Sabtu, 18 November 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Perbankan / Berita

MATA UANG
Jumat, 28 April 2017 08:12 WIB

Dollar AS Terus Melemahkan Rupiah



Bisnisnews.id-Hari ini,  pergerakan nilai tukar Rupiah diperkirakan berada pada kisaran level support 13.310 dan resisten 13.268. Belum ada tanda-tanda penguatan dan cenderung melemah.

Salah satu penyebabnya,  kuatnya  nilai tujar dollar AS terhadap mata uang lainnya. Diprediksi ini akan terus terjadi.

Analis Bina Artha Sekuritas Reza Priyambada menuturkan, masih positifnya pergerakan laju dollar AS  seiring dengan sentimen pengajuan proposal reformasi pajak dari Presiden Trump membuat laju Rupiah kembali mengalami pelemahan.

Selain itu, terbatasnya pergerakan EUR seiring dengan aksi tunggu pelaku pasar terhadap penyampaian pandangan ekonomi dan moneter Zona Eropa oleh ECB.

Bukan hanya itu,, penguatan Mexican Peso dan CAD seiring respon positif terhadap pernyataan Trump yang akan menegosiasikan ulang perjanjian dengan Kanada dan Meksiko, tidak cukup membantu laju Rupiah untuk kembali menguat.

Bahkan sentimen positif dari dalam negeri dari pernyataan BI bahwa pergerakan Rupiah sepanjang Q1-17 relatif stabil, maupun kesimpulan KSSK terkait kondusif dan stabilnya sistem keuangan Indonesia. Ditambah keyakinan Menko Perekonomian terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia Q1-17 sebesar 5,1 persen.

Pergerakan positif USD tampaknya sulit dilawan Rupiah sehingga cenderung membuka peluang pelemahan lanjutan. Sehingga, mayoritas pelaku pasar bersikap oportunis.

Terlebih dimana stabilnya kondisi ekonomi dalam negeri tidak turut berimbas pada pembalikan penguatan bagj Rupiah. Adapun tetap cermati berbagai sentimen yang ada, dan waspadai sentimen yang dapat merubah arah Rupiah.

" Diperkirakan Rupiah nantinya dapat bergerak pada kisaran support 13.342 dan resisten 13.270," jelasnya.(Adhitio)

  

Baca Juga

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
DOPING
WADA Tetap Suspensi Rusia

Bisnisnews.id - Badan Anti-Doping Dunia tetap suspensi sementara Rusia pada hari Kamis (16/11/2017), meningkatkan kemungkinan larangan untuk ikut pada Olimpiade Musim Dingin Februari di Pyeongchang. Pertemuan Dewan WADA di Seoul . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 18 November 2017
LIBANON
Tuduh Saudi Tahan PM, Hariri Lakukan Perjalanan Ke Prancis

Bisnisnews.id - Perdana Menteri Libanon Saad Hariri akan berkunjung ke Prancis dalam beberapa hari mendatang, sebuah sumber kepresidenan Prancis mengatakan pada hari Rabu (15/11/2017), setelah Beirut menuduh Arab Saudi menahannya . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Jumat, 17 November 2017
INFRASTRUKTUR
KEMENKEU: Tiga Sumber Pendanaan Pembangunan

Bisnisnews.id -  Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan sumber pembiayaan infrastruktur nasional bukan melulu bertumpu pada APBN namun juga dari BUMN dan swasta.  Diperlukan inovasi pembiayaan agar publik bisa . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Jumat, 17 November 2017
POLITIK
Inggris Dukung Papua Tetap Bagian NKRI

Bisnisnews.id - Pemerintah Inggris mendukung wilayah Papua dan Papua Barat tetap berada dalam kesatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Duta besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik, di Sorong, Kamis, mengatakan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Jumat, 17 November 2017
KUDETA
Sang Istri Grace, Pemicu Jatuhnya Robert Mugabe

Bisnisnews.id - Presiden tertua di dunia, Robert Mugabe akhirnya turun tahta juga setelah militer mengambil alih kekuasaan secara paksa dan langsung mengendalikan pemeritahan Zinbabwe. Sedangkan Mugabe dan keluarganya dijamin . . .
Selengkapnya