Selasa, 23 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / / Berita

Rabu, 19 April 2017 01:53 WIB

Kapal Induk AS Terlihat Di Selat Sunda, Kemana Tujuannya ?


Kapal induk USS Carl Vinson transit di Selat Sunda Indonesia, Sabtu 15 April 2017. (Photo: Sean Castellano/US NAVY)

Bisnisnews.id - Kapal USS Carl Vinson seharusnya menuju Semenanjung Korea pekan lalu, tetapi baru-baru ini kapal terlihat berlayar ribuan mil jauhnya dari tujuan, malah sekarang terdeteksi di Selat Sunda.

Selasa lalu, Menteri Pertahanan AS, James Mattis mengatakan di Pentagon, "Kapal dalam perjalanan menuju Semenanjung Korea, karena kami pikir di situlah yang paling bijaksana untuk kapal saat ini."

Para pejabat Angkatan Laut AS berbicara dari Pearl Harbor dan Washington dan mengatakan kepada Defense News (off the record) bahwa mereka kaget melihat laporan kapal Vinson berlayar menuju Semenanjung Korea," Kami tidak ada pernyataan seperti itu."

Mattis juga mengatakan tidak ada sinyal permintaan khusus atau alasan mengapa kita mengirimnya ke sana, dan membuat orang menebak-nebak mengapa Mattis membuat komentar tersebut. Foto yang dirilis oleh Angkatan Laut AS pada hari Sabtu yang menunjukkan kapal di Selat Sunda, sulit untuk melihat apakah Mattis bisa jujur minggu lalu tentang gerakan kapal Vinson ini ke utara di Pasifik Barat.

Selat Sunda merupakan jalur air antara Malaysia dan Indonesia di dekat Samudera Hindia. Jarak terpendek antara Selat Sunda dan Semenanjung Korea akan transit melalui Laut Cina Selatan, tetapi masih akan menjadi perjalanan panjang. Para pejabat pertahanan mengatakan dibutuhkan antara empat sampai lima hari untuk kapal Vinson melakukan perjalanan.

Selain itu, media Korea Selatan mengatakan pekan lalu, tiga kapal induk AS yaitu USS Vinson, USS Nimitz dan USS Ronald Reagan diarahkan untuk berlayar ke Semenanjung Korea.

Laporan tersebut ternyata palsu, karena pejabat membantah kalau Nimitz dan Ronald Reagan telah bergabung dengan kapal Vinson, kata Defense News. Kapal Reagan tengah menjalani perawatan di sebuah pangkalan dekat Tokyo, dan Nimitz lagi mengambang di sekitar Selatan California, jauh dari Pyongyang. (marloft)


Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
KONFLIK YERUSALEM
Kedutaan Amerika Pindah Ke Yerusalem Akhir 2019

Bisnisnews.id - Wakil Presiden AS Mike Pence berjanji untuk memindahkan kedutaan besar Amerika ke Yerusalem pada akhir 2019 dalam sebuah pidato hari Senin 22 Januari ke parlemen Israel. Saat Pence berbicara, Presiden Palestina . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
EKONOMI GLOBAL
Terdorong Reformasi Pajak AS, IMF Revisi Prospek Ekonomi Dunia

Bisnisnews.id - Perekonomian global pulih secara bersamaan dengan kecepatan lebih kuat, dan akan mendapatkan dorongan jangka pendek dari pemotongan pajak AS, Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan Senin 22 Januari. Dalam . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 22 Januari 2018
UMKM
AP I Gelar Pameran dan Peragaan Busana Daerah

Bisnisnews.id – Manajemen PT Angkasa Pura I menggelar  peragaan busana  pakaian daerah yang berasal dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Peragaan  busana diselenggarakan di ruang tunggu domestik Bandara . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 22 Januari 2018
KONGRES
Menhub Ajak Mahasiswa Membangun Indonesia

Bisnisnews.id - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengajak pemuda membangun seluruh daerah di Indonesia secara bersama-sama. Oleh karenanya konektivitas menjadi suatu keharusan agar Indonesia tetap menjadi Negara Kesatuan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 22 Januari 2018
BPIH
Biaya Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Naik 2,58 Persen

Bisnisnews.id - Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun ini diperkirakan bakal naik sebesar 2,58 persen. Usulan kenaikan itu disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada rapat kerja antara Komisi VIII DPR RI dengan . . .
Selengkapnya