Kamis, 27 Juli 2017

Home/ Metropolitan / / Berita

Rabu, 19 April 2017 01:18 WIB

Banser NU Dan FPI Terlibat Perkelahian


Photo: Tempo.co

Bisnisnews.id - Novel Bamukmin, ketua dewan penasehat Front Pembela Islam (FPI) cabang Jakarta, menuduh Banser Nahdlatul Ulama (NU) bermaksud menyerang kediaman ketua FPI Jakarta, Buya Majid pada Selasa 18 April 2017 .

Novel mengklaim bahwa Banser mendapat bantuan dari sekelompok preman. Novel menjelaskan bahwa insiden itu berawal ketika organisasi bernama Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) menyelidiki dugaan distribusi makanan pokok di rumah ketua  relawan NU, Ita Rahmawati pada Senin 17 April 2017.

Ketika tim ACTA datang ke rumah Ita, Novel menjelaskan, Ita, yang merupakan pendukung incumbent pasangan calon Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat, menyatakan keberatan dan memprovokasi warga lingkungan.

"Ita menyatakan keberatan atas penyelidikan dan memprovokasi warga. Kami melangkah mundur," kata Novel kepada Tempo, Selasa, 18 April 2017.

Pada Senin malam, Novel mengatakan, sekelompok perempuan datang ke rumah Ita. Salah satu dari mereka melangkah keluar rumah sambil membawa kantong plastik.

"Kami berhasil merekam wanita yang membawa tas plastik. Kita tidak bisa mengkonfirmasi apa yang ada di dalamnya," tambah Novel. "Di dalam mobil, kami menemukan paket makanan dan sajadah baru." 

Pada Selasa, 18 April pk 01:00 dini hari, warga Kramat Lontar melaporkan bahwa Banser dan preman sedang menuju ke rumah Buya Majid, yang terletak tidak jauh dari rumah Ita. Menurut Novel, Buya Majid melihat banyak orang berkumpul ketika ia pulang dari sebuah acara.

"Mereka mundur, tapi kemudian lebih banyak orang yang datang. Kita tidak bisa hanya duduk di sana," Novel menjelaskan.

Anggota FPI di tempat kejadian terlibat dalam perkelahian melawan Banser dan preman. Novel menyesalkan respon lamban polisi dari Polres Jakarta Pusat atas insiden itu.

"Tidak satu petugas polisi datang untuk menghentikan mereka, meskipun Polres Jakarta Pusat terletak di dekat rumah Buya Majid," kata Novel. (Syam S)


Baca Juga

 

Internasional  -  Kamis, 27 Juli 2017
PAKET ILLEGAL
Kaleng Kripik Kentang Berisi Ular Cobra Ditemukan Di AS

Tiga ular ular kobra hidup ditemukan di dalam kaleng kentang Bisnisnews.id - Seorang pria asal California ditangkap setelah dalam kaleng kripik kentang yang dikirim kepadanya ternyata berisi tiga ular kobra yang masih hidup. . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 27 Juli 2017
ASIAN GAMES 2018
Kajati DKI Tidak Akan Biarkan Seorang Pun Korupsi Renovasi Asian Games 2018

Kejati DKI Jakarta kembali meninjau proyek renovasi Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Bisnisnews.id - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta Tony Spontana bersama Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 27 Juli 2017
ASIAN GAMES 2018
KPK Akan Sambangi Inasgoc Untuk Cegah Gratifikasi

Ketua Umum Inasgoc Erick Thohir bersama wakilnya, Letjen TNI (Purnawirawan) Sjafrie Sjamsoeddin, menyambangi gedung KPK Bisnisnews.id - Bergulirnya dana triuliunan rupiah untuk penyelenggaraan Asian Games 2018 di Indonesia membuat . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 26 Juli 2017
SEA GAMES 2017
Karate Tidak Gentar Hadapi Persaingan Keras

Karateka Indonesia mendapat modal berharga dari Kejuaraan Asia sebelum berlaga di SEA Games 2017 Bisnisnews.id - Kondisi fisik para karate yang memperkuat Tim Karate Indonesia siap menghadapi persaingan keras pada SEA Games Kuala . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 26 Juli 2017
SEA GAMES 2017
Ski Air Dan Wakeboard Indonesia Intip Kekuatan Lawan

Tim Ski Air Dan Wakeboard Indonesia berangkat menuju Kuala Lumpur, Kamis Bisnisnews.id - Ternyata diam-diam Pengurus Pusat Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia (PP PSAWI) telah memantau Watersport Complex Patra Jaya yang . . .
Selengkapnya