Rabu, 25 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Metropolitan / Jabodetabek / Berita

SENGKETA
Senin, 20 Maret 2017 22:55 WIB

PT AP II Hanya Merespon Dua Poin Tuntutan Warga


Dirut PT AP II saat menerima perwakilan warga di kantornya

Bisnisnews.id-Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaludin hari ini terima perwakilan  warga Desa Rawa Rengas Kecamatan Kosambi, yang menolak harga pemberian ganti rugi tanah yang terkena pembangunan landasan pacu atau run way 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Corporate Secretary PT Angkasa Pura II Agus Hariyadi menjelaskan, dalam pertemuan itu, utusan warga diterima dengan baik termasuk keberatannya  terhadap harga ganti rugi yang telah ditetapkan tim atau kantor jasa penilai publik (KJPP).

Sayangnya, tuntutan terkait harga tanah yang ditetapkan untuk dibayarkan kepada warga ditolak sebab bukan kewenangan PT Angkasa Pura II  karena sudah diserahkan sepenuhnya kepada pihak KJPP.

Hariyadi  mengatakan, pertemuan itu cukup kondusif dan saling berdialog terhadap seejumlah permasalahan yang ada."Mereka itu baik, tadi datang kesini juga dengan baik dan damai," ungkapnya.

Menurutnya,  dalam pertemuan itu utusan warga menyampaikan delapan poin aspirasi. Dari  jumlah itu hanya dua poin yang direspon baik oleh Dirut AP II.

"Yang lainnya bukan kewenangan dari AP II.  Yang menjadi kewenangan AP II Itu masalah pekerjaan dan alhamdulillah dirut juga langsung responsif masalah ini,"tuturnya.

Kendati demikian, masyarakat juga harus mengetahui dan mengikuti mekanisme yang ada dan dilakukan secara bertahap. "Misalkan ada 200 yang mendaftar pekerjaan, dan hanya ada 50 yang dibutuhkan. Maka mereka harus mau melalui seleksi untuk, karena kita juga punya aturan dan ketentuan," ujarnya.

Dikatakan, poin dua yang disepakati adalah retribusi PT AP II pada masyarakat sekitar.  Haryadi mengaku masyarakat sudah mengakui adanya retribusi namun mereka menganggap masih kurang. Dalam hal ini PAP II melakukan sistem terbalik.

"Jadi Dirut tadi bilang, sekarang sistemnya aja yang dibalik. Jadi apa yang mereka butuhkan bisa di ajukan, karena kita memang ada anggaran untuk itu dan jadinya apa yang dibuatkan tidak akan sia sia," ujarnya.

Terkait permintaan mengenai masalah harga, Agus mengaku itu bukan wewenang dari PAP II untuk menentukan nominal. Namun demikian, pihaknya akan tetap memberi akses untuk mengkomunikasikan dengan KJPP.

"Tetap nanti kita akan bantu komunikasikan ke pihak KJPP. Karena pertemuan sekarang bukan merupakan pertemuan terahir melainkan pertemuan pertama yang akan dilanjutkan tanggal 30 nanti," jelasnha. (Iqbal/Syam)

Baca Juga

 

Nasional  -  Rabu, 25 April 2018
PERSAINGAN USAHA
AP II Hormati Putusan Majelis KPPU, Berikut Penjelasannya ....

Bisnisnews.id - PT Angkasa Pura II (AP II) menegaskan, pihaknya menghormati putusan Majelis Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia, Selasa (24/4/2018), terkait dugaan praktik monopoli dalam Pelayanan Kargo . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 25 April 2018
BILATERAL
Indonesia Jadi Tuan Rumah SOMY ke-9 2018

Bisnisnews.id –  Indonesia terpilih menjadi tuan rumah pertemuan ASEAN Senior Officials Meeting on Youth (SOMY) ke-9 pada 2-5 Mei 2018 di Hotel Grand Sahid, Jakarta.   Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 25 April 2018
KPPU
AP II Kembali Tersandung Praktek Monopoli di Bandara Kualanamu, Denda Rp 6,5 Miliar

Bisnisnews.id - PT Angkasa Pura II (AP II) kembali tersandung jeratan hukum praktek monopoli layanan kargo udara di Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang Sumatera Utara, menyusul putusan Majelis Komisi Pengawas Persaingan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 25 April 2018
TINJU
Daud Kembali Masuk ke Jalur Perebutan Juara Dunia

Bisnisnews.id – Petinju kebanggan Indonesia Daud Yordan sukses menundukan petinju asal Rusia Pavel malikov di DIVS, Ekaterinburg, Minggu 22 April 2018. Atas kemenangan tersebut daud sukses meraih gelar juara kelas ringan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 25 April 2018
PENGEBORAN MINYAK
Sumur Minyak Tradisional di Aceh Terbakar Puluhan Orang Jadi Korban

Bisnisnews.id   -  Pengeboran sumur minyak tradisional di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Propinsi Aceh, Rabu  (25/4/2018) dini hari,  terbakar. Puluhan orang menjadi . . .
Selengkapnya