Senin, 21 Mei 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Penerbangan / Berita

GROUND HANDLING
Selasa, 18 April 2017 09:09 WIB

Makin Matang Di 33, JAS Harap Terus Dukung Maskapai Dan Bandara


CEO JAS, Adji Gunawan melepas keberangkatan karyawan yang touring ke KM 0 Sabang (photo:ist)

Bisnisnews.id - Komunitas penggemar touring karyawan PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) Airport Services mengadakan kegiatan Touring ke KM Nol Sabang, Nangroe Aceh Darusalam (NAD). Perjalanan menggunakan sepeda motor ini sekaligus dalam rangka memeriahkan ulang tahun perusahaan ke-33.

Kegiatan touring tersebut telah menjadi agenda setiap tahunnya. Untuk kali ini bertema “Exploring To Zero Kilometres” yang dimulai hari ini Senin kemarin (17/4/2017) dan berakhir pada Senin (1/3/2017) mendatang.

Touring yang melibatkan sekitar 33 karyawan JAS dan maskapai pelanggan (19 dari Jakarta dan 14 akan bergabung di Medan) akan menempuh jalur Timur dengan melintasi beberapa kota, antara lain Palembang, Jambi, Pekan Baru, Medan, Lhokseumawe, Banda Aceh dan berakhir di Sabang. Sedangkan untuk kepulangan, mereka akan menempuh jalur Barat melewati kota Padang.

Ketua kegiatan, Ade Irwan mengatakan, Aceh dipilih sebagai tujuan touring kali ini selain menyambut HUT JAS pada bulan Juni nanti, Aceh juga merupakan tujuan favorit pariwisata di Indonesia karena sangat terkenal dengan keindahan alam, kota Islami, serta kaya sejarah dan kuliner halal.

“Kalau sudah tiba di Nol KM Sabang, Aceh nanti, kami juga akan melakukan kegiatan bakti sosial di mesjid,” jelas Ade, di Kawasan Soewarna, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (17/4/2017).

Sementara itu, Adji Gunawan selaku CEO JAS, yang melepas keberangkatan komunitas pada hari ini mengatakan bahwa JAS selalu mendukung kegiatan positif karyawannya.

“Karyawan merupakan aset kami, jadi wajar apabila kami selalu mendukung kegiatan mereka di luar pekerjaan. Apa yang mereka alami di jalan, akan bermanfaat nantinya dalam pekerjaan, misalnya perencanaan yang baik, persiapan yang matang, kerjasama tim dan lain-lain,” ujar Adji.

Sebagai perusahaan ground handling tertua di Indonesia, lanjut Adji, JAS telah cukup tangguh melewati berbagai kondisi.

Dalam kesempatan ini, menjelang umur JAS ke-33 pihaknya berharap JAS menjadi yang terbaik dalam mendukung jasa kebandar udaraan lewat pelayanan bersertifikasi internasional kepada seluruh maskapai pelanggan.

“JAS dengan 3.000 lebih karyawannya berharap agar dapat terus berkontribusi dalam industri aviasi sampai puluhan tahun mendatang,” tandasnya. (Syam S)

Baca Juga

 

Arena  -  Senin, 21 Mei 2018
BOLA
Mourinho: Chelsea Juara Piala FA Dengan 9 Pemain Bertahan

Bisnisnews.id – Tumpulnya lini serang Manchester United, dikonfirmasi oleh sang pelatih Jose Mourinho akibat dari hilangnya sosok Romelu Lukaku pada saat pertandingan final Piala FA di Stadion Wembley, (19/5/2018).   “Agak . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 21 Mei 2018
BOLA
Klopp Dambakan Pertemuan Dengan Zidane

Bisnisnews.id – Pelatih Liverpool Jurgen Klopp mengaku bahwa dirinya sudah tidak sabar menghadapai Real Madrid yang ditukangi Zinedine Zidane dalam final Liga Champions 2017/2018 yang akan diselenggarakan di Stadion Olimpiade . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 21 Mei 2018
MASKAPAI ASING
Ethopian Terbangi Langit Jakarta Mulai 17 Juli 2018

Bisnisnews.id - Ethiopian Airlines akan meluncurkan layanan tiga kali seminggu ke Jakarta pada 17 Juli. Rute tersebut akan diterbangkan oleh pesawat B787-8 Dreamliner mewakili koneksi pertama antara Afrika dan Indonesia. CEO Ethiopian . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 21 Mei 2018
MUBALIG
Menag Dinilai Salah Langkah Soal 200 Nama Penceramah

Bisnisnews.id - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin didesak segera menarik kembali 200 nama para mubaligh atau peceramah yang telah dirlisnya beberapa waktu lalu. Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 21 Mei 2018
INFRASTRUKTUR
Pemerintah Akan Genjot Pengembangan Potensi Wisata di Padang

Bisnisnews.id - Pemerintah mendorong, seluruh potensi pariwisata di Sumatera Barat atau padang harus dikembangkan, seiring perbaikan infrastruktur di kota itu dalam menunjang kelacaran logistik dan perekonomian masyarakat. Terkait . . .
Selengkapnya