Jumat, 22 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / / Berita

PERISTIWA
Jumat, 12 Mei 2017 11:51 WIB

Lagi! Kebakaran di Bandara Soetta!


(Photo: ist)

Bisnisnews.id - Kebakaran kembali terjadi di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Kebakaran yang terjadi di ujung Terminal 3 Domestik Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) pagi ini mengakibatkan adanya kepulan asap yang membumbung tinggi.

Peristiwa ini terjadi sekira pukul 09.00 WIB. Api dengan cepat melahap bangunan kantin yang berada di mess pekerja pembangunan Terminal 3 bandara tersebut terbakar hebat, Jumat (12/5) pagi.


"Lokasi kebakaran tidak jauh dari gedung VIP Terminal 3, tepatnya dibelakangnya. Api sudah dapat dipadamkan, sebanyak 4 unit mobil pemadam diterjunkan kelokasi," kata Dewandono Prasetyo Nugroho, Branch Communication Manager Bandara Soetta, Jumat (12/3/2017).

Menurut Dewandono, api yang melahap habis kantin pekerja tersebut diduga berasal dari kompor. Tidak lama dari kejadian, petugas sudah dapat menguasai keadaan di lokasi.

"Kurang lebih selama 15 menit, petugas pemadam sudah dapat memadamkan api tersebut. Dugaan sementara api berasal dari kompor. Api sudah padam, tapi mobil pemadam masih melakukan penyemprotan agar tidak banyak asap. Tinggal pendinginannya saja," kata Pras.


Dari foto yang diperoleh, asap hitam tampak membumbung tinggi di ujung Terminal 3 yang baru dioperasikan pada Agustus, tahun lalu itu.

"Asapnya tebal banget, jelas banget keliatan dari pesawat," kata Ade, salah satu penumpang Garuda Indonesia, Jumat (12/5/2017).


Informasi yang dihimpun, saat ini petugas masih berjaga di lokasi kebakaran. Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini. 

Kebakaran di Bandara Soekarno-Hatta bukan kali ini terjadi. Sebelumnya, sudah ada beberapa kasus kebakaran yang terjadi di bandara internasional milik Indonesia tersebut.

Sejauh yang berhasil dihimpun redaksi Bisnisnews.id, pada 29 November 2008 ada kebakaran terjadi di sebuah restoran masakan Padang yang berada di area parkir kargo Bandara Soetta. Diduga, kebakaran terjadi akibat kompor yang meledak. 

Pada 14 Agustus 2014 terjadi kebakaran di gerai makanan KFC. Lalu kebakaran terjadi di JW Sky Lounge pada 5 Juli 2015 di Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta yang menyebabkan sebanyak 30 penerbangan terlambat atau delayed di atas 30 menit akibat kebakaran.

Dan terakhir adalah kebakaran genset di Bandara Soekarno-Hatta yang berada di area parkir pesawat G39, Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta pada Maret 2017. (Balqi)



Baca Juga

 

Arena  -  Kamis, 21 Juni 2018
ASIAN GAMES 2018
Menpora Kembali Ingatkan Target 10 Besar

Bisnisnews.id – Hari pertama masuk kerja usai cuti bersama Idul Fitri seluruh pejabat, staf Kemenpora menggelar Halal Bihalal 1439 H tahun 2018 dengan Menpora Imam Nahrawi, Ketua Inasgoc Erick Thohir, Ketua Inapgoc Raja . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 21 Juni 2018
BOLA
Gede Siapkan Layar Lebar pada Laga Persija vs Persebaya

Bisnisnews.id – Menyambut pertandingan Persjia Jakarta kontra Persebaya Surabaya yang akan tersaji pada 26 Juni 2018. Gede Widiade berjanji akan menyiapkan layar lebar di beberapa wilayah agar para supoerter The Jakmania . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Kamis, 21 Juni 2018
TRAGEDI DANAU TOBA
ABK KM Sinar Bangun dan Patugas Dishub Tigaras Diperiksa Polisi

Bisnisnews.id - Tiga petugas Dinas Perhubungan di Pelabuhan Tigaras dan empat  anak buah kapal (ABK)  diperiksa pihak Kepolisian terkait tenggelamnya KM Sinar Bangun di kawasan Danau Toba yang diduga membawa ratusan  . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 21 Juni 2018
PIALA DUNIA
Jagoan Sayap Kiri Denmark Sewa Jet Pribadi Untuk Melihat Istrinya Melahirkan

Bisnisnews.id  -  Jagoan sayap kiri Denmark, Jonas Knudsen harus absen beberapa jam karena istri tercintanya Trine melahirkan. Ini adalah kelahiran yang ditunggu-tunggu saat  para bintang lapangan hijau  berlaga. . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Kamis, 21 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Aktivitas Arus Balik di Bandara Adi Sutjipto dan Sumarmo Lancar

Bisnisnews.id - Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso melakukan pemantauan atus balilboemydik di  Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta dan  Bandara Adi Sumarmo Solo. "Hari ini secara marathon saya mengunjungi dua bandara . . .
Selengkapnya