Kamis, 19 Oktober 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / / Berita

KRISIS SEMENANJUNG KOREA
Minggu, 16 April 2017 02:40 WIB

Korut Siap Gempur Balik Amerika


Korea Utara siap siaga menghadapi serangan Amerika Serikat

Bisnisnews.id - Suara resmi pemerintah Korea Utara menegaskan kembali kesiapannya untuk berperang dengan Amerika Serikat. Dengan menuduh Presiden AS, Donald Trump telah menciptakan lingkaran setan ketegangan di Semenanjung Korea, Korut yakin bisa menghantam daratan AS dalam hitungan singkat.

Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara,  pada hari Jumat menyalahkan Presiden Donald Trump untuk membangun sebuah "lingkaran setan" ketegangan di Semenanjung Korea, mengatakan bahwa "agresif" tweet yang "membuat masalah."

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan The Associated Press di Pyongyang, Wakil Menteri Han Song Ryol juga memperingatkan AS yang  memprovokasi Korea Utara secara militer.

"Kami siap berperang jika mereka (AS) menghendaki begitu," katanya. "Jika AS melakukan manuver militer yang sembrono maka kami akan menghadapinya dengan serangan dari DPRK," kata Han, merujuk ke Korea Utara dengan nama resmi, Republik Rakyat Demokratik Korea.

"Kami punya penangkal nuklir yang kuat dan kami pasti tidak akan diam untuk dalam menghadapi serangan AS."

Berbicara melalui seorang penerjemah yang disediakan oleh kementerian luar negeri, Han tenang dan sopan tapi kuat di seluruh wawancara selama 40 menit.

Ketegangan makin meningkat di Semenanjung Korea setelah  AS mengirimkan kapal induk ke perairan Korea. AS melakukan latihan militer terbesarnya  bersama  Korea Selatan.
Sementara itu, Pyongyang baru saja meluncurkan sebuah rudal balistik dan beberapa ahli mengatakan bisa disusul dengan  uji coba nuklir lain  kapan saja.

"Kantor pusat kami yang akan memutuskan," kata Han menjawab kemungkinan  uji coba nuklir keenam Korea Utara. "Pada suatu waktu dan di tempat di mana markas anggao perlu, itu akan berlangsung."

Banyak pengamat Korea Utara percaya Korea Utara  memiliki hulu ledak nuklir yang layak dan rudal balistik yang mampu menghantam daratan AS.

Han, bagaimanapun, mengatakan Korea Utara menyalahkan Trump dan AS untuk ketegangan yang meningkat. Ia menyebutkan, itu bukan hanya dipicu oleh latihan militer AS-Korea Selatan dengan penyebaran kapal induk, USS Carl Vinson. Pemicu lainnya, disebut Han, tweet Trump yang diposting Selasa lalu di mana ia mengatakan Korut  "mencari masalah.

"Trump juga menyatakan bahwa jika China tidak melakukan tindakan untuk mengendalikan ambisi nuklir Pyongyang, AS bisa mengatasinya. Trump selalu membuat provokasi dengan kata-kata yang agresif," kata Han. "Jadi itu sebabnya. Ini bukan DPRK tetapi AS dan Trump yang membuat masalah."

Latihan militer tahunan yang dilakukan AS dan Korsel secara konsisten telah membuat marah pihak Utara. Korut menuduh latihan untuk invasi.

Washington dan Seoul menyangkal tudingan itu,  Tetapi latihan yang merapkan aksi "pemenggalan kepala serangan" yang bertujuan ke pemimpinan  Utara itu telah mengipasi kemarahan Pyongyang.

"Selama ancaman nuklir dan pemerasan datang dengan latihan militer, kami akan meneruskan dengan meningkatkan pertahanan nasional kami, Intinya  kami siap menumpuksenjata nuklir," kata Han. "Apa pun yang berasal dari AS, kami akan mengatasinya. Kami sepenuhnya siap untuk menanganinya."

Secara lahiriah, ada beberapa tanda-tanda kekhawatiran di Korea Utara meskipun kembali ke masalah politik. Negara ini bersiap-siap untuk liburan terbesar tahun ini, ulang tahun ke-105 kelahiran mendiang Kim Il Sung, pendiri negara dan kakek pemimpin Kim Jong Un ini.

Saat perayaan ulang tahun, Sabtu, Korut dapat mengabarkan pada dunia dengan melihat beberapa gudang nuklirnya. Korut diharapkan memamerkan  rudal terbarunya dalam parade militer saat acara tersebut berlangsung. (Gungde Ariwangsa)

Baca Juga

 

Internasional  -  Kamis, 19 Oktober 2017
REFERENDUM CATALONIA
Spanyol Akan Tangguhkan Otonomi Catalonia

Bisnisnews.id - Spanyol akan mulai menangguhkan otonomi Catalonia mulai hari Sabtu, karena pemimpin wilayah tersebut mengancam untuk mendeklarasikan kemerdekaan. Pemerintah mengatakan akan mengaktifkan Pasal 155 undang-undang . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Kamis, 19 Oktober 2017
SIMULASI
Gangguan Teroris di Kereta,  Berikut Penanganannya ....

Bisnisnews.id-Tangkal teoris di kereta api hari ini, Kamis (19/10/2017) disimulasikan, dengan melibatkan unsur Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Tujuannya, bila terjadi  gangguan, petugas sudah siap, terutama pengamanan . . .
Selengkapnya

 

Opini  -  Kamis, 19 Oktober 2017
Ini kata Jaya Suprana Soal Istilah "PRIBUMI" 

Bisnisnews.id-Soal istilah "pribumi" yang diucapkan satu kali dalam pidato Gubernur DKI Anies R Baswedan menurut seniman dan budayawan, pendiri Pusat Studi Kelirumologi dan Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan Jaya Suprana dalam Opininya . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Kamis, 19 Oktober 2017
KESELAMATAN PENERBANGAN
Insiden AirAsia Indonesia  Dikhawatirkan Memperburuk  Hasil Audit ICAO 

Bisnisnews.id-Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso khawatir, insiden yang dialami pesawat AirAsia Indonesia QZ-535 dalam penerbangan dari Australia ke Bali akan mempengaruhi penilaian tim audit . . .
Selengkapnya

 

Gaya Hidup  -  Kamis, 19 Oktober 2017
RATU DUNIA
Menuju  Miss World 2017

Bisnisnews.id-Miss Indonesia 2017, Achintya Nilsen siap-siap masuk karantia bersama 120 peserta dari negara lain selama empat pekan sebelum menjalani penilaian di malam puncak, Grand Final Miss World 2017 di Sanya Tiongkok, 18 . . .
Selengkapnya