Golden Property Awards  2017" /> Golden Property Awards  2017"> Golden Property Awards  2017 "> Golden Property Awards  2017" />
Senin, 20 November 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Properti / Berita

APRESIASI
Kamis, 13 April 2017 09:16 WIB

BTN Bidik Pengembang Profesional Dalam Ajang  Golden Property Awards  2017


Direktur Consumer Banking PT BTN Tbk. Handayani dan Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghanda melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama BTN Golden Property Awards (GPA) 2017 di Menara BTN, Jakarta, Rabu (12/4).(Foto:BN/Hedi)

Bisnisnews.id-Para pelaku bisnis di sektor properti akan mendapatkan  penghargaan sebagai perusahaan terbaik dari Bank Tabungan Negara (BTN) dalam ajang BTN Golden Property Awards (BTN GPA) 2017. Kegiatan yang telah dilakukan sejak 2015 ini, menjadi pemicu dan pendorong gairah para pelaku usaha.

Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan, penghargaan seperti ini patut dilakukan kepada pelaku usaha yang telah berperan dalam mendukung program sejuta rumah.  BTN mempunyai kepentingan besar di dalamnya, yang bukan hanya berkontribusi di sisi demand, tapi juga supply. 

Di sisi demand, Bank BTN mengupayakan peningkatan permintaan melalui penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR). Penganugerahan penghargaan itu, adalah wujud mengapresiasi kinerja positif para pelaku bisnis di sektor properti sekaligus memacu optimisme di industri ini.

Bank BTN juga berupaya mendorong sisi supply industri properti lewat pendirian pusat riset dan informasi yakni Housing Finance Center (HFC). Target utamanya menciptakan developer andal dan iklim bisnis properti yang positif serta berkelanjutan.

Dalam keterangan tertulisnya, Maryono menjelaskan, pemberian penghargaan bagi para pelaku di industri properti, adalah bagian kecil yang memang harus dilakukan. Terutama persahaan yang telah menunjukkan kualitas kinerja dan profesionalisme tinggi. 

"Bank BTN bersama IPW menggelar BTN GPA 2017 untuk menumbuhkan optimisme dan mendorong bisnis perumahan dan properti di Tanah Air," jelas Maryono.

Direktur Eksekutif IPW Ali Tranghanda mengatakan, peran perbankan dalam menjaga kelangsungan industri properti sangat vital. Sebab, mayoritas masyarakat masih menggunakan fasilitas KPR untuk membeli rumah. 

Pasar perumahan masih mengalami tekanan pada tahun lalu. Dari hasil riset IPW menunjukkan, tekanan muncul pada kuartal II/2016 di mana ada penurunan pergerakan pasar perumahan sebesar 13,3 persen  (quartal-to-quartal/qtq) atau turun 49,8% (year-on-year/yoy). 

Namun, memasuki kuartal III/2016, tren kenaikan mulai terlihat dari jumlah unit terjual. Data IPW menunjukkan unit terjual tercatat naik 11,8 persen secara qtq pada kuartal III/2016 dan 12,5 persen  pada kuartal IV/2016.

Ali memaparkan kenaikan terbesar terjadi di segmen menengah ke bawah yang diproyeksi tetap akan menjadi primadona sepanjang 2017. "Adanya relaksasi loan to value (LTV) dari Bank Indonesia, pemangkasan perizinan, pemotongan PPh final, suku bunga KPR yang cenderung menurun, amnesti pajak, dan disertai pembangunan infrastruktur yang masif menjadikan potensi besar bagi bisnis properti di Tanah Air untuk menorehkan kinerja positif," tuturnya.

Dengan potensi tersebut, dia juga menjelaskan ajang BTN GPA 2017 ini akan mengambil tema 'The Rising Momentum', yang rencananya akan digelar pada 24 Agustus 2017 dengan beberapa kategori penilaian. 

Pemberian penghargaan ini sekaligus untuk mengapresiasi para pelaku bisnis properti yang berhasil melewati siklus terendah di industri ini. Adapun, GPA telah digelar pertama kali pada 2015. 

Pada tahun ini, BTN GPA kembali digelar dengan beberapa penyempurnaan konsep dan metode penilaian. Penetapan pemenang BTN GPA 2017 dilakukan berbasis riset dan penilaian dengan kriteria terukur, terpercaya, dan teruji melalui IPW Standard Property Rating, polling di media sosial, dan kontribusi dari para juri ahli.

Ali menambahkan, pelaksanaan BTN GPA kali ini akan memerhatikan kontribusi para pelaku yang menggarap segmen menengah ke bawah. Sehingga, ajang penghargaan pada tahun ini akan menambahkan kategori bagi proyek-proyek perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) bersubsidi. 

Penambahan kategori juga dilakukan dengan memperluas cakupan wilayah mencapai Surabaya dan Luar Jawa. Penghargaan untuk kategori individu pun dipertahankan dengan penilaian internal dan hasil polling di media sosial.

Pihaknya menurunkan puluhan tim riset inti sejak Maret 2017 dalam melakukan verifikasi dan analisis untuk sekitar 150 proyek yang telah diseleksi dari 350 proyek yang terdaftar.(Hedi/Syam S) 


Baca Juga

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
SEPAKBOLA
Anez Antar Suriah Kalahkan Timnas Senior Indonesia

Bisnisnews.id -  Tim nasional Indonesia takluk dengan skor 0-1 dari tim nasional U-23 Suriah dalam laga persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu. Gol timnas U-23 dalam laga tersebut dicetak Mouhamad . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
BALAP SEPEDA
Deklarasi KOSTI Ngawi Tuntut Realisasi Hari Bersepeda Nasional

Bisnisnews.id - Pada hari Sabtu, tanggal 18 November 2017, Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Ngawi mendeklarasikan dukungan secara penuh terwujudnya Hari Bersepeda Nasional. Dalam deklarasi yang dicetuskan bersamaan dengan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
LIGA INGGRIS
Mourinho Duetkan Ibrahimovic Dan Lukaku Hadapi Newcastle

Bisnisnews.id - Jose Mourinho berencana  menggunakan formasi 3-5-2 dengan menduetkan Romelu Lukaku dan Zlatan Ibrahimovic saat menghadapi Newcastle United di Old Trafford. Mourinho yakin Romelu Lukaku dan Ibrahimovic bisa . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
BALAP SEPEDA
GPN Etape Ngawi, Kuatkan Tekad Pecanangan Hari Bersepeda Nasional

Bisnisnews.id - Pelaksanaan Etape ke-88 perhelatan Gowes Pesona Nusantara (GPN) yang merupakan salahsatu program unggulan Kemenpora di bawah gerakan "Ayo Olahraga" makin menguatkan tekad pecanangan  Hari Bersepeda Nasional. . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
ASIAN GAMES 2018
Tinjau Pelatnas Angkat Besi, Wapres JK Sinkronkan Tiga Aspek Persiapan

Bisnisnews.id -  Wakil Presiden Jusuf Kalla mengemukakan, panitia pelaksana Asian Games 2018 terus berusaha untuk menyingkronkan aspek sarana, penyelenggaraan dan prestasi demi mewujudkan sukses Indonesia dalam pesta olahraga . . .
Selengkapnya