Minggu, 22 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Hukum / Berita

KORUPSI BERJAMAAH
Selasa, 02 Mei 2017 23:33 WIB

Soal Pernyataannya Tentang Setya Novanto Pada Kasus e-KTP, Yorrys Dapat Peringatan DPP Golkar 



Bisnisnews.id-Ketua Koordinator Bidang Polhukam Golkar Yorrys Raweyai, mendapat surat peringatan tertulis Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar terkait ucapannya yang menyatakan, Setya Novanto hampir menjadi tersangka kasus mega korupsi pada proyek KTP Elektronik (e-KTP).

Keterangan soal surat peringatan itu disampaikan Ketua Bidang Organisasi Keanggotaan dan Daerah DPP Golkar Freddy Latumahina, di gedung DPP Partai Golkar, Selasa (2/5/2017).

Surat peringatan yang ditandatangani Ketua Umum Golkar Setya Novanto dan Sekjen Golkar Idrus Marham itu, kata Freddy sebagai akibat pernyataan Yorrys Raweyai yang mengatakan Ketum Golkar Setya Novanto hampir pasti menjadi tersangka kasus e-KTP.

Kata Freddy, dirinya hanya mendapatkan tugas dari DPP Golkar untuk menyampaikan surt itu kepada  Yorrys. "Hari ini saya dapat tugas dari DPP menyampaikan surat kepada Pak Yorrys surat itu adalah surat peringatan dari DPP PG," jelasnya.

Kata Freddy, dalam sikapnya terhadap Ketua Umum partai berlambang pohon beringin itu, kata Freddy, yang bersangkutan melanggar kesepakatan rapat harian DPP Golkar sehingga diberi peringatan. "Beliau dianggap melanggar kesepakatan rapat sehingga DPP memberi peringatan," jelasnya.

BACA JUGA: Buronan KPK Dalam Kasus Mega Korupsi Berjamaah di Proyek KTP Elektronik (e-KTP) Miryam Tertangkap

Rapat pengurus harian DPP Golkar pada 5 April 2017 memutuskan seluruh jajaran pengurus dan kader untuk menjaga soliditas partai dan kompak menjaga soliditas menjelang Pilkada 2018 serta Pemilu Legislatif 2019.

"Apabila ada hal-hal yang harus disampaikan maka yang pertama dibicarakan di dalam rapat kemudian DPP menetapkan juru bicaranya. Kesepakatan itu kita pegang sampai sekarang," kata Freddy.

Yorrys, menurut Freddy telah mengeluarkan pernyataan yang menggegerkan DPP Golkar pada 28 April 2017. Padahal keputusan sebelum dibahas di dalam partai tidak boleh disampaikan ke publik. Itu ide yang baik padahal menurut kita. Ternyata hal itu beliau lampaui. 

Kata Freddy, karena sikapnya itu, DPP merasa perlu memberikan peringatan, berupa peringatan tertulis. "Itu yang ingin kami sampaikan, peringatan tertulis ada disini. Untuk diketahui sekalian," jelasnya. (Syam S)


Baca Juga

 

Industri  -  Sabtu, 21 April 2018
PESAWAT DELAY
Berikut Penjelasan Lion Group Soal Keterlambatan Puluhan Penerbangannya

Bisnisnews.id -   Puluhan penerbangan  Lion Air Group Sabtu (21/4/201) memgalami keterlambatan  (delayed) dari dan ke Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatera Selatan (PLM) . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Jumat, 20 April 2018
BOLA
Wenger Akhirnya Tinggalkan Kursi Kepelatihan Arsenal

Bisnisnews.id – Pelatih berkebangsaan Perancis Arsene Wenger akhirnya memutuskan untuk mengakhiri karir panjangnya bersama Arsenal saat musim 2017/2018 resmi ditutup.   Sebelumnya para fans The Gunners memang sudah . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Jumat, 20 April 2018
DESTINASI WISATA
Pelabuhan Heritage Sunda Kelapa Kini Menjadi Pangkalan Pasir

Bisnisnews.id -  Sunda Kelapa sebagai pelabuhan warisan budaya (heritage) yang diusung Gubernur DKI Jakarta Anies Bawedan sebagai daerah kunjungan wisatawan banyak dikeluhkan masyarakat. Kondisinya menjadi tidak terawat dan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ASIAN GAMES
Delegasi China Taipei Apresiasi Kerja Keras INASGOC

Bisnisnews.id – National Olympic Committee (NOC) China Taipei melakukan kunjungan ke Indoensia selama lima hari terhitung dari tanggal 15-20 April. Hal tersebut guna melihat persiapan Kota Jakarta dan Palembang selaku tuan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
MUNASLUB
KONI Tentukan Tuan Rumah PON 2024

Bisnisnews.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat akan menyelenggarakan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) yang di laksanakan pada tanggal 24-25 April 2018 di Hotek Bidakara, Jakarta.   Adapun . . .
Selengkapnya