Kamis, 27 Juli 2017

Home/ Nasional / / Berita

Kamis, 18 Mei 2017 19:52 WIB

Dorong Implementasi AEOI, Presiden Tanda Tangani Akses Ke Rekening


Pidato di KTT G-20, Presiden Jokowi Dorong Implementasi Keterbukaan Informasi Perpajakan (photo: setkab.go.id)

Bisnisnews.id - Presiden Indonesia Joko Widodo telah menandatangani peraturan baru yang memberi otoritas pajak mengakses informasi rekening yang dimiliki lembaga keuangan seperti bank. Persetujuan DPR tertunda atas peraturan baru tersebut.

Peraturan tersebut ditandatangani pekan lalu sebagai bagian dari janji Indonesia untuk mengikuti inisiatif Automatic Exchange of Information (AEOI) yang dipimpin oleh Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan.

Pemerintah menganggap hal ini sangat mendesak agar kantor pajak mendapat akses lebih luas terhadap data keuangan, kata peraturan tersebut. Kegagalan memenuhi komitmen AEOI dapat menyebabkan kerugian signifikan dan mengganggu stabilitas di Indonesia, katanya.

Presiden bisa mengeluarkan peraturan pemerintah pada saat darurat dan menjadi efektif segera, walaupun Parlemen harus berdebat dan memberikan suara pada peraturan tersebut selama pertemuan berikutnya, yang dimulai besok, dan mengubahnya menjadi undang-undang.

Jika DPR tidak mendukung, peraturan itu dicabut.

Peraturan tersebut meminta bank, perusahaan asuransi dan lembaga keuangan lainnya untuk melaporkan informasi klien, termasuk saldo kas dan keuntungan finansial dari aset, sesuai dengan standar internasional, dan kantor pajak harus berbagi informasi dengan pihak berwenang di negara lain.

Kantor pajak juga dapat meminta lembaga keuangan berbagi informasi untuk tujuan pemungutan pajak.

Sebelumnya, berdasarkan undang-undang perlindungan bank dan lembaga keuangan lainnya, kantor pajak harus mengajukan permintaan kepada Otoritas Jasa Keuangan untuk mendapatkan akses ke akun wajib pajak, hanya untuk tujuan penyelidikan.

Ini bisa memakan waktu lebih dari 6 bulan dan memungkinkan orang tersebut menutupi kemungkinan bukti penghindaran pajak, kata petugas pajak.

Peraturan baru tersebut mengikuti kampanye amnesti yang mendorong pembayar pajak menyatakan kekayaan tersembunyi. Hampir 1 juta pembayar pajak mengikuti program tersebut, mengumumkan aset bersih yang sebelumnya disembunyikan sebesar 4.881 triliun rupiah.

"Kami belum siap sebelum amnesti pajak, tapi sekarang sudah memiliki amnesti, kita siap," kata kepala ekonom Bank Central Asia, David Sumual. (marloft)


Baca Juga

 

Internasional  -  Kamis, 27 Juli 2017
PAKET ILLEGAL
Kaleng Kripik Kentang Berisi Ular Cobra Ditemukan Di AS

Tiga ular ular kobra hidup ditemukan di dalam kaleng kentang Bisnisnews.id - Seorang pria asal California ditangkap setelah dalam kaleng kripik kentang yang dikirim kepadanya ternyata berisi tiga ular kobra yang masih hidup. . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 27 Juli 2017
ASIAN GAMES 2018
Kajati DKI Tidak Akan Biarkan Seorang Pun Korupsi Renovasi Asian Games 2018

Kejati DKI Jakarta kembali meninjau proyek renovasi Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Bisnisnews.id - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta Tony Spontana bersama Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 27 Juli 2017
ASIAN GAMES 2018
KPK Akan Sambangi Inasgoc Untuk Cegah Gratifikasi

Ketua Umum Inasgoc Erick Thohir bersama wakilnya, Letjen TNI (Purnawirawan) Sjafrie Sjamsoeddin, menyambangi gedung KPK Bisnisnews.id - Bergulirnya dana triuliunan rupiah untuk penyelenggaraan Asian Games 2018 di Indonesia membuat . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 26 Juli 2017
SEA GAMES 2017
Karate Tidak Gentar Hadapi Persaingan Keras

Karateka Indonesia mendapat modal berharga dari Kejuaraan Asia sebelum berlaga di SEA Games 2017 Bisnisnews.id - Kondisi fisik para karate yang memperkuat Tim Karate Indonesia siap menghadapi persaingan keras pada SEA Games Kuala . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 26 Juli 2017
SEA GAMES 2017
Ski Air Dan Wakeboard Indonesia Intip Kekuatan Lawan

Tim Ski Air Dan Wakeboard Indonesia berangkat menuju Kuala Lumpur, Kamis Bisnisnews.id - Ternyata diam-diam Pengurus Pusat Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia (PP PSAWI) telah memantau Watersport Complex Patra Jaya yang . . .
Selengkapnya