Rabu, 24 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Metropolitan / Jabodetabek / Berita

KA BANDARA
Sabtu, 13 Mei 2017 14:03 WIB

Integrasi Stasiun Sudirman Harus Dibahas Ulang



Bisnisnews.id - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Elly Adriani Sinaga menegaskan, rencana pembangunan pengoperasian stasiun Sudirman belum terintegrasi dengan moda MRT,  BRT,  dan KRL.

"Perencanaan pembangunan Stasiun Sudirman Baru belum terintegrasi dengan moda lainnya terutama dengan MRT, BRT maupun KRL," jelas Elly Sinaga

Dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/5/2017),Elly mengatakan telah melakukan peninjauan ke lokasi bersama Direktur Sarana Ditjen Perkeretaapian Risal Wasal, terkait rencana pengoperasian Kereta (KA) Bandara rute Stasiun Manggarai-Bandara Soekarno Hatta via Stasiun Sudirman Baru.

Kesimoulan BPTJ mengacu pada rencana penanganan pergerakan orang maupun kendaraan antar moda dimaksud belum bersinergi. Dia  mencontohkan pengelola MRT merencanakan zona pejalan kaki di Jl. Kendal sedangkan di wilayah tersebut PT Railink merencanakan jalur untuk kendaraan keluar masuk Stasiun Sudirman Baru.

Hal yang sama ditemukan juga pada sarana KCJ, dimana jaringan selasar pejalan kaki keluar Stasiun Sudirman tidak tersambung dengan Stasiun Sudirman Baru.

"Ini akan menyulitkan calon penumpang KA Bandara untuk berpindah dari moda KRL," kata Elly Sinaga.

Sementara itu, dari tinjauan yang dilakukan, ditemukan bahwa jarak Stasiun Sudirman Baru dengan Stasiun Karet, sangat dekat, nyaris bersatu serta terdapat perbedaan kondisi yang menyolok antara Stasiun Sudirman Baru dengan Stasiun Karet.

"Kami juga melihat bahwa progress pembangunan stasiun Sudirman Baru serta jalur KA dikhawatirkan tidak memenuhi target pengoperasian yang telah ditetapkan Presiden," tuturnya.

Elly Sinaga, menyarankan agar dilakukan pertemuan, duduk bersama antar stakeholder dalam perencanaan integrasi antar moda, pengaturan jaringan lalu lintas, dan jaringan pejalan kaki di sekitar stasiun (wilayah Dukuh Atas). Menjelang terbangunnya fasilitas integrasi antara moda di wilayah Dukuh Atas, dimana saat ini basic design sedang dikerjakan PT. MRT.

"Demi kemudahan perpindahan orang dari dan ke Stasiun Sudirman, selasar yang ada sekarang sebaiknya diperpanjang dan terhubung dengan selasar Stasiun Sudirman Baru," tutur Elly Sinaga.

Selain itu, akan lebih baik lagi jika Stasiun Karet juga terhubung dengan Stasiun Sudirman Baru, sehingga masyarakat dapat lebih mudah menuju Stasiun Sudirman Baru.(Syam S)

Baca Juga

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
PILKADA
KPK dan Polri Akan Menangkap Pelaku Money Politic

Bisnisnews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polri siap menangkap kandidat yang maju Pilkada menggunakan praktik politik uang untuk mendapatkan dukungan suara. "Kalau Ada kandidat menawarkan uang dalam pemilihan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
KORUPSI
Penyidik KPK Terus Mendalami Kasus Dugaan Korupsi di Dinas PU Papua

Bisnisnews.id - Kasus dugaan korupsi pejabat Dinas PU Papua pada proyek pembangunan jalan Kemiri-Depapre sepanjang 24 km yanng telah menyeret dua tersangka DM dan MK terus didalami Penyidik Komisi pembertasan Korupsi (KPK). Sebanyak . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Rabu, 24 Januari 2018
KEJAHATAN
Seorang Istri Menjual Suaminya Seharga Rp 500 Ribu

Bisnisnews.id - Peristiwa langka, wanita bernisisial VR, warga Jalan Tambak Wedi Baru, Surabaya Jawa Timur menjual suaminya kepada pria hidung belang senilai Rp 500 ribu dengan alasan ekonomi. Transaksi penjualan yang akhirnya . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
BILATERAL
Menko Polhukam Lakukan Pertemuan Dengan Menhan AS

Bisnisnews.id - Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis lakukan pertemuan khusus dengan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
HUBUNGAN INDUSTRIAL
Dirjen Hubud Sikapi Kemelut Manajemen Garuda Vs APG dan Sekarga,

Bisnisnews.id - Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengingatkan para operator penerbangan agar menyelesaikan beragam masalah yang ada di internal perusahaan asal tidak berdampak negatif terhadap keselamatan, . . .
Selengkapnya