Senin, 22 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / / Berita

KORUPSI MINERBA
Senin, 17 April 2017 20:57 WIB

Kadis Pertambangan Sumut  Terseret Kasus Suap


Eddy Saputra Salim, Kadis Pertambangan Sumut, ditangkap polisi terima suap izin pertambangan. (Foto: Ayat S Karokaro)

Bisnisnews.id - Pejabat pertambangan di Sumatera Utara telah ditangkap karena korupsi. Polisi menangkap Eddy Saputra Salim  menerima suap.

Itu hanya indikasi terbaru dari kecurangan di sektor sumber daya negara yang ditunggangi, banyak izin pertambangan dalam beberapa tahun terakhir telah dipindahkan dari kabupaten ke tingkat provinsi dalam upaya untuk meningkatkan pengawasan terhadap proses perizinan.

Eddy memimpin Dinas Pertambangan dan Energi, Sumatera Utara. Sebelum hari penangkapannya (6/04/2017), ia masih mendampingi Gubernur Tengku Erry Nuradi dalam seminar pencegahan korupsi yang diselenggarakan KPK. Ribuan orang merapatkan barisan di Jakarta meminta penyelidikan kasus dugaan korupsi di industri batubara dan mineral.

Kedua orang yang menyuap Eddy diketahui bernama Suherwin dan Dora Simanjuntak. Mereka menyuapnya untuk memproses dokumen berkaitan dengan perusahaan pertambangan.

Polisi menyita sebuah tas hitam dengan empat amplop di dalamnya, masing-masing jutaan rupiah dengan total 39,9 juta rupiah. Mereka menyita berbagai bukti dari kantor Salim, adegan kejahatan, termasuk buku janji, rekaman pengawasan, laptop, tiga ponsel dan rekaman eksternal.

Eddy menjadi tersangka dan kasusnya segera dipindahkan ke Kantor Kejaksaan Sumatera Utara.

Eddy telah menjabat sejak 2014, diangkat oleh Gatot Pujo Nugroho, Gubernur sebelumnya, dan dikonfirmasi kembali oleh Gubernur Nuradi pada bulan Januari. Sebelum itu Eddy adalah Kepala Provinsi Kantor Tata Ruang dan Perumahan.

KPK telah melakukan upaya besar-besaran meninjau ribuan lisensi yang dipegang oleh perusahaan pertambangan di Indonesia. Program ini dikenal sebagai Korsup Minerba. Sejak tahun lalu, sektor kelapa sawit telah dikenakan inisiatif serupa, yang dikenal sebagai Korsup Sawit. (Marloft)


Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
DEMONSTRASI
PBB : Anti Presiden, Enam Tewas Di Kongo

Bisnisnews.id - Enam orang tewas di Republik Demokratik Kongo pada hari Minggu 21 Januari, kata PBB, karena pihak berwenang melarang demonstrasi terhadap Presiden Joseph Kabila. Saksi mata mengatakan pasukan keamanan melepaskan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 21 Januari 2018
PROYEK CHANGI
Singapura Kenakan Pajak Tambahan Kepada Penumpang

Bisnisnews.id - Otoritas penerbangan sipil Singapura(CAAS)  berencana akan menaikan pajak 10 -15 dolar Singapura kepada para penumpang dari dan ke bandara Changi. Dana tambahan tersebut akan digunakan untuk membiayai perluasan . . .
Selengkapnya

 

Regulasi  -  Minggu, 21 Januari 2018
REGULASI
Sertifikasi Kapal Wajib Mencantumkan Bahasa Indonesia

Bisnisnews.id - Mulai 1 Februari 2018 Sertifikat Garis Muat Kapal berbendera Indonesia yang dikeluarkan Badan Klasifikasi Nasional maupun Asing, wajib mencantumkan format berbahasa Indonesia. Direktur Perkapalan dan Kepelautan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 21 Januari 2018
MINYAK DUNIA
Arab Saudi Serukan Perpanjang Pemangkasan Produksi

Bisnisnews.id - Arab Saudi menyerukan hari Minggu 21 Januari untuk memperpanjang kerjasama antara produsen OPEC dan non-OPEC sampai lewat dari 2018. Seruan tersebut datang setelah harga minyak mencapai 70 dolar per barel berkat . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 21 Januari 2018
SERANGAN KABUL
Taliban Serang Hotel Intercontinental, Enam Tewas

Bisnisnews.id - Orang-orang bersenjata menyerbu sebuah hotel mewah di Kabul dan membunuh setidaknya 6 orang dalam pertempuran 12 jam yang membuat sebagian bangunan terbakar. Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan di . . .
Selengkapnya