Selasa, 26 September 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Metropolitan / Kriminal / Berita

TEROR
Kamis, 11 Mei 2017 18:17 WIB

Dokter RS Singapura Larang Penyidik Polda Buat BAP Novel



Bisnisnews.id - Upaya Penyidik Polda Metro Jaya melakukan BAP terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan, korban teror penyiraman air keras, belum berhasil.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro mengatakan, pihak dokter tempat Nivel dirawat di salah satu rumah sakit yang ada di Singapura tidak mengizinkan.

.Walaupun begitu,  kata Argo, Penyidik mengaku akan kembali ke rumah sakit tersebut untuk meminta keterangan lebih lanjut.

Saat ini Novel Baswedan yang dikenal sebagai penyidik senior KPK tengah melakukan perawatan di rumah sakit yang ada di Singapura. Hal ini dilakukan setelah tragedi kekerasan dengan penyiraman air keras menimpanya tepat sebulan yang lalu.

Dalam hal ini pihak Penyidik Kepolisian dari Polda Metro Jaya mengaku terus berupaya mengungkap kasus tersebut.  Beberapa hari lalu Penyidik Polda Metro Jaya mengunjungi rumah sakit bersama dengan Mabes Polri ke tempat Novel Baswedan dirawat.

"Beberapa hari lalu penyidik dari Polda sama Mabes Polri berangkat ke Singapura. Dengan harapan dapat memeriksa saksi," jelasnya Kamis (11/05/2017).

Kendati demikian, melihat kondisi Novel Baswedan tim dari Kedokteran yang menanganinya tidak memberikan izin tersebut.

"Sampai disana dokter yang merawat belum mengijinkan untuk memeriksa.
Kita negosiasi untuk bicara sedikit dan diperbolehkan tetapi tidak bisa di BAP," ungkap Argo.

Selanjutnya Argo mengaku saat itu Novel memberikan sebuah foto yang dicurigai olehnya. Foto tersebut merupakan foto AL yang hingga saat ini masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik.

"Kepolisian selalu menganalisa informasi yang ada. Kepolisian juga langsung sigap bergerak sampai akhirnya pada selasa malam kami menemukan AL," ungkapnya.

Walaupun Argo mengaku hingga saat ini AL mengaku tidak melakukan tindakan tersebut dengan beberapa alibi. Pihaknya dengan tegas akan terus melakukan penyelidikan terhadap AL yang dicurigai oleh saksi Novel Baswedan.

"Kita periksa sampai tadi malam walaupun dia memberikan beberapa  d alibi, atas arahan Kapolri kita tidak boleh untuk mudah percaya," jelasnya.

Dengan demikian Argo menegaskan, selanjutnya pihak kepolisian akan mengecek kebenaran alibi dari AL yang dibeberkan saat pemeriksaan oleh tim penyidik.

"Kita akan cek nanti, dikantor dan juga dengan tim IT kami nanti terkait keberadaan AL pada tanggal 10 dan 11 itu,"tutur Argo.

Selain itu pihaknya mengaku akan kembali mendatangi tempat Penyidik KPK tersebut dirawat untuk kembali meminta keterangan lebih lanjut.

"Sampai saat ini kita belum sempat menanyakan lebih detail ke Novel karena dokter tidak mengizinkan. Kita masih menunggu dan nanti kita akan menanyakan kembali ke beliau," jelasnya. (Balqi).

Baca Juga

 

Industri  -  Selasa, 26 September 2017
INDUSTRI PELAYARAN
Pemerintah Konsisten Menerapkan Asas Cabotage

Bisnisnews.id-Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan, pemerintah konsisten melaksanakan asas cabotage sebagai upaya melindungi pelayaran nasional sesuai Inpres 5/205 tentang pemberdayaan industri pelayaran nasiona. "Kita . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Selasa, 26 September 2017
Hari Ini, Kirab Pemuda 2017 Menuju Miangas

Bisnisnews.id -Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi kukuhkan Kirab Pemuda 2017 yang digelar mulai 26 September sampai 6 Desember 2017, melintasi 34 provinsi . Menpora menjelaskan, kirab pemuda ini dilakukan dalam . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Selasa, 26 September 2017
SENTUL SERIES
Haridarma, Menuju Juara Nasional

Bisnisnews.id - Pembalap Haridarma Manoppo dari Toyota Team Indonesia (TTI) akhirnya tampil mengungguli Alvin Bahar dalam balapan Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) di Sirkuit Internasional Sentul. Di kelas Kejurnas . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 26 September 2017
TRAVEL BAN
Aneka Reaksi Negara Yang Dilarang Masuk AS

Bisnisnews.id - Presiden Donald Trump telah menandatangani perintah yang memberlakukan pembatasan perjalanan terbaru bagi warga dari beberapa negara, termasuk lima negara dari larangan sebelumnya. Pejabat pemerintah mengatakan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 26 September 2017
RETORIKA
Korut Tuduh AS Deklarasikan Perang

Bisnisnews.id - Menteri luar negeri Korea Utara menuduh Presiden AS Donald Trump pada Senin 25 September mendeklarasikan perang di negaranya dan memperingatkan bahwa Pyongyang akan mempertahankan diri dengan menembaki pembom AS. "Trump . . .
Selengkapnya