Senin, 20 November 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Logistik / Berita

ANGKUTAN BARANG
Rabu, 08 Maret 2017 23:10 WIB

Menhub Perintahkan, Kecepatan Kapal Ro-Ro Harus Diatas 20 Knot



Bisnisnews.id-Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi perintahkan operator kapal ro-ro lintas penyeberangan Panjang-Jakarta-Semarang-Surabaya-Padangbay-Lembar, harus menggunakan kapal yang kecepatannya di atas 20 knot. Layanan kapal berusia muda dengan kecepatan tinggi dapat meningkatkan efektivitas waktu tempuh, sehingga lebih menarik minat para pengusaha angkutan (truk).

" Menggunakan kapal dengan kecepatan lebih dari 20 knot, akan lebih menarik. tapi kalau di bawah 20 knot, sangat lambat. Untuk itu saya minta ASDP dan operator swasta cari kapal yang punya kecepatan di atas 20 knot sehingga harga kompetitif tapi waktu tempu lebih cepat," kata Menhub.

Menurutnya, dalam kurun waktu satu tahun ini, terdapat tiga kapal ro-ro per hari yang melayani lintas Pelabuhan Tanjung Priok-Pelabuhan Panjang, Lampung. Dengan adanya layanan pada lintas ini Menhub Budi mencatat setidaknya terdapat 500 truk yang dapat dialihkan dari jalan raya ke kapal ro-ro. 

Meskipun saat ini masih terdapat kekurangan seperti tingkat okupansi yang belum terlalu tinggi, akan tetapi Menhub Budi mengaku puas dengan kapal ro-ro yang melayani lintas Pelabuhan Tanjung Priok-Pelabuhan Panjang, Lampung.

" Tapi kapal ini saya pikir diatas ekspektasi saya, kelas VIP nya bagus, kantinnya bagus, kapalnya bagus, tapi yang harus kita perbaiki adalah promosi. Promosi belum dilakukan. Tingkat okupansi masih 60 persen, penumpang 20 persen. Promosi harus segera dilakukan," jelas Menhub.

Ke depan pihaknya juga berencana bersama Perum Damri dan PPD untuk menyediakan shuttle bus gratis dari sejumlah titik untuk mengangkut penumpang yang akan menggunakan kapal ro-ro ini.

Lebih lanjut Menhub mengatakan dengan berpindahnya angkutan truk dari jalan raya ke kapal ternyata biaya yang dikeluarkan lebih ekonomis.  Lintas Jakarta-Surabaya, diharapkan beroperasi sebelum puasa.

" Menggunakan kapal itu lebih ekonomis dibandingkan menggunakan jalan. Karena apa? Satu, karena sparepart, kedua karena (ongkos) tol, ketiga biaya BBM solar, dan keempat karena di jalan ada banyak orang yang harus dikasih," ujarnya.

Sementara itu Ketua Assosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), Gemilang Tarigan mengatakan, pegoperasian kapal ro-ro dari Tanjung Priok ke sejumlah lintasan tidak akan mengganggu aktivitas muatan.

Kalaupun ada pengaruh, kata Tarigan, tidak signifikan dan para pengemudi akan menentukan, kenyaman dirinya, lewat kapal ro-ro atau jalan darat. " Saya sudah hitung, dan pengaruhnya tidak signifikan, sopir kan tidak bisa diaksa untuk mengunakan kapal, atau jalan raya," jelasnya. (Syam Sk)


Baca Juga

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
SEPAKBOLA
Anez Antar Suriah Kalahkan Timnas Senior Indonesia

Bisnisnews.id -  Tim nasional Indonesia takluk dengan skor 0-1 dari tim nasional U-23 Suriah dalam laga persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu. Gol timnas U-23 dalam laga tersebut dicetak Mouhamad . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
BALAP SEPEDA
Deklarasi KOSTI Ngawi Tuntut Realisasi Hari Bersepeda Nasional

Bisnisnews.id - Pada hari Sabtu, tanggal 18 November 2017, Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Ngawi mendeklarasikan dukungan secara penuh terwujudnya Hari Bersepeda Nasional. Dalam deklarasi yang dicetuskan bersamaan dengan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
LIGA INGGRIS
Mourinho Duetkan Ibrahimovic Dan Lukaku Hadapi Newcastle

Bisnisnews.id - Jose Mourinho berencana  menggunakan formasi 3-5-2 dengan menduetkan Romelu Lukaku dan Zlatan Ibrahimovic saat menghadapi Newcastle United di Old Trafford. Mourinho yakin Romelu Lukaku dan Ibrahimovic bisa . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
BALAP SEPEDA
GPN Etape Ngawi, Kuatkan Tekad Pecanangan Hari Bersepeda Nasional

Bisnisnews.id - Pelaksanaan Etape ke-88 perhelatan Gowes Pesona Nusantara (GPN) yang merupakan salahsatu program unggulan Kemenpora di bawah gerakan "Ayo Olahraga" makin menguatkan tekad pecanangan  Hari Bersepeda Nasional. . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
ASIAN GAMES 2018
Tinjau Pelatnas Angkat Besi, Wapres JK Sinkronkan Tiga Aspek Persiapan

Bisnisnews.id -  Wakil Presiden Jusuf Kalla mengemukakan, panitia pelaksana Asian Games 2018 terus berusaha untuk menyingkronkan aspek sarana, penyelenggaraan dan prestasi demi mewujudkan sukses Indonesia dalam pesta olahraga . . .
Selengkapnya