Minggu, 22 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / / Berita

Rabu, 19 April 2017 01:53 WIB

Kapal Induk AS Terlihat Di Selat Sunda, Kemana Tujuannya ?


Kapal induk USS Carl Vinson transit di Selat Sunda Indonesia, Sabtu 15 April 2017. (Photo: Sean Castellano/US NAVY)

Bisnisnews.id - Kapal USS Carl Vinson seharusnya menuju Semenanjung Korea pekan lalu, tetapi baru-baru ini kapal terlihat berlayar ribuan mil jauhnya dari tujuan, malah sekarang terdeteksi di Selat Sunda.

Selasa lalu, Menteri Pertahanan AS, James Mattis mengatakan di Pentagon, "Kapal dalam perjalanan menuju Semenanjung Korea, karena kami pikir di situlah yang paling bijaksana untuk kapal saat ini."

Para pejabat Angkatan Laut AS berbicara dari Pearl Harbor dan Washington dan mengatakan kepada Defense News (off the record) bahwa mereka kaget melihat laporan kapal Vinson berlayar menuju Semenanjung Korea," Kami tidak ada pernyataan seperti itu."

Mattis juga mengatakan tidak ada sinyal permintaan khusus atau alasan mengapa kita mengirimnya ke sana, dan membuat orang menebak-nebak mengapa Mattis membuat komentar tersebut. Foto yang dirilis oleh Angkatan Laut AS pada hari Sabtu yang menunjukkan kapal di Selat Sunda, sulit untuk melihat apakah Mattis bisa jujur minggu lalu tentang gerakan kapal Vinson ini ke utara di Pasifik Barat.

Selat Sunda merupakan jalur air antara Malaysia dan Indonesia di dekat Samudera Hindia. Jarak terpendek antara Selat Sunda dan Semenanjung Korea akan transit melalui Laut Cina Selatan, tetapi masih akan menjadi perjalanan panjang. Para pejabat pertahanan mengatakan dibutuhkan antara empat sampai lima hari untuk kapal Vinson melakukan perjalanan.

Selain itu, media Korea Selatan mengatakan pekan lalu, tiga kapal induk AS yaitu USS Vinson, USS Nimitz dan USS Ronald Reagan diarahkan untuk berlayar ke Semenanjung Korea.

Laporan tersebut ternyata palsu, karena pejabat membantah kalau Nimitz dan Ronald Reagan telah bergabung dengan kapal Vinson, kata Defense News. Kapal Reagan tengah menjalani perawatan di sebuah pangkalan dekat Tokyo, dan Nimitz lagi mengambang di sekitar Selatan California, jauh dari Pyongyang. (marloft)


Baca Juga

 

Industri  -  Sabtu, 21 April 2018
PESAWAT DELAY
Berikut Penjelasan Lion Group Soal Keterlambatan Puluhan Penerbangannya

Bisnisnews.id -   Puluhan penerbangan  Lion Air Group Sabtu (21/4/201) memgalami keterlambatan  (delayed) dari dan ke Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatera Selatan (PLM) . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Jumat, 20 April 2018
BOLA
Wenger Akhirnya Tinggalkan Kursi Kepelatihan Arsenal

Bisnisnews.id – Pelatih berkebangsaan Perancis Arsene Wenger akhirnya memutuskan untuk mengakhiri karir panjangnya bersama Arsenal saat musim 2017/2018 resmi ditutup.   Sebelumnya para fans The Gunners memang sudah . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Jumat, 20 April 2018
DESTINASI WISATA
Pelabuhan Heritage Sunda Kelapa Kini Menjadi Pangkalan Pasir

Bisnisnews.id -  Sunda Kelapa sebagai pelabuhan warisan budaya (heritage) yang diusung Gubernur DKI Jakarta Anies Bawedan sebagai daerah kunjungan wisatawan banyak dikeluhkan masyarakat. Kondisinya menjadi tidak terawat dan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ASIAN GAMES
Delegasi China Taipei Apresiasi Kerja Keras INASGOC

Bisnisnews.id – National Olympic Committee (NOC) China Taipei melakukan kunjungan ke Indoensia selama lima hari terhitung dari tanggal 15-20 April. Hal tersebut guna melihat persiapan Kota Jakarta dan Palembang selaku tuan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
MUNASLUB
KONI Tentukan Tuan Rumah PON 2024

Bisnisnews.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat akan menyelenggarakan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) yang di laksanakan pada tanggal 24-25 April 2018 di Hotek Bidakara, Jakarta.   Adapun . . .
Selengkapnya