Rabu, 20 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Logistik / Berita

LOGISTIK
Kamis, 09 Maret 2017 11:33 WIB

Dwelling Time di Priok Naik Lagi ? Berikut Penjelasannya



Bisnisnews.id-Barang menumpuk di terminal petikemas Tanjung Priok seperti terminal 3, jangan menyalahkan regulator. Bisa jadi dokumen barang itu memang belum lengkap dan itu bisa ditelusuri ke Bea dan Cukai.

Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok I Nyoman Gede Saputera mengatakan, pemeritah telah membuat aturan sangat lengkap, tinggal dijalankan saja. Namun gesekan kepentingan di lapangan terus saja ada.

Kata Nyoman, kalau sudah bicara pendapatan, pasti ada gesekan, dan ujung-ujungnya, dwelling time yang dibawa-bawa. padahal secara kumulatif masih normal. Selain itu, di Priok saat ini arus barang sedang turun.

"Saya hanya menjalankan aturan yang ada, kalau ada barang ditumpuk melebihi batas waktu  ketentuan, saya perintahkan segera keluar. Tapi kalau barang itu belum lengkap dokumennya, biayanya siapa yang mau nanggung," kata Nyoman.

Dweling time, kata dia jangan hanya dilihat dari satu sisi, tapi banyak sisi. Bila ada barang menumpuk yang menjadi peyebab naiknya dweling time, kata Nyoman sebaiknya ditelusuri kebenarannya.

" Silahkan tanya Bea dan Cukai, kenapa barang itu masih menumpuk dan terus didiamkan. Yang saya tahu, umumnya dokumennya belum selesai diurus," jelasnya.

Selain itu, ada kepentingan dari anak-anak perusahaan PT Pelindo II, maka dengan dokumen yang belum lengkap, barang mengendap lebih dari tiga hari, terkena tarif progresif dan pemilik barang siap bayar. " Tapi kalau dokumennya sudah lengkap tetap ditumpuk di dalam kami usir," jelasnya.

Umumnya, para importir baru akan mengurus kelengkapan dokumennya kalau barang itu sudah sampai di pelabuhan. ditambah lagi, datang kapal secara bersamaan dan dibongkar pada waktu yang sama dengan jedah waktu yang tidak terlalu lama. " Kan wajar saja kalau barang itu menumpuk, dan itu juga bukan artinya kami diam, kami bergerak dan usir," tegasnya.

Patokannya kan cuma ada tiga, tinggal ditelusuri, yaitu fre Customs Clearance, customs clearance dan post clearance. " jadi jangan dilarikan kemana-mana, karena ini masalah dokumen," kata Nyoman.

Kendati diakui, masih ada saja importir coba-coba bermain, sengaja menumpuk barangnya lebih lama di dalam pelabuhan untuk menunggu barang yang ada di gudanynya habis diproduksi. Atau ada juga yang memang cari aman.

"Kan kalau ditumpuk di dalam meskipun terkena pajak progresif, biayaya tetap saja masih lebih murah ketimbang mereka sewa gudang. Di dalam pelabuhan lebih aman, lebih terjamin dan dijaga ketat. Ini juga salah satu faktor mengapa mereka suka menumpuk lebih lama di dalam pelabuhan," jelasnya.

Kata Nyoman, kalau ada yang suka teriak soal dwelling time, dan adanya barang yang menumpuk, itu juga ada kepentingan lain dari pelaku usaha. Terutama yang ada di luar areal pergudangan pelabuhan. (Syam S)


Baca Juga

 

Nasional  -  Selasa, 19 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Puncak Arus Balik Pemudik Dari Sumatera ke Jawa Terjadi Pada H+3

Bisnisnews.id - Arus Balik  pemudik Angkutan Lebaran 1439 H / 2018 dari Sumatera ke Jawa yang menyeberang di Bakauheni  ke Merak akan terjadi pada 20 Junk 2018 atau H+3. Sekretaris  Jenderal Kemenhub Djoko Sasono . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Selasa, 19 Juni 2018
KECELAKAAN KAPAL
KSOP Wajib Mematuhi Peraturan Keselamatan Penumpang

Bisnisnews.id  - Seluruh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) diperintahkan mematuhi aturan tentang keselamatan. Penumpang yang diangkut harus sesuai dengan kapasitas kapal yang akan dioperasikan. Perintah . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Selasa, 19 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Sampai H+2 Pertumbuhan Penumpang Naik 6.35 Persen

Bisnisnews.id  -  Sampai H+2 lebaran 2018 penumpang angkutan udara tercatat  2.390.501 atau naik 6.35 persen dibanding tahun 2017 yang mencapai  2.247.687 penumpang. “Dari yang dilaporkan pertumbuhan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Selasa, 19 Juni 2018
TURNAMEN
WTA Future Stars dan Kids Clinic Bergulir di Bali

Bisnisnews.id - Women Tennis Association (WTA), gelar turnamen WTA Future Stars dan WTA Kids’ Clinic 2018 di Bali  19 - 23 Juni 2018. Event bergengsi  yang akan berlangsung di lapangan tenis KONI Bali  merupakan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Selasa, 19 Juni 2018
PELAYANAN
Menhub Minta Terminal Bus Terapkan Sistem Eticketing

Bisnisnews.id - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan dua hal pokok yang harus dilakukan untuk meningkatkan pelayanan bagi pengguna angkutan bus.  Yaitu,  ticketing online dan peningkatan mutu serta kualitas . . .
Selengkapnya