Rabu, 24 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Metropolitan / / Berita

JELANG PILGUB DKI
Rabu, 19 April 2017 01:18 WIB

Banser NU Dan FPI Terlibat Perkelahian


Photo: Tempo.co

Bisnisnews.id - Novel Bamukmin, ketua dewan penasehat Front Pembela Islam (FPI) cabang Jakarta, menuduh Banser Nahdlatul Ulama (NU) bermaksud menyerang kediaman ketua FPI Jakarta, Buya Majid pada Selasa 18 April 2017 .

Novel mengklaim bahwa Banser mendapat bantuan dari sekelompok preman. Novel menjelaskan bahwa insiden itu berawal ketika organisasi bernama Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) menyelidiki dugaan distribusi makanan pokok di rumah ketua  relawan NU, Ita Rahmawati pada Senin 17 April 2017.

Ketika tim ACTA datang ke rumah Ita, Novel menjelaskan, Ita, yang merupakan pendukung incumbent pasangan calon Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat, menyatakan keberatan dan memprovokasi warga lingkungan.

"Ita menyatakan keberatan atas penyelidikan dan memprovokasi warga. Kami melangkah mundur," kata Novel kepada Tempo, Selasa, 18 April 2017.

Pada Senin malam, Novel mengatakan, sekelompok perempuan datang ke rumah Ita. Salah satu dari mereka melangkah keluar rumah sambil membawa kantong plastik.

"Kami berhasil merekam wanita yang membawa tas plastik. Kita tidak bisa mengkonfirmasi apa yang ada di dalamnya," tambah Novel. "Di dalam mobil, kami menemukan paket makanan dan sajadah baru." 

Pada Selasa, 18 April pk 01:00 dini hari, warga Kramat Lontar melaporkan bahwa Banser dan preman sedang menuju ke rumah Buya Majid, yang terletak tidak jauh dari rumah Ita. Menurut Novel, Buya Majid melihat banyak orang berkumpul ketika ia pulang dari sebuah acara.

"Mereka mundur, tapi kemudian lebih banyak orang yang datang. Kita tidak bisa hanya duduk di sana," Novel menjelaskan.

Anggota FPI di tempat kejadian terlibat dalam perkelahian melawan Banser dan preman. Novel menyesalkan respon lamban polisi dari Polres Jakarta Pusat atas insiden itu.

"Tidak satu petugas polisi datang untuk menghentikan mereka, meskipun Polres Jakarta Pusat terletak di dekat rumah Buya Majid," kata Novel. (Syam S)


Baca Juga

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
PILKADA
KPK dan Polri Akan Menangkap Pelaku Money Politic

Bisnisnews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polri siap menangkap kandidat yang maju Pilkada menggunakan praktik politik uang untuk mendapatkan dukungan suara. "Kalau Ada kandidat menawarkan uang dalam pemilihan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
KORUPSI
Penyidik KPK Terus Mendalami Kasus Dugaan Korupsi di Dinas PU Papua

Bisnisnews.id - Kasus dugaan korupsi pejabat Dinas PU Papua pada proyek pembangunan jalan Kemiri-Depapre sepanjang 24 km yanng telah menyeret dua tersangka DM dan MK terus didalami Penyidik Komisi pembertasan Korupsi (KPK). Sebanyak . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Rabu, 24 Januari 2018
KEJAHATAN
Seorang Istri Menjual Suaminya Seharga Rp 500 Ribu

Bisnisnews.id - Peristiwa langka, wanita bernisisial VR, warga Jalan Tambak Wedi Baru, Surabaya Jawa Timur menjual suaminya kepada pria hidung belang senilai Rp 500 ribu dengan alasan ekonomi. Transaksi penjualan yang akhirnya . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
BILATERAL
Menko Polhukam Lakukan Pertemuan Dengan Menhan AS

Bisnisnews.id - Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis lakukan pertemuan khusus dengan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
HUBUNGAN INDUSTRIAL
Dirjen Hubud Sikapi Kemelut Manajemen Garuda Vs APG dan Sekarga,

Bisnisnews.id - Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengingatkan para operator penerbangan agar menyelesaikan beragam masalah yang ada di internal perusahaan asal tidak berdampak negatif terhadap keselamatan, . . .
Selengkapnya