Rabu, 26 Juli 2017

Home/ Nasional / / Berita

Senin, 17 April 2017 20:57 WIB

Kadis Pertambangan Sumut  Terseret Kasus Suap


Eddy Saputra Salim, Kadis Pertambangan Sumut, ditangkap polisi terima suap izin pertambangan. (Foto: Ayat S Karokaro)

Bisnisnews.id - Pejabat pertambangan di Sumatera Utara telah ditangkap karena korupsi. Polisi menangkap Eddy Saputra Salim  menerima suap.

Itu hanya indikasi terbaru dari kecurangan di sektor sumber daya negara yang ditunggangi, banyak izin pertambangan dalam beberapa tahun terakhir telah dipindahkan dari kabupaten ke tingkat provinsi dalam upaya untuk meningkatkan pengawasan terhadap proses perizinan.

Eddy memimpin Dinas Pertambangan dan Energi, Sumatera Utara. Sebelum hari penangkapannya (6/04/2017), ia masih mendampingi Gubernur Tengku Erry Nuradi dalam seminar pencegahan korupsi yang diselenggarakan KPK. Ribuan orang merapatkan barisan di Jakarta meminta penyelidikan kasus dugaan korupsi di industri batubara dan mineral.

Kedua orang yang menyuap Eddy diketahui bernama Suherwin dan Dora Simanjuntak. Mereka menyuapnya untuk memproses dokumen berkaitan dengan perusahaan pertambangan.

Polisi menyita sebuah tas hitam dengan empat amplop di dalamnya, masing-masing jutaan rupiah dengan total 39,9 juta rupiah. Mereka menyita berbagai bukti dari kantor Salim, adegan kejahatan, termasuk buku janji, rekaman pengawasan, laptop, tiga ponsel dan rekaman eksternal.

Eddy menjadi tersangka dan kasusnya segera dipindahkan ke Kantor Kejaksaan Sumatera Utara.

Eddy telah menjabat sejak 2014, diangkat oleh Gatot Pujo Nugroho, Gubernur sebelumnya, dan dikonfirmasi kembali oleh Gubernur Nuradi pada bulan Januari. Sebelum itu Eddy adalah Kepala Provinsi Kantor Tata Ruang dan Perumahan.

KPK telah melakukan upaya besar-besaran meninjau ribuan lisensi yang dipegang oleh perusahaan pertambangan di Indonesia. Program ini dikenal sebagai Korsup Minerba. Sejak tahun lalu, sektor kelapa sawit telah dikenakan inisiatif serupa, yang dikenal sebagai Korsup Sawit. (Marloft)


Baca Juga

 

Nasional  -  Rabu, 26 Juli 2017
IKLIM INVESTASI
Bank Dunia Minta Pemerintah Kurangi Hak Istimewa BUMN 

Bisnisnews.id - Bank Dunia meminta Indonesia memperbaiki iklim investasinya untuk menarik lebih banyak investasi ke dalam pembangunan infrastruktur. Saran yang diberikan bagi pemerintah cukup banyak, salah satunya adalah mengurangi . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Rabu, 26 Juli 2017
INDUSTRIAL
Regulator dan Pengguna Jasa Gelisah Hadapi Rencana Aksi Mogok SP JICT

Bisnisnews.id-Ancaman mogok massal para pekerja pelabuhan di Tanjung Priok yang diinisiasi Serikat Pekerja Jakarta International Countainer terminal (SP-JICT) membuat gundah para pelaku usaha dan pemerintah. Pasalnya, bila benar . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Rabu, 26 Juli 2017
NILAI TUKAR
Rupiah Makin Tersudut di Level 13. 322 dan Resisten 13.297

Bisnisnews.id-Nilai tukar Rupiah makin tersudut dengan terus menguatnya dolar AS. Prgerakan nilai tukar Rupiah diperkirakan berada pada level support 13.322 dan resisten 13.297. Walau terlihat masih lebih baik dari sebelumnya, . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 26 Juli 2017
ASIAN GAMES 2018
 Komisi X  DPR RI Tetap Minta INASGOC Transparan

Bisnisnews.id - Komisi X DPR-RI menyetujui usulan anggaran dana triwulan kedua sebesar Rp1,5 triliun yang diajukan panitia pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) untuk persiapan penyelenggaraan Asian Games Jakarta-Palembang 2018. "Ya, . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Rabu, 26 Juli 2017
KERJA SAMA
Indonesia Tuan Rumah Konferensi Menteri Pendidikan Se-Asia Tenggara

49th SEAMEO Council Conference membahas tujuh prioritas bidang pendidikan Bisnisnews.id – Kemendikbud Indonesia menjadi tuan rumah dalam Konferensi Tingkat Menteri Pendidikan Asia Tenggara ke-49 atau 49th SEAMEO Council . . .
Selengkapnya