Senin, 25 September 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Agrobisnis / Berita

SWASEMBADA JAGUNG
Sabtu, 04 Maret 2017 00:17 WIB

Malaysia Akui Keberhasilan Mentan Amran


Menteri Pertanian dan Industri Azas Tani Malaysia, Dato' Sri Ahmad Shabery Cheek dN Menran Amran seoakat kerjasama dalam pengembangan jagung

Bisnisnews.id - Malaysia akui Indonesia sudah cukup berhasil dalam pengembangan pertanian, dan mampu mewujudkan swasembada jagung .

Menteri Pertanian dan Industri Azas Tani Malaysia, Dato' Sri Ahmad Shabery Cheek  mengaku,  keberhasilan itu telah mendorong keinginan pemerintah Malaysia untuk belajar pengelolaan pertaniann jagung dan beras  kepada Kementerian Pertanian.

Selama ini Malaysia mengimpor jagung dari Argentina dan Amerika sebanyak 3 juta ton per tahun untuk peternakan atau setara dengan 1 Milliar Dollar AS.

" Sebelumnya Indonesia impor jabung, sekarang sudah mencukupi untuk kegunaan sendiri, di mana Malaysia sendiri masih bergantung kepada impor dan mengambil dari negara yang sangat jauh," kata Dato' Sri Ahmad Shabery Cheek saat melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta (3/3/207).

Pertemuan  menteri pertanian ini merupakan tidak lanjut dari Pertemuan ASEAN Ministerial Meeting on Agriculture (AMA) di Singapura Tahun 2016. Bahwa Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman menginisiasi pembangunan wilayah perbatasan,

Indonesia dan Malaysia sepakat melakukan kerjasama dalam membangun wilayah perbatasan. Fokusnya adalah pada pengembangan komoditas jagung di wilayah perbatasan antara Entikong, Provinsi Kalimantan Barat dan Serawak-Malaysia.

 " Kita akan tanam benih jagung dan penemuan terbaru teknologi Jagung tongkol ganda Nakula Sadewa 29  (Nasa 29),"  jelas Amran
 
 Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meyakini,  kerja sama Indonesia dan Malaysia merupakan sinergi positif dalam membangun sektor pertanian untuk masing-masing negara.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan bilateral tersebut Indonesia-Malaysia akan melakukan penanaman perdana di perbatasan Entikong, Kalimantan Barat.
" Paling lambat pertengahan tahun 2017 kita sudah tanam perdana di perbatasan, " jelas  Amran. (Syam Sk)

Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 25 September 2017
TRAGEDI KEMANUSIAAN
Memberi Makan Ribuan Pengungsi,  Bangladesh Berharap Bantuan Internasional

Bisnisnews.id-Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi, Filippo Grandi mengatakan, saat ini Bangladesh sangat membutuhkan bantuan internasional, untuk memberi makan dan melindungi 436.000 orang Rohingya yang telah meninggalkan Myanmar . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 24 September 2017
AIRNAV INDONESIA
Gunung Agung Status AWAS, Sejumlah Penerbangan ke Bali Akan Dialihkan 

Bisnisnews.id-Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Airnav Indonesia) akan mengalihkan sejumlah rute penerbangan tujuan bandara I Gusti Ngurahrai Bali ke sejumlah bandara, menyusul ancaman letusan . . .
Selengkapnya

 

Opini  -  Minggu, 24 September 2017
Nobar Pertandingan  KPK Vs DPR,  Makin Tegang ....

Oleh: Baba Makmun Penulis adalah wartawan senior, tinggal di kawasan Pejaten Timur Jaksel. Bisnisnews.id-Ibarat tengah nonton bareng (nobar) pertandingan sepakbola, 'duel' Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) lawan Komisi Pemberantasan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 24 September 2017
SATWA LANGKA
Tiongkok  Pinjamkan  Giant Panda ke  Indonesia Untuk Dikembangbiakan

Bisnisnews.id-Tiongkok pinjamkan sepasang satwa Giant Panda kepada pemerintah Indonesia untuk dikembangbiakan di Taman Safari Indonesia. Giant Panda merupakan salah satu satwa kategori Appendix I CITES yang merupakan satwa endemik . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 24 September 2017
TES RUDAL
AS Tuduh Iran Dan Korut Kerjasama Kembangkan Nuklir

Bisnisnews.id - Presiden Trump menuduh Iran berkolaborasi dengan Korea Utara untuk memperkuat teknologi rudal mereka dalam tweet-nya pada Sabtu 23 Agustus, mengkritik kesepakatan nuklir 2015 antara AS, Iran dan lima negara kuat . . .
Selengkapnya