Kamis, 23 November 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Metropolitan / Kriminal / Berita

TEROR
Kamis, 11 Mei 2017 17:54 WIB

Polda Metro Masih Meraba-Raba Pelaku Penyiraman Terhadap Novel


Cagub DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) yang juga keluarga penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan (kanan) saat menjenguk Novel di RS Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (11/4/2017).

Bisnisnews.id -  Penyidik Polda terus mendalami kasus teror penyiraman air keras ke wajah penyidik KPK Novel Baswedan. Ada sejumlah nama yang sempat diperiksa  penyidik,   diantaranya adalah AL.

Adapun AL yang tengah diperiksa Penyidik Polda Metro Jaya mengaku berada dirumah saat kejadian berlangsung.

Sebelumnya Penyidik Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap AL pria yang diketahui bekerja di sebuah SPA yang berada dibilangan Jakarta. AL bekerja sebagai sekuriti di tempat tersebut hingga saat ini.

Kabid  Humas Plda Metro Jaya, Kombespol Raden Prabowo Argo Yuwono pada awak media Kamis, (11/05/2017) mengatakan, AL diperiksa karena ada info dari pihak Novel.

"Setelah kami mendapatkan sebuah foto yang diberikan Pak Novel di Singapure kami berhasil menemukan AL yang merupakan orang di foto tersebut. Kemudian kami memeriksa yang bersangkutan dan dia mengaku bekerja di salah satu SPA di Jakarta," kata  Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya

Dijelaskan, dari pengakuan AL,  saat kejadian dirinya berada di rumah. Saat itu dia tidak bekerja dan berada di rumah. Penyidik Polda Metro Jaya belum bisa menetapkan AL sebagai tersangka.

"Kejadian yang menimpa Novel terjadi tanggal 11 pagi hari. Sedangkan AL mengaku Pada tanggal 10 April AL tidak bekerja dan dia berada dirumah nonton tv, sedangkan besoknya tanggal 11 AL pada pukul 12 masuk kantor dan kerja saya itu ia mengaku berangkat diantar saudara ke stasiun Pasar Minggu dan turun di stasiun Sawah Besar," jelas Argo.

"Jadi setelah AL diperiksa hingga saat ini kami belum menemukan bukti bahwa dia merupakan pelaku," tandasnya.

Untuk diketahui insiden yang menimpa penyidik senior KPK tersebut terjadi setelah Novel Baswedan berjalan pulang sehabis melangsungkan shalat subuh. Kemudian saat itu ada orang tidak dikenal yang menyiramkan air keras ke muka Novel, hingga saat ini Polisi masih terus mengungkap kasus ini dan sudah memeriksa beberapa.(Balqi)




Baca Juga

 

Internasional  -  Rabu, 22 November 2017
KECELAKAAN
Delapan Selamat Setelah Pesawat AL AS Jatuh DI Laut Jepang

Bisnisnews.id - Tim penyelamat telah menyelamatkan delapan orang ke tempat yang aman di selatan Jepang setelah sebuah pesawat Angkatan Laut AS dengan 11 orang di kapal jatuh di Laut Filipina. Pasukan Jepang dan Amerika bergegas . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Rabu, 22 November 2017
TERORIS
Pakistan Bebaskan Dalang Serangan Mumbai

Bisnisnews.id - Pengadilan Pakistan pada hari Rabu 22 November memerintahkan pembebasan salah satu dalang dugaan serangan Mumbai 2008 yang menewaskan lebih dari 160 orang, setelah berbulan-bulan AS menekan Islamabad atas dugaan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Rabu, 22 November 2017
ZIMBABWE
Mugabe Keluar, Buaya Pulang Ambil Alih

Bisnisnews.id - Wakil presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa akan terbang pulang pada hari Rabu 22 November untuk mengambil alih kekuasaan setelah pengunduran diri Robert Mugabe yang mengakhiri masa pemerintahan 37 tahun yang otoriter. Dia . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Rabu, 22 November 2017
SERBIA
Dipenjara Seumur Hidup, Penjagal Bosnia Dinyatakan Bersalah Atas Genosida

Bisnisnews.id - Juri PBB pada hari Rabu 22 November menghukum mantan komandan Serbia Bosnia, Ratko Mladic untuk menjalani hukuman penjara seumur hidup setelah menemukannya bersalah melakukan genosida dan kejahatan perang dalam . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Rabu, 22 November 2017
LIBANON
PM Hariri Tidak Jadi Undur Diri

Bisnisnews.id - Perdana Menteri Libanon Saad Hariri mengatakan pada hari Rabu 22 November bahwa dia menangguhkan pengunduran dirinya, sambil menunggu jalan keluar potensial dari sebuah krisis politik yang telah mengguncang negara . . .
Selengkapnya