Rabu, 18 Oktober 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / / Berita

LINGKUNGAN PANTAI
Selasa, 16 Mei 2017 11:12 WIB

Indonesia Tuan Rumah Marpolex 2017 di Bali



Bisnisnews.id-Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan kembali gelar Regional Marine Polution Exercise (Marpolex) selama tiga hari (15-18 Mei 2017) di Bali.

Agenda dua tahunan yang dilakukan secara bergiliran dengan Philipna ini, diikuti melibatkan Tim Lokal, Tim Daerah dan Tim Nasional. Selain Philipina (Philippine Coast Guard) yang mengirim utusannya dalam kegiatan uji kemampuan penanggulangan pencemaran minyak di laut ini ilaha Jepang (Japan Coast Guard).

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menyebutkan, kegiatan ini menunjukan eksistensi Indonesia sebagai salah satu negara maritim yang memiliki peran penting di kancah Internasional. Khususnya dalam penanggulangan pencemaran tumpahan minyak di laut.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, A.Tonny Budiono menyebutkan, Regional Marpolex saat ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah. Dengan agenda kegiatan meliputi latihan penanggulangan pencemaran minyak dengan skala internasional.

Latihan ini menjadi parameter acuan kemampuan dan kesiapsiagaan nasional dan regional dalam menanggulangi pencemaran minyak di Indonesia dan wilayah sekitarnya.

"Untuk itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus mendukung pelaksanaan Marpolex karena kegiatan ini sangat baik untuk melatih petugas Coast Guard dalam menangani masalah pencemaran laut yang terjadi karena tumpahan minyak. Hal ini selaras dengan slogan dari International Maritim Organization (IMO) yaitu Safe, Secure and Efficient Shipping on Clean Oceans," kata Tonny. 

Menurutnya, Regional Marpolex 2017 ini menggunakan konsep Real-Situation. Yakni pelaksanaan pelatihan dikondisikan sesuai dengan keadaan pada saat terjadi nyata keadaan darurat tumpahan minyak di laut, baik dari segi mekanisme prosedur, alur komando, komunikasi, dan penyampaian informasi serta organisasi operasi. 

"Dengan menggunakan konsep Real-Situation Scenario, diharapkan tujuan utama dari latihan ini dapat tercapai, yaitu melatih dan familiarisasi prosedur, tugas dan aktifitas organisasi operasi penanggulangan keadaan darurat tumpahan minyak di laut sebagai bekal persiapan jika terjadi nyata," jelas Tonny.  (Syam S)


Baca Juga

 

Internasional  -  Rabu, 18 Oktober 2017
Serangan Mematikan  "Drone"  di Pakistan, 26 Pejuang Taliban Tewas

Bisnisnews.id-Serangan pesawat tanpa awak milik Amerika di sebuah kompleks yang digunakan oleh jaringan Haqqani yang bermarkas di Taliban menimbulkan banyak korban. Selasa sore (17/10/2017) dilaporkan, tercatat 26 orang tewas. Serangan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Rabu, 18 Oktober 2017
PENDAPATAN NEGARA
Pariwisata Penyumbang Devisa Terbesar di 2019

Bisnisnews.id-Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan sektor pariwisata Indonesia diproyeksikan menjadi penghasil devisa terbesar pada 2019 dengan nilai mencapai 24 miliar dolar AS melampaui sektor migas dan minyak kelapa sawit . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Rabu, 18 Oktober 2017
Gaya "Unik" Sandiaga Uno di Acara Syukuran  ....

Bisnisnews.id-Keunikan yang dilakukan oleh Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno dalam acara Selametan Jakarta, saat dirinya sengaja mencopot satu per satu atribut pakaian dinas upacara (PDU) yang dikenakannya. Kemudian Sandi memberikan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 17 Oktober 2017
TOL LAUT
KM Sabuk Nusantara 93 Milik Ditjen Hubla Diluncurkan

Bisnisnews.id-Steadfast Marine  selesaikan pembangunan kapal perintis ke tujuh dari 13 kapal pesanan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan. Masing-masing type 1200 GT  dan 2000 GT dengan total . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 17 Oktober 2017
RETORIKA
Korut : Perang Rudal Dapat Dimulai Kapan Saja

Bisnisnews.id - Wakil Duta Besar PBB untuk Korea Utara memperingatkan Senin 16 Oktober bahwa situasi di semenanjung Korea telah mencapai titik sentuh dan perang nuklir dapat terjadi kapan saja. Kim In-ryong mengatakan kepada . . .
Selengkapnya