Rabu, 24 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / / Berita

KEBIJAKAN LUAR NEGERI
Jumat, 21 April 2017 15:11 WIB

Khawatir Soal Cina, Asia Tenggara Dapat Perhatian Trump


Wapres AS Mike Pence berfoto dengan Ketua Masjid Istiqlal Muhammad Muzammil Basyuni dan Imam Besar Nasaruddin Umar saat berkunjung ke Mesjid Istiqlal (20/04/2017). (Adek Berry/Pool Photo via AP)

Bisnisnews.id - Asia Tenggara yang menjadi fokus mantan Presiden Obama telah diabaikan sejauh ini oleh Presiden Trump, namun kunjungan Wakil Presiden, Mike Pence ke Indonesia pada hari Kamis (20/04/2017) menandai perubahan dan dia mengumumkan bahwa Trump akan mengunjungi Asia Tenggara akhir tahun ini.

Pemerintah di Asia Tenggara cemas mencari komitmen Amerika untuk melawan pengaruh ekonomi dan militer China. Menteri luar negeri Vietnam berada di Washington minggu ini, dan diplomat tertinggi dari 10 negara Asia Tenggara diperkirakan akan tiba secara massal pada awal Mei, di tengah kekhawatiran bahwa kepentingan mereka dipadati oleh prioritas Presiden Trump terhadap kontraterorisme Timur Tengah, aliansi tradisional di Eropa dan ancaman nuklir rudal Korea Utara.

Perhentian Pence di Jakarta dalam tur Asia Pasifik 10 hari, bertemu dengan Presiden Indonesia Joko "Jokowi" Widodo dan mengirimkan pesan bahwa kepentingan Trump di Asia melampaui Korea Utara dan ketidakseimbangan perdagangan A.S. yang besar dengan China. Pence mengumumkan pada hari Kamis (20/04/2017) bahwa Trump akan menghadiri pertemuan puncak tahunan Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara, atau ASEAN, pada bulan November.

"Washington mengambil langkah untuk memperkuat kemitraan kita dengan ASEAN dan memperdalam persahabatan kita," kata Pence, termasuk memperkuat hubungan ekonomi dan kerja sama keamanan dalam memerangi terorisme dan di Laut Cina Selatan yang disengketakan.

Tahun 2017 menandai ulang tahun ke-50 ASEAN. Pertemuan bulan November akan diadakan di Filipina, yang menetapkan pertemuan antara dua pemimpin yang tidak konvensional: Trump dan Rodrigo Duterte, presiden Filipina. Duterte kadang-kadang disamakan dengan Trump karena ketidakpedulian dan populisme yang tidak malu-malu. Pemerintahan Duterte menyambut baik pengumuman Pence bahwa Trump akan hadir.

Hubungan AS - Filipina tegang karena perang Duterte terhadap obat-obatan terlarang, dan usahanya  untuk menjalin hubungan lebih erat dengan China. Presiden Barack Obama membatalkan rencana pertemuan musim gugur yang lalu setelah Duterte mengutuknya. Sebelum itu, Obama melibatkan negara-negara Asia Tenggara lebih dari semua presiden AS, sejak terjadinya Perang Vietnam dan menjadikan KTT ASEAN dalam kalender diplomatiknya.

Pencapaian kebijakan luar negeri Obama di antaranya: Mempromosikan reformasi demokrasi di Myanmar, di ambang pintu komunis China. Meski tidak berhasil, ia berdiri melawan pembangunan pulau-pulau buatan Beijing yang memberikan pijakan militer kuat di Laut Cina Selatan. Dia membuka jalan bagi kehadiran militer AS yang lebih besar di Filipina, di mana basis Amerika ditutup 25 tahun yang lalu.

Obama juga mengerti pentingnya tampil. Dia melakukan sembilan perjalanan ke Asia Tenggara, menjadi presiden AS pertama yang mengunjungi bekas musuh yaitu Myanmar dan Laos, dan pertama kali melakukan perjalanan ke Malaysia selama lebih dari empat dekade.

Dikutip dari AP News, Trump dianggap mengambil langkah salah. (Marloft)

Baca Juga

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
PILKADA
KPK dan Polri Akan Menangkap Pelaku Money Politic

Bisnisnews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polri siap menangkap kandidat yang maju Pilkada menggunakan praktik politik uang untuk mendapatkan dukungan suara. "Kalau Ada kandidat menawarkan uang dalam pemilihan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
KORUPSI
Penyidik KPK Terus Mendalami Kasus Dugaan Korupsi di Dinas PU Papua

Bisnisnews.id - Kasus dugaan korupsi pejabat Dinas PU Papua pada proyek pembangunan jalan Kemiri-Depapre sepanjang 24 km yanng telah menyeret dua tersangka DM dan MK terus didalami Penyidik Komisi pembertasan Korupsi (KPK). Sebanyak . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Rabu, 24 Januari 2018
KEJAHATAN
Seorang Istri Menjual Suaminya Seharga Rp 500 Ribu

Bisnisnews.id - Peristiwa langka, wanita bernisisial VR, warga Jalan Tambak Wedi Baru, Surabaya Jawa Timur menjual suaminya kepada pria hidung belang senilai Rp 500 ribu dengan alasan ekonomi. Transaksi penjualan yang akhirnya . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
BILATERAL
Menko Polhukam Lakukan Pertemuan Dengan Menhan AS

Bisnisnews.id - Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis lakukan pertemuan khusus dengan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
HUBUNGAN INDUSTRIAL
Dirjen Hubud Sikapi Kemelut Manajemen Garuda Vs APG dan Sekarga,

Bisnisnews.id - Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengingatkan para operator penerbangan agar menyelesaikan beragam masalah yang ada di internal perusahaan asal tidak berdampak negatif terhadap keselamatan, . . .
Selengkapnya