PEMBEBASAN LAHAN
Dirut PT.AP II Kembali Akan  Didemo Warga Desa Rawa Rengas

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan saat memberikan ketetaangan dengan wartawan terkait ancaman warga (Foto:BN/Iqbal)

Bisnisnews.id-Buntut pembebasan lahan warga untuk pembangunan landasan pacu atau run way 3 Bandara Soekarno-Hatta, masyarakat Desa Rawa Rengas mengancam melakukan aksi besar-besaran jika pertemuan hari ini berujung Deadlock.

Kendari demikian, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan tidak melarang hal tersebut. Pihak Kepolisian hanya membuat pengamanan agar aksi itu berjalan tertib.

"Ya kalau aksi besar-besaran silahkan yang penting tidak mengganggu aturan," kata Kombes Pol Harry, Senin (20/3) di Gedung 601, Komplek Perkantoran Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Namun dirinya menghimbau masyarakat untuk tidak melakukannya karena khawatir ada Provokasi dari orang yang tidak bertanggungjawab.

"Kalau saya menghimbau tidak melakukan aksi besar-besaran karena dalam kelompok besar aspirasinya berbeda-beda, saya khawatir ada yang memprovokasi," ujarnya.

Sebab, ungkapnya jika terjadi provokasi hingga berujung anarkis, maka jajarannya akan bertindak sesuai aturan.

"Kalau terjadi provokasi dan terjadi pelanggaran pidana maka nanti berhadapan dengan kita,"jelasnya.

Harry menghimbau masyarakat sabar dalam menunggu proses mediasi yang tengah berlangsung.
"Toh proses mediasi ya sedang berjalan. Ini kan masih proses, engga bisa proses yang dijalankan bertahun-tahun yang sekarang baru bertemu langsung bisa selesai," tandasnya.

Selain itu, Kapolres Metro Tangerang Kota, menjelaskan  proses pertemuan antara perwakilan masyarakat Desa Rawa Rengas dan Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Senin (20/3/2017) berlangsung lancar dan tanpa hambatan.

"Ya, Alhamdulillah Pak Dirut AP II hadir, mencoba memediasi, coba bernegosiasi,"ujarnya.

Namun, Harry mengatakan Direktur Utama PT Angkasa Pura II bukan merupakan pengambil keputusan atas proses pembebasan lahan Runway III Bandara Soetta ini.
"Sebenarnya kan Pak Dirut bukan pengambil keputusan tapi minimal ada yang bisa ditampung dari masyarakat,"ujarnya.

Menurutnya, dalam pertemuan tersebut Dirut AP II sangat terbuka dengan masyarakat.
"Yang saya tangkap kali ini kan tadi Pak Dirut bilang bahwa kita akan coba komunikasi lebih intens lagi secara formal dan informal. Berarti kan ada keterbukaan dari Dirut AP 2 itu harus menjadi poin penting yang dicatat dan ternyata pak Dirut welcome sekali malah mengajak masyarakat untuk ngobrol dalam suasana yang lebih santai,"ujarnya.

Pertemuan yang dihadiri 25 perwakilan masyarakat Rawa Rengas dan Direktur Utama PT Angkasa Pura II, M. Awaludin beserta Jajaran Direksi masih berlangsung. Pertemuan ini digelar secara tertutup.(Iqbal/Syam S)

 

0 COMMENTS

Leave a Comment

Masuk Dengan Sosial Media




Comments

Video +

Regulasi +