Sabtu, 25 November 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Nusantara / Berita

ANGKUTAN DARAT
Jumat, 21 April 2017 14:32 WIB

Hari Ini 25 Jembatan Timbang Dioperasikan Kembali


Dirjen Darat saat meresmikan jembatan timbang (BN/ist)

Bisnisnews.id-Direktorat Jenderal Perhubungan Darat operasikan
kembali 25 Jembatan Timbang dari 141 yang ada seluruh Indonesia.

" 25 Unit Jembatan Timbang ini bertujuan meningkatkan pelayanan transportasi darat kepada masyarakat, khususnya terkait keselamatan, keamanan dan pelayanan transportasi darat," kata  Direktur Jenderal Perhubungan Darat Pudji Hartanto saat Pengoperasian 25 Unit Jembatan Timbang Secara Simbolis di UPPKB Widang, Tuban, Jawa Timur, Jumat (21/4/2017).

Kata dia, harapan Menteri Perhubungan agar acara ini bukan  hanya sekedar seremoni belaka namun juga  harus ada perubahan fundamental dalam pelaksanaannya, termasuk di dalamnya operasional, penindakan dan penegakan hukum terhadap angkutan barang,

Dalam pengoperasian Jembatan Timbang harus terwujud semangat good government dan clean government. Untuk mewujudkannya harus didasari niat mau berubah ke arah positif.

"Tidak ada lagi pungli di Jembatan Timbang," tegas Pudji.

"Ada 3 manfaat dari pengoperasian jembatan timbang, yang pertama tidak ada lagi kendaraan bermuatan lebih. Kedua, lalu lintas lancar, tidak macet dan minim kecelakaan, ketiga, jalan lebih awet, tidak cepat rusak," jasnya.

 Pudji juga menekankan bahwa sebagai aparatur perhubungan,harus merubah mindset, jangan mempersulit tapi harus mempermudah.

 "Sebagai aparatur kita wajib melayani masyarakat, dengan ikhlas dan berkualitas," kata Pudji.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengamanatkan bahwa sejak 1 Januari 2017, pengelolaan Jembatan Timbang beralih ke Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan.

 " Adanya perubahan kewenangan terhadap pengelolaan Jembatan Timbang adalah sebagai salah satu langkah dalam upaya menjalankan fungsi pengawasan secara ketat agar pengoperasian UPPKB dapat terlaksana dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," jelasnya.
 
Jembatan Timbang merupakan alat pengawasan angkutan barang dari kelebihan muatan untuk menjaga kelaikan kendaraan dan kerusakan jalan akibat muatan lebih.

Namun kenyataan selama ini Jembatan Timbang terkesan sebagai sarang pungutan liar yang dilakukan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab, dan sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah atau disebut Retribusi Daerah.

"Pemerintah Pusat tidak mengenal istilah retribusi. Oleh karenanya sejak beralihnya kewenangan pengelolaan Jembatan Timbang kepada pemerintah pusat, saya tidak mau lagi mendengar ada pungutan dalam bentuk apapun. Karena itu sudah termasuk Pungutan Liar. Saya tidak mau mendengar ada anggota saya yang ditangkap oleh tim Saber Pungli," kata Pudji. (Syam S)


Baca Juga

 

Internasional  -  Sabtu, 25 November 2017
SAUDI VS IRAN
Putra Mahkota Saudi Juluki Pemimpin Iran 'Hitler Baru'

Bisnisnews.id - Pangeran mahkota Arab Saudi telah memanggil pemimpin tertinggi Iran sebagai Hitler Timur baru, di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Menyinggung kekuatan regional yang berkembang di Iran, Mohammed . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 25 November 2017
BREXIT
Uni Eropa Beri Inggris Waktu 10 Hari Selesaikan 3 Perkara

Bisnisnews.id - Presiden Uni Eropa Donald Tusk mengatakan pada hari Jumat 25 November bahwa kesepakatan Brexit pada bulan Desember mungkin saja terjadi tapi menjadi tantangan besar dan memberi Theresa May 10 hari untuk bertindak. Tusk . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 25 November 2017
KTT BRUSSELS
Musuhan Dengan Rusia, UE Pengaruhi Enam Negara Bekas Soviet

Bisnisnews.id - Uni Eropa berjanji untuk memperdalam hubungan dengan enam negara bekas Uni Soviet pada hari Jumat 25 November, sebagai upaya melawan pengaruh Rusia, namun memperingatkan mereka bahwa negara-negara tersebut tidak . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 25 November 2017
TERORIS
Serangan Masjid Di Sinai Mesir Bunuh 235 orang

Bisnisnews.id - Penyerang bersenjata pada hari Jumat 25 November membunuh setidaknya 235 jamaah dalam serangan bom dan senjata di sebuah masjid di provinsi Sinai Utara. Sebuah ledakan bom menghancurkan masjid Rawda kira-kira 40 . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Jumat, 24 November 2017
ZIMBABWE
Mnangagwa Dilantik Sebagai Presiden

Bisnisnews.id - Emmerson Mnangagwa dilantik sebagai presiden Zimbabwe setelah sebelumnya dipecat oleh pemimpin yang digulingkan Robert Mugabe. Emmerson Mnangagwa dilantik sebagai presiden Zimbabwe pada hari Jumat 24 November, . . .
Selengkapnya