Kamis, 19 Oktober 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / / Berita

PERJANJIAN PERDAGANGAN
Sabtu, 13 Mei 2017 12:40 WIB

AS - China Saling Tukar Sapi, Unggas dan Gas Alam


Akhirnya Beijing akan mengekspor daging sapi AS, sementara AS siao impor unggas China, berdasarkan perjanjian perdagangan AS - China. (Photo: AP/File)

Bisnisnews.id - Beijing akan membuka perbatasannya untuk daging sapi AS, sementara unggas China siap masak akan mendarat di supermarket Amerika, berdasarkan perjanjian perdagangan AS - China.

Pejabat pemerintahan Trump memuji kesepakatan tersebut sebagai kemajuan signifikan untuk meningkatkan ekspor AS dan menutup kesenjangan perdagangan Amerika dengan ekonomi terbesar kedua di dunia. Pakar perdagangan AS menilai kesepakatan tersebut merupakan pemenuhan sederhana atas jaminan masa lalu yang dilakukan China.

Kesepakatan tersebut juga memungkinkan perusahaan AS untuk mengekspor gas alam cair ke China. Termasuk juga menurunkan hambatan jangka panjang yang mempengaruhi masalah pertanian hingga operasi perusahaan keuangan Amerika di China.

Sekretaris Perdagangan Wilbur Ross memuji kesepakatan tersebut yang sebelumnya sempat mengatakan bahwa pertemuan Presiden Donald Trump bulan April dengan Presiden Xi Jinping sebagai prestasi buruk.

"Ini lebih dari yang pernah dilakukan dalam keseluruhan sejarah hubungan perdagangan luar negeri AS - China," kata Ross pada Kamis malam (11/05/2017) di Gedung Putih dikutip dari AP.

Di Beijing, Wakil Menteri Keuangan Zhu Guangyao mengatakan kepada wartawan bahwa hasil awal kesepakatan tersebut menunjukkan bahwa kedekatan kerjasama ekonomi antara kedua belah pihak

Tapi pakar perdagangan mempertanyakan besarnya kesepakatan.

"Ini adalah pergerakan sederhana yang tidak akan berpengaruh pada ekonomi AS," kata David Dollar, senior di Institusi Brookings dan mantan pejabat Departemen Keuangan.

Ekspor daging sapi dan pembayaran elektronik dalam perjanjian tersebut telah lama dijanjikan oleh China. Dan kesepakatan tersebut tidak banyak membahas beberapa isu utama gesekan perdagangan, seperti mobil atau media sosial. Sementara pemerintahan Trump telah memuji lonjakan manufaktur AS, namun kesepakatan ini dinilai tidak banyak membantu tujuan itu.

"Tantangannya adalah menjual barang-barang manufaktur ke China. Tidak ada dalam kesepakatan ini yang menyarankan China menjadi lebih terbuka terhadap ekspor manufaktur AS," kata Brad Setser, senior di Dewan Hubungan Luar Negeri.

Masih belum jelas seberapa banyak China akan mengizinkan ekspor Amerika. Administrasi sebelumnya memuji kesepakatan pembukaan pasar yang harus dikesampingkan.

"Semakin banyak kesepakatan mencakup hasil nyata dan konkret daripada sekadar omong kosong akan semakin bagus pula. Perusahaan-perusahaan Amerika, pekerja, petani dan banyak lagi menginginkan akses lebih banyak ke pasar China, dan mereka akan memastikan bahwa kenyataan sesuai dengan retorika janji-janji ini," kata Scott Mulhauser, mantan kepala staf di Kedutaan Besar AS di Beijing.

Trump membuat defisit perdagangan Amerika dan terutama kesenjangan dengan China sebagai isu utama dalam kampanye dan pada masa awal pemerintahannya. Dia berpendapat bahwa kesenjangan perdagangan telah menghabiskan jutaan pekerjaan pabrik dan berjanji mengambil sikap lebih keras dalam negosiasi perdagangan untuk menurunkan ketidakseimbangan.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Amerika Serikat mengundang perusahaan China mengimpor gas alam cair buatan AS. Departemen Energi telah mengizinkan pengiriman gas alam 19,2 miliar kaki kubik per hari ke China dan negara-negara lain yang berminat namun tidak memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan Amerika Serikat, kata Departemen Perdagangan.

