Kamis, 23 November 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Metropolitan / Jabodetabek / Berita

KA BANDARA
Sabtu, 13 Mei 2017 14:03 WIB

Integrasi Stasiun Sudirman Harus Dibahas Ulang



Bisnisnews.id - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Elly Adriani Sinaga menegaskan, rencana pembangunan pengoperasian stasiun Sudirman belum terintegrasi dengan moda MRT,  BRT,  dan KRL.

"Perencanaan pembangunan Stasiun Sudirman Baru belum terintegrasi dengan moda lainnya terutama dengan MRT, BRT maupun KRL," jelas Elly Sinaga

Dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/5/2017),Elly mengatakan telah melakukan peninjauan ke lokasi bersama Direktur Sarana Ditjen Perkeretaapian Risal Wasal, terkait rencana pengoperasian Kereta (KA) Bandara rute Stasiun Manggarai-Bandara Soekarno Hatta via Stasiun Sudirman Baru.

Kesimoulan BPTJ mengacu pada rencana penanganan pergerakan orang maupun kendaraan antar moda dimaksud belum bersinergi. Dia  mencontohkan pengelola MRT merencanakan zona pejalan kaki di Jl. Kendal sedangkan di wilayah tersebut PT Railink merencanakan jalur untuk kendaraan keluar masuk Stasiun Sudirman Baru.

Hal yang sama ditemukan juga pada sarana KCJ, dimana jaringan selasar pejalan kaki keluar Stasiun Sudirman tidak tersambung dengan Stasiun Sudirman Baru.

"Ini akan menyulitkan calon penumpang KA Bandara untuk berpindah dari moda KRL," kata Elly Sinaga.

Sementara itu, dari tinjauan yang dilakukan, ditemukan bahwa jarak Stasiun Sudirman Baru dengan Stasiun Karet, sangat dekat, nyaris bersatu serta terdapat perbedaan kondisi yang menyolok antara Stasiun Sudirman Baru dengan Stasiun Karet.

"Kami juga melihat bahwa progress pembangunan stasiun Sudirman Baru serta jalur KA dikhawatirkan tidak memenuhi target pengoperasian yang telah ditetapkan Presiden," tuturnya.

Elly Sinaga, menyarankan agar dilakukan pertemuan, duduk bersama antar stakeholder dalam perencanaan integrasi antar moda, pengaturan jaringan lalu lintas, dan jaringan pejalan kaki di sekitar stasiun (wilayah Dukuh Atas). Menjelang terbangunnya fasilitas integrasi antara moda di wilayah Dukuh Atas, dimana saat ini basic design sedang dikerjakan PT. MRT.

"Demi kemudahan perpindahan orang dari dan ke Stasiun Sudirman, selasar yang ada sekarang sebaiknya diperpanjang dan terhubung dengan selasar Stasiun Sudirman Baru," tutur Elly Sinaga.

Selain itu, akan lebih baik lagi jika Stasiun Karet juga terhubung dengan Stasiun Sudirman Baru, sehingga masyarakat dapat lebih mudah menuju Stasiun Sudirman Baru.(Syam S)

Baca Juga

 

Internasional  -  Rabu, 22 November 2017
KECELAKAAN
Delapan Selamat Setelah Pesawat AL AS Jatuh DI Laut Jepang

Bisnisnews.id - Tim penyelamat telah menyelamatkan delapan orang ke tempat yang aman di selatan Jepang setelah sebuah pesawat Angkatan Laut AS dengan 11 orang di kapal jatuh di Laut Filipina. Pasukan Jepang dan Amerika bergegas . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Rabu, 22 November 2017
TERORIS
Pakistan Bebaskan Dalang Serangan Mumbai

Bisnisnews.id - Pengadilan Pakistan pada hari Rabu 22 November memerintahkan pembebasan salah satu dalang dugaan serangan Mumbai 2008 yang menewaskan lebih dari 160 orang, setelah berbulan-bulan AS menekan Islamabad atas dugaan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Rabu, 22 November 2017
ZIMBABWE
Mugabe Keluar, Buaya Pulang Ambil Alih

Bisnisnews.id - Wakil presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa akan terbang pulang pada hari Rabu 22 November untuk mengambil alih kekuasaan setelah pengunduran diri Robert Mugabe yang mengakhiri masa pemerintahan 37 tahun yang otoriter. Dia . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Rabu, 22 November 2017
SERBIA
Dipenjara Seumur Hidup, Penjagal Bosnia Dinyatakan Bersalah Atas Genosida

Bisnisnews.id - Juri PBB pada hari Rabu 22 November menghukum mantan komandan Serbia Bosnia, Ratko Mladic untuk menjalani hukuman penjara seumur hidup setelah menemukannya bersalah melakukan genosida dan kejahatan perang dalam . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Rabu, 22 November 2017
LIBANON
PM Hariri Tidak Jadi Undur Diri

Bisnisnews.id - Perdana Menteri Libanon Saad Hariri mengatakan pada hari Rabu 22 November bahwa dia menangguhkan pengunduran dirinya, sambil menunggu jalan keluar potensial dari sebuah krisis politik yang telah mengguncang negara . . .
Selengkapnya