Kamis, 24 Agustus 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Nusantara / Berita

ANGKUTAN DARAT
Jumat, 21 April 2017 14:32 WIB

Hari Ini 25 Jembatan Timbang Dioperasikan Kembali


Dirjen Darat saat meresmikan jembatan timbang (BN/ist)

Bisnisnews.id-Direktorat Jenderal Perhubungan Darat operasikan
kembali 25 Jembatan Timbang dari 141 yang ada seluruh Indonesia.

" 25 Unit Jembatan Timbang ini bertujuan meningkatkan pelayanan transportasi darat kepada masyarakat, khususnya terkait keselamatan, keamanan dan pelayanan transportasi darat," kata  Direktur Jenderal Perhubungan Darat Pudji Hartanto saat Pengoperasian 25 Unit Jembatan Timbang Secara Simbolis di UPPKB Widang, Tuban, Jawa Timur, Jumat (21/4/2017).

Kata dia, harapan Menteri Perhubungan agar acara ini bukan  hanya sekedar seremoni belaka namun juga  harus ada perubahan fundamental dalam pelaksanaannya, termasuk di dalamnya operasional, penindakan dan penegakan hukum terhadap angkutan barang,

Dalam pengoperasian Jembatan Timbang harus terwujud semangat good government dan clean government. Untuk mewujudkannya harus didasari niat mau berubah ke arah positif.

"Tidak ada lagi pungli di Jembatan Timbang," tegas Pudji.

"Ada 3 manfaat dari pengoperasian jembatan timbang, yang pertama tidak ada lagi kendaraan bermuatan lebih. Kedua, lalu lintas lancar, tidak macet dan minim kecelakaan, ketiga, jalan lebih awet, tidak cepat rusak," jasnya.

 Pudji juga menekankan bahwa sebagai aparatur perhubungan,harus merubah mindset, jangan mempersulit tapi harus mempermudah.

 "Sebagai aparatur kita wajib melayani masyarakat, dengan ikhlas dan berkualitas," kata Pudji.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengamanatkan bahwa sejak 1 Januari 2017, pengelolaan Jembatan Timbang beralih ke Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan.

 " Adanya perubahan kewenangan terhadap pengelolaan Jembatan Timbang adalah sebagai salah satu langkah dalam upaya menjalankan fungsi pengawasan secara ketat agar pengoperasian UPPKB dapat terlaksana dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," jelasnya.
 
Jembatan Timbang merupakan alat pengawasan angkutan barang dari kelebihan muatan untuk menjaga kelaikan kendaraan dan kerusakan jalan akibat muatan lebih.

Namun kenyataan selama ini Jembatan Timbang terkesan sebagai sarang pungutan liar yang dilakukan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab, dan sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah atau disebut Retribusi Daerah.

"Pemerintah Pusat tidak mengenal istilah retribusi. Oleh karenanya sejak beralihnya kewenangan pengelolaan Jembatan Timbang kepada pemerintah pusat, saya tidak mau lagi mendengar ada pungutan dalam bentuk apapun. Karena itu sudah termasuk Pungutan Liar. Saya tidak mau mendengar ada anggota saya yang ditangkap oleh tim Saber Pungli," kata Pudji. (Syam S)


Baca Juga

 

Nasional  -  Kamis, 24 Agustus 2017
DUGAAN SUAP
KPK Lakukan OTT Oknum Pejabat Kemenhub

Bisnisnews.id - Kabar  buruk kembali terulang, Rabu (23/8/2017) penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pejabat Kementerian Perhubungan yang diduga setingkat eselon satu . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 24 Agustus 2017
SEA GAMES 2017
Klasemen Medali: Malaysia 50, Indonesia 15

Tambahan tiga medali emas belum cukup bagi Indonesia untuk memperbaiki posisi pada klasemen perolehan medali SEA Games XXIX/2017 Malaysia. Indonesia tetap berada di peringkat lima jauh ditinggalkan oleh Malaysia yang berada di . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 24 Agustus 2017
KADER BANGSA
Anggota Paskibraka Tak Rela Bendera Dibolak-balik

Bisnisnews.id - Anggota Paskibraka merupakan kader-kader terbaik pengawal dan pelestari Sang Saka Merah Putih yang tidak rela lambangnya negaranya dihina dan dibolak-balik oleh siapapun.Hal itu diungkapkan Menpora Imam Nahrawi . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 24 Agustus 2017
SEA GAMES 2017
Raih Perak, Maria Londa Pun Meneteskan Air Mata

Bisnisnews.id - Air mata Maria Londa menetes di National Sport Centre Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (23/8/2017). Atlet andalan Indonesia ini kecewa setelah hanya mampu meraih medali perak nomor Lompat Jangkit Putri . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 23 Agustus 2017
SEA GAMES 2017
Renang Tambah Perak Dan Perunggu Dari Triady dan Glenn

Bisnisnews.id - Kontingen Indonesia berhasil menambah perolehan 1 medali perak dan perunggu pada hari ketiga cabang olahraga renang yang berlangsung di National Aquatic Centre, Rabu (23/8/2017).Di nomor 100 meter Gaya Kupu -kupu . . .
Selengkapnya