China beralih ke gas alam untuk mengurangi ketergantungannya pada batu bara dan memerangi polusi udara di negara tersebut. Langkah ini memungkinkan China melakukan diversifikasi pasokannya dan menyediakan pasar utama untuk pemasok Amerika, meskipun ekspansi tersebut dapat menyebabkan harga lebih tinggi untuk konsumen A.S.

Kesepakatan tersebut juga akan mengurangi pembatasan impor barang pertanian, termasuk mengakhiri larangan impor daging sapi yang diberlakukan China pada tahun 2003 setelah kasus penyakit sapi gila. Sebagai gantinya, AS akan mengizinkan penjualan unggas China siap masak.

Kesepakatan tersebut juga akan memperlancar evaluasi aplikasi produk bioteknologi AS termasuk mengizinkan pemasok layanan pembayaran elektronik Amerika memulai proses perizinan di China dan memudahkan masuknya bank-bank China ke pasar perbankan AS.

Defisit perdagangan barang dan jasa Amerika dengan China mencapai 310 miliar dolar tahun lalu, sejauh ini merupakan ketidakseimbangan terbesar dengan negara manapun.

Sementara Trump sebelumnya mengatakan bahwa China dapat menerima persyaratan perdagangan yang lebih baik dari AS sebagai imbalan membujuk Korea Utara menghentikan kegiatan nuklir dan misilnya, 

Zhu menanggapi imbalan tersebut dan mengatakan," Kedua belah pihak memiliki pemahaman bahwa hubungan ekonomi AS - China tidak dapat dipolitisasi." (marloft)


Baca Juga

 

Internasional  -  Kamis, 19 Oktober 2017
REFERENDUM CATALONIA
Spanyol Akan Tangguhkan Otonomi Catalonia

Bisnisnews.id - Spanyol akan mulai menangguhkan otonomi Catalonia mulai hari Sabtu, karena pemimpin wilayah tersebut mengancam untuk mendeklarasikan kemerdekaan. Pemerintah mengatakan akan mengaktifkan Pasal 155 undang-undang . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Kamis, 19 Oktober 2017
SIMULASI
Gangguan Teroris di Kereta,  Berikut Penanganannya ....

Bisnisnews.id-Tangkal teoris di kereta api hari ini, Kamis (19/10/2017) disimulasikan, dengan melibatkan unsur Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Tujuannya, bila terjadi  gangguan, petugas sudah siap, terutama pengamanan . . .
Selengkapnya

 

Opini  -  Kamis, 19 Oktober 2017
Ini kata Jaya Suprana Soal Istilah "PRIBUMI" 

Bisnisnews.id-Soal istilah "pribumi" yang diucapkan satu kali dalam pidato Gubernur DKI Anies R Baswedan menurut seniman dan budayawan, pendiri Pusat Studi Kelirumologi dan Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan Jaya Suprana dalam Opininya . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Kamis, 19 Oktober 2017
KESELAMATAN PENERBANGAN
Insiden AirAsia Indonesia  Dikhawatirkan Memperburuk  Hasil Audit ICAO 

Bisnisnews.id-Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso khawatir, insiden yang dialami pesawat AirAsia Indonesia QZ-535 dalam penerbangan dari Australia ke Bali akan mempengaruhi penilaian tim audit . . .
Selengkapnya

 

Gaya Hidup  -  Kamis, 19 Oktober 2017
RATU DUNIA
Menuju  Miss World 2017

Bisnisnews.id-Miss Indonesia 2017, Achintya Nilsen siap-siap masuk karantia bersama 120 peserta dari negara lain selama empat pekan sebelum menjalani penilaian di malam puncak, Grand Final Miss World 2017 di Sanya Tiongkok, 18 . . .
Selengkapnya