Selasa, 26 September 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Metropolitan / Jabodetabek / Berita

SENGKETA
Senin, 20 Maret 2017 22:55 WIB

PT AP II Hanya Merespon Dua Poin Tuntutan Warga


Dirut PT AP II saat menerima perwakilan warga di kantornya

Bisnisnews.id-Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaludin hari ini terima perwakilan  warga Desa Rawa Rengas Kecamatan Kosambi, yang menolak harga pemberian ganti rugi tanah yang terkena pembangunan landasan pacu atau run way 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Corporate Secretary PT Angkasa Pura II Agus Hariyadi menjelaskan, dalam pertemuan itu, utusan warga diterima dengan baik termasuk keberatannya  terhadap harga ganti rugi yang telah ditetapkan tim atau kantor jasa penilai publik (KJPP).

Sayangnya, tuntutan terkait harga tanah yang ditetapkan untuk dibayarkan kepada warga ditolak sebab bukan kewenangan PT Angkasa Pura II  karena sudah diserahkan sepenuhnya kepada pihak KJPP.

Hariyadi  mengatakan, pertemuan itu cukup kondusif dan saling berdialog terhadap seejumlah permasalahan yang ada."Mereka itu baik, tadi datang kesini juga dengan baik dan damai," ungkapnya.

Menurutnya,  dalam pertemuan itu utusan warga menyampaikan delapan poin aspirasi. Dari  jumlah itu hanya dua poin yang direspon baik oleh Dirut AP II.

"Yang lainnya bukan kewenangan dari AP II.  Yang menjadi kewenangan AP II Itu masalah pekerjaan dan alhamdulillah dirut juga langsung responsif masalah ini,"tuturnya.

Kendati demikian, masyarakat juga harus mengetahui dan mengikuti mekanisme yang ada dan dilakukan secara bertahap. "Misalkan ada 200 yang mendaftar pekerjaan, dan hanya ada 50 yang dibutuhkan. Maka mereka harus mau melalui seleksi untuk, karena kita juga punya aturan dan ketentuan," ujarnya.

Dikatakan, poin dua yang disepakati adalah retribusi PT AP II pada masyarakat sekitar.  Haryadi mengaku masyarakat sudah mengakui adanya retribusi namun mereka menganggap masih kurang. Dalam hal ini PAP II melakukan sistem terbalik.

"Jadi Dirut tadi bilang, sekarang sistemnya aja yang dibalik. Jadi apa yang mereka butuhkan bisa di ajukan, karena kita memang ada anggaran untuk itu dan jadinya apa yang dibuatkan tidak akan sia sia," ujarnya.

Terkait permintaan mengenai masalah harga, Agus mengaku itu bukan wewenang dari PAP II untuk menentukan nominal. Namun demikian, pihaknya akan tetap memberi akses untuk mengkomunikasikan dengan KJPP.

"Tetap nanti kita akan bantu komunikasikan ke pihak KJPP. Karena pertemuan sekarang bukan merupakan pertemuan terahir melainkan pertemuan pertama yang akan dilanjutkan tanggal 30 nanti," jelasnha. (Iqbal/Syam)

Baca Juga

 

Arena  -  Selasa, 26 September 2017
AIMAG 2017
Andika Salut Pada Beatrice Dan Aldila

Bisnisnews.id -Sukses Beatrice Gumulya dan Aldila Sutjiadi mengamankan medali emas dan perak Asian Indoor Martial Art Games (AIMAG) di Asghabat, Turkmenistan 2017.mendapat pujian. Chief de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Selasa, 26 September 2017
AIMAG 2017
Tundukkan Aldila, Beatrice Sumbang Emas Tenis

Bisnisnews.id - Beatrice Gumulya merebut medali emas setelah berhasil memenangkan "perang saudara" di partai final tunggal putri cabang olahraga tenis Asian Indoot Martial Art Games (AIMAG). Dalam pertandingan yang digelar di . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Selasa, 26 September 2017
OTOMOTIF
Haridarma Semakin Dekat Dengan Gelar Juara Nasional

Bisnisnews.id - Pembalap Haridarma Manoppo dari Toyota Team Indonesia (TTI) tampil podium pertama mengungguli Alvin Bahar dalam balapan Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) di Sirkuit Internasional Sentul, Minggu (24/9).Di . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Selasa, 26 September 2017
KEBHINEKAAN
Kirab Pemuda 2017 Resmi Mulai Diselenggarakan

Bisnisnews.id - Pengukuhan Peserta Inti Kirab Pemuda 2017 dilaksanakan oleh Menpora Imam Nahrawi beserta Staf Khusus, Pejabat Eselon 1 dan 2 di Wisma Menpora, Jakarta, (25/9/2017)Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui kegiatan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 26 September 2017
WISATA
Airlines Nasional Berkontribusi Datangkan Wisman ke Tanah Air

Bisnisnews.id - Kementerian Pariwisata Arif Yahyah akui maskapai penerbangan Indonesia berkontribusi datangkan  datangkan  5 juta wisatawan. Dikatakan, kinerja dunia penerbangan ditanah air yang telah berhasil meraih . . .
Selengkapnya