Selasa, 19 September 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Arena / / Berita

ISG IV/2017
Jumat, 19 Mei 2017 04:07 WIB

Bermodal 3+17+17 Medali + 6 Rekornas, Renang Terbang Ke Prancis Dan Budapest


Usai ISG IV/2017, tim renang Indonesia akan mematangkan persiapan ke Prancis dan Budapest

Bisnisnews.id - Puluhan, tepatnya 33, medali berhasil disumbang cabang olahraga renang pada ajang multi event Islamic Solidarity Games 2017 di Baku, Azerbaijan. Di hari kelima, Rabu (17/05/2017) renang menyumbang empat medali perak dan satu perunggu. Total sejak hari pertama, renang telah mengoleksi 3 emas, 17 perak dan 13 perunggu.

"Alhamdulillah secara keseluruhan hasil ISG cukup memuaskan dengan sumbangan 3 emas 17 perak 13 perunggu untuk Indonesia dan 6 rekor nasional baru. Catatan waktu anak-anak menggembirakan dan dalam trend positif, namun masih ada yang harus diperbaiki. Kami segera evaluasi dan menentukan tim inti renang ke SEA Games," papar Wakil Ketua Umum PB PRSI, Harlin E.Rahardjo yang mendampingi tim renang Indonesia di Baku.

Harlin menambahkan, selanjutnya tim inti rencananya akan try out ke Prancis dan sebagian ke Kejuaraan Dunia di Budapest. "Selain untuk mematangkan teknis, juga mengasah mental dan fokus bertanding. Semoga semua berjalan lancar dan tim renang bisa tampil maksimal di SEA Games Malaysia," harapnya.

Di hari kelima, perak berhasil disumbangkan perenang putri Vanessae Evato di nomor 200 meter gaya dada dengan catatan 2 menit 34,28 detik. Emas diraih Gunes 2 menit 27,25 detik dan perunggu Talanova Daria 2 menit 34,53 detik.

Adinda Larasati Dewi juga menyumbang perak di nomor 100 meter gaya kupu-kupu putri dengan catatan 1 menit 02,28 detik. Medali emas direbut Ozkan Aleyna 1 menit 01,43 detik dan perunggu Gizem Bozkurt 1 menit 02,29 detik.

Nomor estafet menyumbang dua perak. Kategori putra nomor 4x100 meter gaya ganti tim Indonesia di peringkat dua dengan waktu 3 menit 43,61 detik. Tim Indonesia beranggotakan Siman Sudartawa, Gagarin Nathaniel Yus, Triady Fauzi dan Raymond. emas dimenangkan Turki dengan waktu 3 menit 40,70 detik dan perunggu Iran 3 menit 48,27 detik.

Perak lainnya, dipersembahkan estafet 4x100 meter gaya ganti putri dengan catatan 4 menit 17,52 detik. Tim Indonesia dihuni Nurul, Vanessae, Adinda, Yosita. Emas dimenangi Turki dengan waktu 4 menit 12,78 detik dan perunggu Azerbaijan dengan 4 menit 34,42 detik.

Sedangkan Ressa Kania Dewi mendapat medali perunggu di nomor 400 meter gaya bebas putri dengan waktu 4 menit 22,81 detik. Emas diperoleh Nefissa dengan 4 menit 21,46 detik dan perak Selen Ozbilen 4 menit 22,01 detik. (Gungde Ariwangsa)

Baca Juga

 

Internasional  -  Selasa, 19 September 2017
SIDANG PBB 72
Buka Sidang, Sekjen PBB Angkat Isu Korut Dan Myanmar

Bisnisnews.id - Kecemasan global tentang perang nuklir berada pada tingkat tertinggi dalam beberapa dekade, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan pada hari Selasa 19 September saat ia membuka pertemuan para pemimpin . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 19 September 2017
PERANG RUDAL
Jepang Sebar Pencegat Rudal Di Jalur Peluncuran Korut

Bisnisnews.id - Jepang pada hari Selasa 19 September memindahkan sistem pertahanan rudal di pulau utara Hokkaido ke sebuah pangkalan dekat rute peluncuran rudal Korea Utara terakhir. Menteri Pertahanan Itsunori Onodera mengatakan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 19 September 2017
INVESTASI ASING
Uni Eropa Peringatkan China : Ekonomi Terbuka Atau Tanggung Resiko

Bisnisnews.id - Kelompok bisnis mendesak China pada hari Selasa 19 September untuk melaksanakan janji-janji keterbukaan ekonominya dan memperingatkan bahwa pergerakan lamban dapat memicu reaksi balik terhadap perdagangan bebas . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 19 September 2017
KRISIS ROHINGYA
Penyelidik PBB Tuntut Akses Penuh Tanpa Batas ke Myanmar

Bisnisnews.id - Penyelidik HAM PBB pada hari Selasa 19 September mengatakan bahwa mereka membutuhkan akses penuh dan tak terbatas ke Myanmar untuk menyelidiki krisis yang sedang berlangsung, namun pemerintah menolak penyelidikan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 19 September 2017
KRISIS ROHINGYA
Akhirnya Angkat Bicara, Suu Kyi Tolak Kritik Dunia

Bisnisnews.id - Aung San Suu Kyi mengatakan pada hari Selasa 19 September bahwa dia tidak takut pada pengawasan dunia atas krisis Rohingya, berjanji untuk menahan pelanggar HAM dan memukimkan kembali beberapa dari 410 ribu Muslim . . .
Selengkapnya