Rabu, 23 Agustus 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Penerbangan / Berita

KECELAKAAN PESAWAT
Kamis, 13 April 2017 20:47 WIB

Jatuh Ke Tebing, Pilot Ditemukan Tewas


Pesawat Aventis mengalami kecelakaan di Papua, 9 April 2014 (photo: tribunnews)

Bisnisnews.id - Sinyal dari pesawat kargo telah terdeteksi dan pesawat ditemukan jatuh di tebing Bukit Anum.

Dalam keterangan tertulis dari Humas Polda Papua, usaha menemukan dan evakuasi pesawat malang tersebut dilakukan pada Kamis, 13 April 2017 dengan kronologis sebagai berikut:

Pukul 07.30 WIT : Pesawat AMA PK-RSE dengan Capt. Pilot Erik melakukan seeflight di Bukit Anum sebanyak 5 kali putaran dan melihat pesawat dalam keadaan hancur di tebing Bukit Anum ketinggian 7100 feet DPL dengan koordinat S 04.47.79-E 140.39.77.  

Pukul 07.20 WIT : Pesawat kembali ke bandara Oksibil

Pukul 08.56 WIT : Tim KNKT berjumlah 12 orang yang terdiri dari 3 KNKT, 8 SAS, 1 KA Dishub Tanah Merah dipimpin oleh Charudin. 

Pukul 09.50 WIT : Capt. Pilot Erik bersama tim gabungan menggunakan pesawat AMA PK-RSE berangkat melakukan seeflight.

Pukul 09.15 WIT :  11 orang Basarnas Jayapura tiba di bandara Oksibil dengan pesawat Trigana.

Pukul 10.45 WIT : Tim gabungan kembali tiba di bandara Oksibil melaporkan hasil 5 kali putaran dan mengambil gambar visual pesawat dalam keadaan hancur.  

Pukul 10.55 WIT : Rapat Koordinasi dipimpin Kapolres dengan pokok bahasan bahwa posisi pesawat sulit dijangkau dengan jalur darat sehingga perlu menggunakan heli AIRFAST; perlunya personel perwakilan dari basarnas, TNI/POLRI, yang memiliki kemampuan evakuasi di daerah sulit dan bisa diberangkatkan kapan saja; stand by aftur di bandara Oksibil. 

Pukul 16.50 WIT : Tim Evakuasi dari Polres Pegunungan bintang berjumlah 8 orang melaporkan telah tiba di TKP dan menemukan Capt. Pilot Rio Pasaribu sudah tidak bernyawa lagi. Tim lanjut mencari black box dan menemukan kotak warna perak yang diduga black box. 

Pukul 17.29 WIT : Tim evakuasi telah membungkus jenazah dengan kantong mayat. Berhubung terjalnya medan dan kondisi cuaca yang kurang baik, selanjutnya tim evakuasi memutuskan melanjutkan evakuasi esok harinya. (Syam S)


Baca Juga

 

Industri  -  Selasa, 22 Agustus 2017
WONDERFUL INDONESIA
AP I : Biaya Pendaratan Gratis, Labuan Bajo Siap Diakuisisi

Bisnisnews.id - Operator bandara PT Angkasa Pura (AP) I telah mengeluarkan kebijakan baru, biaya pendaratan gratis untuk maskapai yang membuka atau menambahkan rute baru ke wilayah Jawa Timur. Selain itu, AP I berencana mengakuisisi . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 22 Agustus 2017
TAKSI ONLINE
Diputuskan Ilegal, MA Batalkan Peraturan Kenaikan Tarif

Bisnisnews.id - Mahkamah Agung telah memutuskan bahwa tarif yang diberlakukan oleh pemerintah bulan lalu atas layanan taksi online dinilai menghambat kompetisi. Kementerian Perhubungan memperkenalkan tarif minimum dan maksimum . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 22 Agustus 2017
KECELAKAAN KAPAL
Jenazah Marinir AS Ditemukan 

Bisnisnews.id - Jenazah telah ditemukan dalam pencarian 10 pelaut AS yang hilang setelah kapal mereka bertabrakan dengan sebuah kapal tanker di dekat Singapura, kata angkatan laut AS. Penemuan itu terjadi ketika para penyelam . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 22 Agustus 2017
AUSTRALIA
Rencana Pemboman Etihad Dengan Boneka Barbie Terbongkar

Bisnisnews.id - Menteri dalam negeri Libanon mengklaim teroris mencoba meledakkan penerbangan dari Australia dengan bom tersembunyi di boneka Barbie dan penggiling daging. Dia mengatakan Amer Khayyat berencana untuk meledakkan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 22 Agustus 2017
INAPORTNET
Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Terapkan Sistem Layanan Online

Bisnisnews.id-Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Jawa Tengah, hari ini (Selasa 22/8/2017) menerapkan sistem layanan kapal secara online melalui jaringan Inaportnet, yang sebelumnya juga telah dilakukan di  Pelabuhan Makassar, . . .
Selengkapnya