Rabu, 23 Agustus 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Penerbangan / Berita

INDUSTRI
Sabtu, 20 Mei 2017 09:08 WIB

TIACA Dukung Pertumbuhan Kargo Udara Indonesia


Kiri ke kanan: Maria Kristi Endah Murni, Budi Karya Sumadi, Pahala Nugraha Mansury, Boyke Soebroto, dan Vladimir Zubkov (photo: aircargoweek)

Bisnisnews.id - Asosiasi Kargo Udara Internasional (TIACA) akan bekerja sama dengan Asosiasi Maskapai Nasional Indonesia (INACA) dan perusahaan angkutan lainnya di Indonesia untuk mendukung industri angkutan udara di kawasan ini.

Pengumuman tersebut disampaikan pada awal KTT Kargo Udara di Jakarta, yang menyatukan lebih dari 200 pemimpin industri untuk mengeksplorasi peluang, tren dan tantangan terkini di Indonesia.

Sekretaris Jenderal TIACA, Vladimir Zubkov bergabung dengan ketua penerbangan kargo INACA, Boyke Soebroto, yang juga presiden dan CEO Cardig Air, dan direktur kargo Garuda, Sigit Muhartono, untuk menjalin kerja sama.

Zubkov mengatakan bahwa Indonesia memiliki komunitas kargo udara yang sedang berkembang dan TIACA akan bekerja sama dengan industri ini untuk membantu pertumbuhannya.

Dia mengatakan, "TIACA berfokus pada pertumbuhan keanggotaan di wilayah ini dan kami senang bertemu dengan rekan kami di sini untuk menemukan cara menjangkau komunitas kargo udara yang sedang berkembang."

Zubkov, yang merupakan satu dari 20 pemimpin industri, berbagi wawasan dan keahlian untuk mengeksplorasi isu-isu termasuk menggunakan data cerdas, masa depan pesawat kargo tak berawak, menciptakan pusat kargo udara kelas dunia dan memperbarui undang-undang keamanan.

Ia menambahkan, "Kami fokus membantu Industri untuk memperbaiki dan memiliki sejumlah inisiatif seputar kualitas dan e-freight yang akan kita bagikan dengan rekan-rekan di Indonesia. "

Sigit mengatakan, "Kami berharap dapat berkolaborasi baik dengan anggota industri yang memiliki visi sama mengenai keunggulan operasional, terutama dalam hal keandalan dan kualitas, dan yang terpenting, bekerja sama dengan TIACA untuk membangun industri ini."

Produk domestik bruto Indonesia tumbuh sekitar 5,6 persen pada tahun 2016 dan sektor angkutan udara meningkat 3,5 persen, berkat meningkatnya permintaan konsumen untuk barang impor. (Syam S)


Baca Juga

 

Industri  -  Selasa, 22 Agustus 2017
WONDERFUL INDONESIA
AP I : Biaya Pendaratan Gratis, Labuan Bajo Siap Diakuisisi

Bisnisnews.id - Operator bandara PT Angkasa Pura (AP) I telah mengeluarkan kebijakan baru, biaya pendaratan gratis untuk maskapai yang membuka atau menambahkan rute baru ke wilayah Jawa Timur. Selain itu, AP I berencana mengakuisisi . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 22 Agustus 2017
TAKSI ONLINE
Diputuskan Ilegal, MA Batalkan Peraturan Kenaikan Tarif

Bisnisnews.id - Mahkamah Agung telah memutuskan bahwa tarif yang diberlakukan oleh pemerintah bulan lalu atas layanan taksi online dinilai menghambat kompetisi. Kementerian Perhubungan memperkenalkan tarif minimum dan maksimum . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 22 Agustus 2017
KECELAKAAN KAPAL
Jenazah Marinir AS Ditemukan 

Bisnisnews.id - Jenazah telah ditemukan dalam pencarian 10 pelaut AS yang hilang setelah kapal mereka bertabrakan dengan sebuah kapal tanker di dekat Singapura, kata angkatan laut AS. Penemuan itu terjadi ketika para penyelam . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 22 Agustus 2017
AUSTRALIA
Rencana Pemboman Etihad Dengan Boneka Barbie Terbongkar

Bisnisnews.id - Menteri dalam negeri Libanon mengklaim teroris mencoba meledakkan penerbangan dari Australia dengan bom tersembunyi di boneka Barbie dan penggiling daging. Dia mengatakan Amer Khayyat berencana untuk meledakkan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 22 Agustus 2017
INAPORTNET
Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Terapkan Sistem Layanan Online

Bisnisnews.id-Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Jawa Tengah, hari ini (Selasa 22/8/2017) menerapkan sistem layanan kapal secara online melalui jaringan Inaportnet, yang sebelumnya juga telah dilakukan di  Pelabuhan Makassar, . . .
Selengkapnya