Sabtu, 18 November 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Agrobisnis / Berita

SWASEMBADA JAGUNG
Sabtu, 04 Maret 2017 00:17 WIB

Malaysia Akui Keberhasilan Mentan Amran


Menteri Pertanian dan Industri Azas Tani Malaysia, Dato' Sri Ahmad Shabery Cheek dN Menran Amran seoakat kerjasama dalam pengembangan jagung

Bisnisnews.id - Malaysia akui Indonesia sudah cukup berhasil dalam pengembangan pertanian, dan mampu mewujudkan swasembada jagung .

Menteri Pertanian dan Industri Azas Tani Malaysia, Dato' Sri Ahmad Shabery Cheek  mengaku,  keberhasilan itu telah mendorong keinginan pemerintah Malaysia untuk belajar pengelolaan pertaniann jagung dan beras  kepada Kementerian Pertanian.

Selama ini Malaysia mengimpor jagung dari Argentina dan Amerika sebanyak 3 juta ton per tahun untuk peternakan atau setara dengan 1 Milliar Dollar AS.

" Sebelumnya Indonesia impor jabung, sekarang sudah mencukupi untuk kegunaan sendiri, di mana Malaysia sendiri masih bergantung kepada impor dan mengambil dari negara yang sangat jauh," kata Dato' Sri Ahmad Shabery Cheek saat melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta (3/3/207).

Pertemuan  menteri pertanian ini merupakan tidak lanjut dari Pertemuan ASEAN Ministerial Meeting on Agriculture (AMA) di Singapura Tahun 2016. Bahwa Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman menginisiasi pembangunan wilayah perbatasan,

Indonesia dan Malaysia sepakat melakukan kerjasama dalam membangun wilayah perbatasan. Fokusnya adalah pada pengembangan komoditas jagung di wilayah perbatasan antara Entikong, Provinsi Kalimantan Barat dan Serawak-Malaysia.

 " Kita akan tanam benih jagung dan penemuan terbaru teknologi Jagung tongkol ganda Nakula Sadewa 29  (Nasa 29),"  jelas Amran
 
 Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meyakini,  kerja sama Indonesia dan Malaysia merupakan sinergi positif dalam membangun sektor pertanian untuk masing-masing negara.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan bilateral tersebut Indonesia-Malaysia akan melakukan penanaman perdana di perbatasan Entikong, Kalimantan Barat.
" Paling lambat pertengahan tahun 2017 kita sudah tanam perdana di perbatasan, " jelas  Amran. (Syam Sk)

Baca Juga

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
DOPING
WADA Tetap Suspensi Rusia

Bisnisnews.id - Badan Anti-Doping Dunia tetap suspensi sementara Rusia pada hari Kamis (16/11/2017), meningkatkan kemungkinan larangan untuk ikut pada Olimpiade Musim Dingin Februari di Pyeongchang. Pertemuan Dewan WADA di Seoul . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 18 November 2017
LIBANON
Tuduh Saudi Tahan PM, Hariri Lakukan Perjalanan Ke Prancis

Bisnisnews.id - Perdana Menteri Libanon Saad Hariri akan berkunjung ke Prancis dalam beberapa hari mendatang, sebuah sumber kepresidenan Prancis mengatakan pada hari Rabu (15/11/2017), setelah Beirut menuduh Arab Saudi menahannya . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Jumat, 17 November 2017
INFRASTRUKTUR
KEMENKEU: Tiga Sumber Pendanaan Pembangunan

Bisnisnews.id -  Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan sumber pembiayaan infrastruktur nasional bukan melulu bertumpu pada APBN namun juga dari BUMN dan swasta.  Diperlukan inovasi pembiayaan agar publik bisa . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Jumat, 17 November 2017
POLITIK
Inggris Dukung Papua Tetap Bagian NKRI

Bisnisnews.id - Pemerintah Inggris mendukung wilayah Papua dan Papua Barat tetap berada dalam kesatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Duta besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik, di Sorong, Kamis, mengatakan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Jumat, 17 November 2017
KUDETA
Sang Istri Grace, Pemicu Jatuhnya Robert Mugabe

Bisnisnews.id - Presiden tertua di dunia, Robert Mugabe akhirnya turun tahta juga setelah militer mengambil alih kekuasaan secara paksa dan langsung mengendalikan pemeritahan Zinbabwe. Sedangkan Mugabe dan keluarganya dijamin . . .
Selengkapnya