Jumat, 23 Februari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Hukum / Berita

KORUPSI BERJAMAAH
Selasa, 02 Mei 2017 23:33 WIB

Soal Pernyataannya Tentang Setya Novanto Pada Kasus e-KTP, Yorrys Dapat Peringatan DPP Golkar 



Bisnisnews.id-Ketua Koordinator Bidang Polhukam Golkar Yorrys Raweyai, mendapat surat peringatan tertulis Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar terkait ucapannya yang menyatakan, Setya Novanto hampir menjadi tersangka kasus mega korupsi pada proyek KTP Elektronik (e-KTP).

Keterangan soal surat peringatan itu disampaikan Ketua Bidang Organisasi Keanggotaan dan Daerah DPP Golkar Freddy Latumahina, di gedung DPP Partai Golkar, Selasa (2/5/2017).

Surat peringatan yang ditandatangani Ketua Umum Golkar Setya Novanto dan Sekjen Golkar Idrus Marham itu, kata Freddy sebagai akibat pernyataan Yorrys Raweyai yang mengatakan Ketum Golkar Setya Novanto hampir pasti menjadi tersangka kasus e-KTP.

Kata Freddy, dirinya hanya mendapatkan tugas dari DPP Golkar untuk menyampaikan surt itu kepada  Yorrys. "Hari ini saya dapat tugas dari DPP menyampaikan surat kepada Pak Yorrys surat itu adalah surat peringatan dari DPP PG," jelasnya.

Kata Freddy, dalam sikapnya terhadap Ketua Umum partai berlambang pohon beringin itu, kata Freddy, yang bersangkutan melanggar kesepakatan rapat harian DPP Golkar sehingga diberi peringatan. "Beliau dianggap melanggar kesepakatan rapat sehingga DPP memberi peringatan," jelasnya.

BACA JUGA: Buronan KPK Dalam Kasus Mega Korupsi Berjamaah di Proyek KTP Elektronik (e-KTP) Miryam Tertangkap

Rapat pengurus harian DPP Golkar pada 5 April 2017 memutuskan seluruh jajaran pengurus dan kader untuk menjaga soliditas partai dan kompak menjaga soliditas menjelang Pilkada 2018 serta Pemilu Legislatif 2019.

"Apabila ada hal-hal yang harus disampaikan maka yang pertama dibicarakan di dalam rapat kemudian DPP menetapkan juru bicaranya. Kesepakatan itu kita pegang sampai sekarang," kata Freddy.

Yorrys, menurut Freddy telah mengeluarkan pernyataan yang menggegerkan DPP Golkar pada 28 April 2017. Padahal keputusan sebelum dibahas di dalam partai tidak boleh disampaikan ke publik. Itu ide yang baik padahal menurut kita. Ternyata hal itu beliau lampaui. 

Kata Freddy, karena sikapnya itu, DPP merasa perlu memberikan peringatan, berupa peringatan tertulis. "Itu yang ingin kami sampaikan, peringatan tertulis ada disini. Untuk diketahui sekalian," jelasnya. (Syam S)


Baca Juga

 

Internasional  -  Jumat, 23 Februari 2018
INDEKS KORUPSI
Peringkat 96, Indonesia Masih Masuk Kategori Negara Korup

Bisnisnews.id - Transparency International merilis Indeks Persepsi Korupsi 2017  dan hasil penemuannya adalah sebagian besar negara di dunia hanya membuat sedikit atau tidak ada kemajuan dalam mengakhiri korupsi. Indonesia . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Jumat, 23 Februari 2018
EXPO
Kemenpora Pamerkan Industri Olahraga di Kemenkeu

Bisnisnews.id – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ikut berpatisipasi pada Pameran Capain Kinerja Kementerian dan Lembaga yang di gelar di Kantor Kementeria Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Kamis (22/2/2018). Pada . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 22 Februari 2018
Jurgen Klopp Ingin Kembali ke Era Bill Shankly

Bisnisnews.id – Pelatih Liverpool Jurgen Klopp mengatakan, klub yang dilatihnya tersebut sarat akan sejarah yang besar dan pelatih-pelatih hebat di masa lampau salah satunya, Klopp menyebut Liverpool era Bill Shankly sebagai . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 22 Februari 2018
KLUB BOLA
AC Milan Bangkrut, Bos Asal Tiongkok Yonghong Li Teriak

Bisnisnews.id – Pemilik AC Milan Yonghong Li akhirnya buka suara dan membantah semua kabar yang menyebutkan bahwa dirinya mengalami masalah finansial dan jatuh bangkrut, Rabu (22/2/2010). Sebelumnya, keuangan Li disebut  . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 22 Februari 2018
ASIAN GAMES
Asian Games 2018 Akan Diliput 2000 Wartawan

Bisnisnews.id – Buka hanya ribuan atlet dan ofisial yang bakal menyerbu Palembang, tapi awak media juga akan membanjiri Bumi Sriwijaya guna meliput perhelatan Asian Games 2018 mendatang. Diperkirakan 2.000 wartawan akan . . .
Selengkapnya