham Seoul dimana terdaftar perusahaan dihentikan pada Jumat.

Hanjin Shipping mulai merosot setelah industri mengalami penurunan terburuk dalam enam dekade disebabkan melemahnya perdagangan global. Perusahaan juga menyalahkan manajemen karena tidak mengurus dengan baik. (Marloft)

Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
DEMONSTRASI
PBB : Anti Presiden, Enam Tewas Di Kongo

Bisnisnews.id - Enam orang tewas di Republik Demokratik Kongo pada hari Minggu 21 Januari, kata PBB, karena pihak berwenang melarang demonstrasi terhadap Presiden Joseph Kabila. Saksi mata mengatakan pasukan keamanan melepaskan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 21 Januari 2018
PROYEK CHANGI
Singapura Kenakan Pajak Tambahan Kepada Penumpang

Bisnisnews.id - Otoritas penerbangan sipil Singapura(CAAS)  berencana akan menaikan pajak 10 -15 dolar Singapura kepada para penumpang dari dan ke bandara Changi. Dana tambahan tersebut akan digunakan untuk membiayai perluasan . . .
Selengkapnya

 

Regulasi  -  Minggu, 21 Januari 2018
REGULASI
Sertifikasi Kapal Wajib Mencantumkan Bahasa Indonesia

Bisnisnews.id - Mulai 1 Februari 2018 Sertifikat Garis Muat Kapal berbendera Indonesia yang dikeluarkan Badan Klasifikasi Nasional maupun Asing, wajib mencantumkan format berbahasa Indonesia. Direktur Perkapalan dan Kepelautan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 21 Januari 2018
MINYAK DUNIA
Arab Saudi Serukan Perpanjang Pemangkasan Produksi

Bisnisnews.id - Arab Saudi menyerukan hari Minggu 21 Januari untuk memperpanjang kerjasama antara produsen OPEC dan non-OPEC sampai lewat dari 2018. Seruan tersebut datang setelah harga minyak mencapai 70 dolar per barel berkat . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 21 Januari 2018
SERANGAN KABUL
Taliban Serang Hotel Intercontinental, Enam Tewas

Bisnisnews.id - Orang-orang bersenjata menyerbu sebuah hotel mewah di Kabul dan membunuh setidaknya 6 orang dalam pertempuran 12 jam yang membuat sebagian bangunan terbakar. Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan di . . .
Selengkapnya