Senin, 25 September 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Politik / Berita

PESAN PERSATUAN
Minggu, 07 Mei 2017 00:55 WIB

Prabowo Subianto Was-was, Anies - Sandi Seperti Gubernur Pendahulunya


Prabowo Subianto ingatkan Anies Bawesdan dan Sandiaga Uno tidak lupa pada partai pengusung

Bisnisnews.id - Ternyata, Prabowo Subianto khawatir kalau Anies Bawesdan dan Sandiaga Uno akan bersikap seperti gubernur  yang lupa kepada partai pengusungnya setelah berkuasa. Padahal ketika mau maju menjadi kandidat mohon-mohon pada partai politik untuk dicalonkan.

"Gue terus terang saja waswas," ujar Prabowo saat acara Pesan Persatuan Jakarta di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (5/5/2017) malam.

Untuk itulah Parbowo yang Ketua Umum Partai Gerindra,  meminta Anies dan Sandiaga  tidak melupakan partai politik (parpol) yang mengusungnya pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Bahkan, Prabowo menyindir gubernur sebelumya yang "lupa" pernah diusung Gerindra pada pilgub sebelumnya.

"Kadang politik di Indonesia aneh bin kejam. Kalau mau jadi kandidat mohon-mohon cari parpol minta dicalonkan. Begitu menjabat, jalannya langsung lain," tutur Prabowo.

Gerindra pada Pilgub DKI Jakarta 2012 mengusung Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Pada tahun 2014, Ahok menyatakan mundur dari Gerindra. Sementara Jokowi mencalonkan diri menjadi Presiden.

Selain itu Prabowo  mengingatkan Anies - Sandiaga  untuk benar-benar bisa merealisasikan harapan masyarakat DKI Jakarta. "Saya tegaskan kepada Anies dan Sandi, kehendak rakyat sudah jelas, perintah warga jelas, harapan mereka jelas cita-cita rakyat jelas, rencana kalian jelas, janji-janji anda jelas, yang penting pelaksanaannya," ucap Prabowo.

Prabowo juga meminta Anies-Sandi untuk bekerja sepenuh hati untuk rakyat Jakarta. "Saya besar hati mereka harus mengabdi pada rakyat, prioritaskan yang paling lemah. Itu janji mereka yang akan kira tunggu pelaksanaannya," tuturnya.

Sementara itu KPU DKI telah menetapkan Anies-Sandi menjadi Gubernur dan wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih untuk periode 2017-2022. Berdasarkan hasil rekapitulasi suara KPU, Anies-Sandi meraih 3,2 juta suara atau 57,96%. Sedangkan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat mendapatkan 2,7 juta suara atau 42,04%. (Gungde Ariwangsa)



Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 25 September 2017
TRAGEDI KEMANUSIAAN
Memberi Makan Ribuan Pengungsi,  Bangladesh Berharap Bantuan Internasional

Bisnisnews.id-Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi, Filippo Grandi mengatakan, saat ini Bangladesh sangat membutuhkan bantuan internasional, untuk memberi makan dan melindungi 436.000 orang Rohingya yang telah meninggalkan Myanmar . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 24 September 2017
AIRNAV INDONESIA
Gunung Agung Status AWAS, Sejumlah Penerbangan ke Bali Akan Dialihkan 

Bisnisnews.id-Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Airnav Indonesia) akan mengalihkan sejumlah rute penerbangan tujuan bandara I Gusti Ngurahrai Bali ke sejumlah bandara, menyusul ancaman letusan . . .
Selengkapnya

 

Opini  -  Minggu, 24 September 2017
Nobar Pertandingan  KPK Vs DPR,  Makin Tegang ....

Oleh: Baba Makmun Penulis adalah wartawan senior, tinggal di kawasan Pejaten Timur Jaksel. Bisnisnews.id-Ibarat tengah nonton bareng (nobar) pertandingan sepakbola, 'duel' Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) lawan Komisi Pemberantasan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 24 September 2017
SATWA LANGKA
Tiongkok  Pinjamkan  Giant Panda ke  Indonesia Untuk Dikembangbiakan

Bisnisnews.id-Tiongkok pinjamkan sepasang satwa Giant Panda kepada pemerintah Indonesia untuk dikembangbiakan di Taman Safari Indonesia. Giant Panda merupakan salah satu satwa kategori Appendix I CITES yang merupakan satwa endemik . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 24 September 2017
TES RUDAL
AS Tuduh Iran Dan Korut Kerjasama Kembangkan Nuklir

Bisnisnews.id - Presiden Trump menuduh Iran berkolaborasi dengan Korea Utara untuk memperkuat teknologi rudal mereka dalam tweet-nya pada Sabtu 23 Agustus, mengkritik kesepakatan nuklir 2015 antara AS, Iran dan lima negara kuat . . .
Selengkapnya