Selasa, 19 September 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Maritim / Berita

INDUSTRI GALANGAN
Jumat, 31 Maret 2017 16:36 WIB

BUMN Didesak Gunakan Kapal Lokal


Menperin meresmikan peluncuran MV Iriana, yang merupakan kapal angkutan semen curah dengan teknologi electric propulsion pertama dibangun di Indonesia oleh PT Sumber Marine Shipyard (photo:ekonomi bisnis)

Bisnisnews.id - Pembuat kapal Indonesia sekali lagi mendesak perusahaan milik negara (BUMN) untuk membeli kapal lokal.

Menurut data 2014, lebih dari 90 persen dari lebih 14.000 kapal berbendera Indonesia tidak dibangun secara lokal.

"Kita perlu menjaga permintaan pasar, dimulai dengan BUMN, yang tidak membeli sejumlah besar kapal buatan lokal," kata Ketua Asosiasi Kapal Indonesia (Iperindo), Eddy Logam.

Instansi pemerintah seperti Kementerian Perhubungan, telah memerintahkan pemesanan sekitar 150 kapal pantai, navigasi dan kapal transfer. Sedangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan telah memerintahkan lebih dari 1.000 kapal nelayan tahun ini. 

" Namun jumlah kapal yang dipesan oleh BUMN tidak signifikan," tambahnya.

Eddy mengatakan BUMN harus memberi contoh dan mengikuti pedoman pemerintah untuk menggunakan kapal buatan lokal. Presiden Joko Widodo telah berkomitmen untuk pembenahan industri galangan kapal lokal dan menginstruksikan pemerintah untuk pengadaan hanya dari lokal.

Insentif juga telah diberikan, pembuat kapal mendapatkan manfaat keringanan pajak seperti pajak pertambahan nilai nol dan pajak penghasilan yang lebih rendah.

Sementara itu, industri lokal baru-baru ini meluncurkan peluncuran kapal lokal bertenaga listrik pertama di Indonesia. Kapal yang dinamakan Iriana ini diluncurkan dari Sumber Marine, Tanjung Ucang, Batam.

“Ini membuktikan bahwa kemampuan lokal tidak lagi diragukan dalam membangun kapal standar internasional. Ada banyak contoh,”kata Eddy.

Pembangunan Iriana memakan waktu satu tahun dan melibatkan 800 pekerja. Sebagian besar baja berasal dari Krakatau Posco. (marloft)


Baca Juga

 

Internasional  -  Selasa, 19 September 2017
SIDANG PBB 72
Buka Sidang, Sekjen PBB Angkat Isu Korut Dan Myanmar

Bisnisnews.id - Kecemasan global tentang perang nuklir berada pada tingkat tertinggi dalam beberapa dekade, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan pada hari Selasa 19 September saat ia membuka pertemuan para pemimpin . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 19 September 2017
PERANG RUDAL
Jepang Sebar Pencegat Rudal Di Jalur Peluncuran Korut

Bisnisnews.id - Jepang pada hari Selasa 19 September memindahkan sistem pertahanan rudal di pulau utara Hokkaido ke sebuah pangkalan dekat rute peluncuran rudal Korea Utara terakhir. Menteri Pertahanan Itsunori Onodera mengatakan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 19 September 2017
INVESTASI ASING
Uni Eropa Peringatkan China : Ekonomi Terbuka Atau Tanggung Resiko

Bisnisnews.id - Kelompok bisnis mendesak China pada hari Selasa 19 September untuk melaksanakan janji-janji keterbukaan ekonominya dan memperingatkan bahwa pergerakan lamban dapat memicu reaksi balik terhadap perdagangan bebas . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 19 September 2017
KRISIS ROHINGYA
Penyelidik PBB Tuntut Akses Penuh Tanpa Batas ke Myanmar

Bisnisnews.id - Penyelidik HAM PBB pada hari Selasa 19 September mengatakan bahwa mereka membutuhkan akses penuh dan tak terbatas ke Myanmar untuk menyelidiki krisis yang sedang berlangsung, namun pemerintah menolak penyelidikan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 19 September 2017
KRISIS ROHINGYA
Akhirnya Angkat Bicara, Suu Kyi Tolak Kritik Dunia

Bisnisnews.id - Aung San Suu Kyi mengatakan pada hari Selasa 19 September bahwa dia tidak takut pada pengawasan dunia atas krisis Rohingya, berjanji untuk menahan pelanggar HAM dan memukimkan kembali beberapa dari 410 ribu Muslim . . .
Selengkapnya