Minggu, 20 Mei 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Metropolitan / Jabodetabek / Berita

KA BANDARA
Sabtu, 13 Mei 2017 14:03 WIB

Integrasi Stasiun Sudirman Harus Dibahas Ulang



Bisnisnews.id - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Elly Adriani Sinaga menegaskan, rencana pembangunan pengoperasian stasiun Sudirman belum terintegrasi dengan moda MRT,  BRT,  dan KRL.

"Perencanaan pembangunan Stasiun Sudirman Baru belum terintegrasi dengan moda lainnya terutama dengan MRT, BRT maupun KRL," jelas Elly Sinaga

Dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/5/2017),Elly mengatakan telah melakukan peninjauan ke lokasi bersama Direktur Sarana Ditjen Perkeretaapian Risal Wasal, terkait rencana pengoperasian Kereta (KA) Bandara rute Stasiun Manggarai-Bandara Soekarno Hatta via Stasiun Sudirman Baru.

Kesimoulan BPTJ mengacu pada rencana penanganan pergerakan orang maupun kendaraan antar moda dimaksud belum bersinergi. Dia  mencontohkan pengelola MRT merencanakan zona pejalan kaki di Jl. Kendal sedangkan di wilayah tersebut PT Railink merencanakan jalur untuk kendaraan keluar masuk Stasiun Sudirman Baru.

Hal yang sama ditemukan juga pada sarana KCJ, dimana jaringan selasar pejalan kaki keluar Stasiun Sudirman tidak tersambung dengan Stasiun Sudirman Baru.

"Ini akan menyulitkan calon penumpang KA Bandara untuk berpindah dari moda KRL," kata Elly Sinaga.

Sementara itu, dari tinjauan yang dilakukan, ditemukan bahwa jarak Stasiun Sudirman Baru dengan Stasiun Karet, sangat dekat, nyaris bersatu serta terdapat perbedaan kondisi yang menyolok antara Stasiun Sudirman Baru dengan Stasiun Karet.

"Kami juga melihat bahwa progress pembangunan stasiun Sudirman Baru serta jalur KA dikhawatirkan tidak memenuhi target pengoperasian yang telah ditetapkan Presiden," tuturnya.

Elly Sinaga, menyarankan agar dilakukan pertemuan, duduk bersama antar stakeholder dalam perencanaan integrasi antar moda, pengaturan jaringan lalu lintas, dan jaringan pejalan kaki di sekitar stasiun (wilayah Dukuh Atas). Menjelang terbangunnya fasilitas integrasi antara moda di wilayah Dukuh Atas, dimana saat ini basic design sedang dikerjakan PT. MRT.

"Demi kemudahan perpindahan orang dari dan ke Stasiun Sudirman, selasar yang ada sekarang sebaiknya diperpanjang dan terhubung dengan selasar Stasiun Sudirman Baru," tutur Elly Sinaga.

Selain itu, akan lebih baik lagi jika Stasiun Karet juga terhubung dengan Stasiun Sudirman Baru, sehingga masyarakat dapat lebih mudah menuju Stasiun Sudirman Baru.(Syam S)

 

Arena  -  Minggu, 20 Mei 2018
INAPGOC
Asian Para Games 2018 Berjalan Aman

Bisnisnews.id – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengingatkan Ketua Umum Panitia Nasional Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC),  Raja Sapta  Oktohari  terkait persiapan keamanan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 20 Mei 2018
KESELAMATAN PENERBANGAN
Runway Bandara Juanda Surabaya Amblas , puluhan Penerbangan Terganggu

Bisnisnews.id - Maskapai Lion Air mengumumkan, pelayanan penerbangan dari bandara Juanda Surabaya kembali normal setelah fasilitas landas pacu (runway) dinyatakan aman (safety) untuk proses lepas landas (take off) dan mendarat . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Minggu, 20 Mei 2018
ASIAN PARA GAMES 2018
Menpora Apresiasi Kerja Keras INAPGOC

Bisnisnews.id – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memberikan apresiasi kepada Panitia Nasional Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC). yang sejak tahun lalu telah menunjukan progress yang menggembirakan. . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 19 Mei 2018
RESOLUSI PBB
AS dan Australia Menolak Penyelidikan Kejahatam Perang Israel Terhadap Palestina

Bisnisnews.id  -  Amerika Serikat  dan Australia menolak dlakukannya resolusi untuk mengirim tim investigasi  menyelididki pelanggaran yang dilakukan Israel di Palestina, khusunya Jalur Gaza. Rapat Dewan Khusus . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 19 Mei 2018
SIDANG OKI
Wapres Jusuf Kalla Desak Hamas dan Fatah Bersatu dan Kompak

Bisnisnews.id - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Hamas dan Fatah bersatu dan mennyelesaikan konflik internal. Dengaan demikian, dukungan negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) secara diplomatis akan semakin memperkuat . . .
Selengkapnya