Jumat, 28 Juli 2017

Home/ Nasional / Hankam / Berita

Jumat, 17 Maret 2017 09:54 WIB

Indonesia Berpotensi Hadapi Ancaman Pejuang ISIS Yang Pulang Kampung


Laporan 2015 dari Gatestone Institute menunjukkan bahwa jumlah rekrutmen dari Indonesia oleh ISIS meningkat 3 kali lipat, menjadi lebih dari 500 orang.

Bisnisnews.id - Jihadis dari Indonesia diperkirakan akan segera kembali ke tanah air setelah kelompok teroris ISIS kehilangan wilayah di Irak dan Suriah, yang mendorong kekhawatiran di kawasan Asia Tenggara.

" Setelah ISIS kehilangan wilayah, ada kekhawatiran yang berkembang bahwa mereka akan meininggalkan luar negeri dan mendorong serangan dalam negeri. Ada juga kekhawatiran bahwa para pejuang Indonesia akan kembali ke rumah dan sudah dilengkapi dengan pelatihan dan pengalaman perang, sehingga hal ini dimanfaatkan untuk melanjutkan keyakinan ideologis setia," menurut Arsla Jawaid, mantan wartawan dan ahli pejuang jihad asing, dalam sebuah opini yang diterbitkan oleh Diplomat 

Sejak pembentukannya pada tahun 2014, ISIS telah menyebarluaskan video propaganda dan perekrutan di media sosial, yang bertujuan membujuk orang Indonesia, Filipina, dan Malaysia untuk melakukan perjalanan ke Timur Tengah dan terlibat dalam jihad.

Jawaid mencatat:

ISIS tidak menimbulkan ancaman yang berbeda di kawasan Asia Tenggara saat ini, banyaknya orang Indonesia dan pejuang asing berbahasa Melayu dianggap sudah cukup untuk membentuk unit tempur sendiri di Suriah, yang dikenal sebagai Katibah Nusantara. Unit ini diformalkan pada bulan September 2014, melalui serangkaian Bayat (janji setia). Katibah aktif merekrut di kawasan ini lewat platform sosial dan terhubung dengan anggota ISIS lainnya, termasuk tutorial pelatihan logistik dan taktis.

...

Saat ini, tidak terdapat ISIS resmi di Asia Tenggara dan hanya sedikit ancaman ISIS yang signifikan ke wilayah tersebut. Namun, mengingat sejarah dan keberadaan militansi di wilayah ini, ada kelompok-kelompok jihad seperti Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Indonesia dan Abu Sayyaf di Filipina yang telah berjanji setia kepada ISIS. Hal ini meningkatkan kekhawatiran mengenai pembentukan afiliasi ISIS resmi.

Pihak berwenang Indonesia telah menumpas jihad ISIS dalam beberapa tahun terakhir.

Kapolri Tito Karnavian mengumumkan akhir tahun lalu bahwa 170 dugaan jihadis telah ditahan pada tahun 2016.

Pada Desember 2015 The Soufan Group, sebuah perusahaan konsultan internasional berbasis di New York menilai, ada sekitar 900 pejuang Asia Tenggara, mayoritas dari Indonesia, telah melakukan perjalanan ke Irak dan Suriah untuk bergabung dengan kelompok jihad, seperti ISIS dan al-Qaeda.

" Perkiraan resmi dari badan intelijen Asia Tenggara berjumlah 1,200 -1,800," lapor Jawaid. " Meskipun sulit untuk memperkirakan secara tepat berapa banyak pejuang yang saat ini berpartisipasi, Straits Times melaporkan baru-baru ini bahwa sekitar 392 orang Indonesia diyakini berjuang untuk ISIS di Suriah."

Tidak semua orang Asia Tenggara yang telah melakukan perjalanan ke wilayah ISIS adalah jihadis, dengan hampir 45 persen diyakini sebagai wanita dan anak-anak yang menemani para pejuang ketika melakukan perjalanan ke Timur Tengah.

Perkiraan ini termasuk orang yang berjuang atas nama afiliasi al-Qaeda di kawasan ini.

Indonesia tidak asing dengan serangan teroris oleh ekstrimis Islam, termasuk jihadis terkait dengan Jemaah Islamiyah (JI), sebuah afiliasi kelompok al-Qaeda, dan organisasi cabangnya.

Pada bulan Januari 2016, ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan di Indonesia untuk pertama kalinya. (Edwin Mora / Breitbart)


Baca Juga

 

Industri  -  Jumat, 28 Juli 2017
LAPORAN KEUANGAN
Kinerja Dua Maskapai Alami Penurunan

Bisnisnews.id - Maskapai penerbangan Singapore Airlines (SIA) melaporkan penurunan laba bersih 8,6 persen untuk kuartal pertama tahun buku 2017-18 dibandingkan tahun lalu, katanya dalam rilis berita pada hari Kamis (27/7/2017). . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Kamis, 27 Juli 2017
KIM JONG NAM
Dua Tersangka Akan Mengaku Tidak Bersalah

Bisnisnews.id - Dua wanita yang dituduh meracuni saudara pemimpin Korea Utara di bandara akan mengaku tidak bersalah saat berada di pengadilan Malaysia pada hari Jumat 28 Juli, kata pengacara mereka. Warga Indonesia, Siti Aisyah . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Kamis, 27 Juli 2017
HUB INTERNASIONAL
Lomba Hub Global, Bandara Singapura dan Hong Kong Terancam

Bisnisnews.id - Selama beberapa dekade, Singapura dan Hong Kong telah menjadi titik transit utama yang menghubungkan wisatawan Asia ke dan dari seluruh dunia. Tapi sekarang, banyaknya bandara hub internasional di Asia yang melakukan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Kamis, 27 Juli 2017
E COMMERCE
Amazon Masuki Asia Tenggara, Dimulai Dari Singapura

Bisnisnews.id - Amazon meluncurkan layanan pengiriman ekspres di Singapura pada hari Kamis 27 Juli, raksasa ritel online AS pertama ke Asia Tenggara dan menempatkannya dalam persaingan langsung dengan Alibaba China. Aplikasi . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Kamis, 27 Juli 2017
STRATEGI MASKAPAI
Miliki 12 Anak Perusahaan, AirAsia Akan Konsolidasi Jadi One AirAsia

Bisnisnews.id - CEO AirAsia, Tony Fernandes telah mengatakan bahwa dia ingin mengintegrasikan semua operasi maskapai tersebut ke dalam satu entitas penerbangan tunggal. "Saya mencoba menyatukan AirAsia menjadi satu maskapai menjadi . . .
Selengkapnya