Kamis, 24 Agustus 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / / Berita

KRISIS SEMENANJUNG KOREA
Minggu, 16 April 2017 02:40 WIB

Korut Siap Gempur Balik Amerika


Korea Utara siap siaga menghadapi serangan Amerika Serikat

Bisnisnews.id - Suara resmi pemerintah Korea Utara menegaskan kembali kesiapannya untuk berperang dengan Amerika Serikat. Dengan menuduh Presiden AS, Donald Trump telah menciptakan lingkaran setan ketegangan di Semenanjung Korea, Korut yakin bisa menghantam daratan AS dalam hitungan singkat.

Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara,  pada hari Jumat menyalahkan Presiden Donald Trump untuk membangun sebuah "lingkaran setan" ketegangan di Semenanjung Korea, mengatakan bahwa "agresif" tweet yang "membuat masalah."

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan The Associated Press di Pyongyang, Wakil Menteri Han Song Ryol juga memperingatkan AS yang  memprovokasi Korea Utara secara militer.

"Kami siap berperang jika mereka (AS) menghendaki begitu," katanya. "Jika AS melakukan manuver militer yang sembrono maka kami akan menghadapinya dengan serangan dari DPRK," kata Han, merujuk ke Korea Utara dengan nama resmi, Republik Rakyat Demokratik Korea.

"Kami punya penangkal nuklir yang kuat dan kami pasti tidak akan diam untuk dalam menghadapi serangan AS."

Berbicara melalui seorang penerjemah yang disediakan oleh kementerian luar negeri, Han tenang dan sopan tapi kuat di seluruh wawancara selama 40 menit.

Ketegangan makin meningkat di Semenanjung Korea setelah  AS mengirimkan kapal induk ke perairan Korea. AS melakukan latihan militer terbesarnya  bersama  Korea Selatan.
Sementara itu, Pyongyang baru saja meluncurkan sebuah rudal balistik dan beberapa ahli mengatakan bisa disusul dengan  uji coba nuklir lain  kapan saja.

"Kantor pusat kami yang akan memutuskan," kata Han menjawab kemungkinan  uji coba nuklir keenam Korea Utara. "Pada suatu waktu dan di tempat di mana markas anggao perlu, itu akan berlangsung."

Banyak pengamat Korea Utara percaya Korea Utara  memiliki hulu ledak nuklir yang layak dan rudal balistik yang mampu menghantam daratan AS.

Han, bagaimanapun, mengatakan Korea Utara menyalahkan Trump dan AS untuk ketegangan yang meningkat. Ia menyebutkan, itu bukan hanya dipicu oleh latihan militer AS-Korea Selatan dengan penyebaran kapal induk, USS Carl Vinson. Pemicu lainnya, disebut Han, tweet Trump yang diposting Selasa lalu di mana ia mengatakan Korut  "mencari masalah.

"Trump juga menyatakan bahwa jika China tidak melakukan tindakan untuk mengendalikan ambisi nuklir Pyongyang, AS bisa mengatasinya. Trump selalu membuat provokasi dengan kata-kata yang agresif," kata Han. "Jadi itu sebabnya. Ini bukan DPRK tetapi AS dan Trump yang membuat masalah."

Latihan militer tahunan yang dilakukan AS dan Korsel secara konsisten telah membuat marah pihak Utara. Korut menuduh latihan untuk invasi.

Washington dan Seoul menyangkal tudingan itu,  Tetapi latihan yang merapkan aksi "pemenggalan kepala serangan" yang bertujuan ke pemimpinan  Utara itu telah mengipasi kemarahan Pyongyang.

"Selama ancaman nuklir dan pemerasan datang dengan latihan militer, kami akan meneruskan dengan meningkatkan pertahanan nasional kami, Intinya  kami siap menumpuksenjata nuklir," kata Han. "Apa pun yang berasal dari AS, kami akan mengatasinya. Kami sepenuhnya siap untuk menanganinya."

Secara lahiriah, ada beberapa tanda-tanda kekhawatiran di Korea Utara meskipun kembali ke masalah politik. Negara ini bersiap-siap untuk liburan terbesar tahun ini, ulang tahun ke-105 kelahiran mendiang Kim Il Sung, pendiri negara dan kakek pemimpin Kim Jong Un ini.

Saat perayaan ulang tahun, Sabtu, Korut dapat mengabarkan pada dunia dengan melihat beberapa gudang nuklirnya. Korut diharapkan memamerkan  rudal terbarunya dalam parade militer saat acara tersebut berlangsung. (Gungde Ariwangsa)

Baca Juga

 

Nasional  -  Kamis, 24 Agustus 2017
DUGAAN SUAP
KPK Lakukan OTT Oknum Pejabat Kemenhub

Bisnisnews.id - Kabar  buruk kembali terulang, Rabu (23/8/2017) penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pejabat Kementerian Perhubungan yang diduga setingkat eselon satu . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 24 Agustus 2017
SEA GAMES 2017
Klasemen Medali: Malaysia 50, Indonesia 15

Tambahan tiga medali emas belum cukup bagi Indonesia untuk memperbaiki posisi pada klasemen perolehan medali SEA Games XXIX/2017 Malaysia. Indonesia tetap berada di peringkat lima jauh ditinggalkan oleh Malaysia yang berada di . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 24 Agustus 2017
KADER BANGSA
Anggota Paskibraka Tak Rela Bendera Dibolak-balik

Bisnisnews.id - Anggota Paskibraka merupakan kader-kader terbaik pengawal dan pelestari Sang Saka Merah Putih yang tidak rela lambangnya negaranya dihina dan dibolak-balik oleh siapapun.Hal itu diungkapkan Menpora Imam Nahrawi . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 24 Agustus 2017
SEA GAMES 2017
Raih Perak, Maria Londa Pun Meneteskan Air Mata

Bisnisnews.id - Air mata Maria Londa menetes di National Sport Centre Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (23/8/2017). Atlet andalan Indonesia ini kecewa setelah hanya mampu meraih medali perak nomor Lompat Jangkit Putri . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 23 Agustus 2017
SEA GAMES 2017
Renang Tambah Perak Dan Perunggu Dari Triady dan Glenn

Bisnisnews.id - Kontingen Indonesia berhasil menambah perolehan 1 medali perak dan perunggu pada hari ketiga cabang olahraga renang yang berlangsung di National Aquatic Centre, Rabu (23/8/2017).Di nomor 100 meter Gaya Kupu -kupu . . .
Selengkapnya