Senin, 22 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Gaya Hidup / / Berita

UNIK
Jumat, 02 Juni 2017 11:37 WIB

Gugat Cerai Istri "Mantan Guru" Dengan Alasan Pernah Diperkosa Saat Usia 12 Tahun 


Vili Fualaau (kanan) kini 33 tahun, menggugat istri yang juga mantan guru sekolahnya Mary Kay yang kini berusia 55 tahun. Foto: bbc.com

Bisnisnews.id-Ini terjadi di Wahsington Amerika Serikat, seorang suami, Vili Fualaau (33) menggugat cerai istrinya Mary Kay Fualaau (55) yang juga mantan gurunya, karena hubungan sek yang pernah dilakukannya saat usianya baru 12 tahun adalah kejahatan.

Di luar negeri, seks di bawah 17 tahun termasuk kejahatan, terlebih dilakukan wanita lebih tua ke anak di bawah umur. Ini juga yang menjadi dasar gugatan Villi Fualaau kepada istrinya, Mary Kay Fualaau yang kini sudah berusia 55 tahun. 

Ini kisah keretakan rumah tangga pasangan beda usia akan berakhir setelah 12 tahun diarunginya, dalam susah dan senang. Karena  istrinya, Marry semlat dua kali masuk enjara  karena berhubungan badan dengan Villi.

Hubungan dua manusia ini terjalin saat Fualaau masih bersekolah tingkat enam di Seattle pada 1996. Mary adalah guru Fualaau. Setahun berhubungan badan, Mary dipenjara karena hamil, hasil hubungannya dengan Fualaau. Mary dianggap melakukan pemerkosaan tingkat kedua pada waktu itu.

Mary divonis enam bulan penjara namun kemudian dikurangi menjadi tiga bulan, karena selama kondisi tersebut dia tak lagi berhubungan dengan mantan muridnya itu. Tetapi menjelang hari pembebasan, keduanya kembali tertangkap melakukan hubungan badan yang membuat Mary harus mendekam di penjara lebih lama, tujuh tahun.

Mary melahirkan anak kedua di penjara hasil hubungannya dengan Fualaau. Mary kemudian melangsungkan pernikahan diam-diam saat berumur 34 tahun pada 2005 silam.

Namun 12 tahun setelah pernikahan yang penuh kisah perjuangan, konyol dan tak biasa itu, keduanya diambang kehancuran setelah Fualaau mengajukan gugatan cerai. Tak dijelaskan alasan utama Fualaau melayangkan gugatan cerainya, seperti dikutip dari BBC, Kamis (1/6/2017). Mary sejauh ini juga menolak memberikan komentar atas isu tersebut. (Syam S)


Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
DEMONSTRASI
PBB : Anti Presiden, Enam Tewas Di Kongo

Bisnisnews.id - Enam orang tewas di Republik Demokratik Kongo pada hari Minggu 21 Januari, kata PBB, karena pihak berwenang melarang demonstrasi terhadap Presiden Joseph Kabila. Saksi mata mengatakan pasukan keamanan melepaskan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 21 Januari 2018
PROYEK CHANGI
Singapura Kenakan Pajak Tambahan Kepada Penumpang

Bisnisnews.id - Otoritas penerbangan sipil Singapura(CAAS)  berencana akan menaikan pajak 10 -15 dolar Singapura kepada para penumpang dari dan ke bandara Changi. Dana tambahan tersebut akan digunakan untuk membiayai perluasan . . .
Selengkapnya

 

Regulasi  -  Minggu, 21 Januari 2018
REGULASI
Sertifikasi Kapal Wajib Mencantumkan Bahasa Indonesia

Bisnisnews.id - Mulai 1 Februari 2018 Sertifikat Garis Muat Kapal berbendera Indonesia yang dikeluarkan Badan Klasifikasi Nasional maupun Asing, wajib mencantumkan format berbahasa Indonesia. Direktur Perkapalan dan Kepelautan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 21 Januari 2018
MINYAK DUNIA
Arab Saudi Serukan Perpanjang Pemangkasan Produksi

Bisnisnews.id - Arab Saudi menyerukan hari Minggu 21 Januari untuk memperpanjang kerjasama antara produsen OPEC dan non-OPEC sampai lewat dari 2018. Seruan tersebut datang setelah harga minyak mencapai 70 dolar per barel berkat . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 21 Januari 2018
SERANGAN KABUL
Taliban Serang Hotel Intercontinental, Enam Tewas

Bisnisnews.id - Orang-orang bersenjata menyerbu sebuah hotel mewah di Kabul dan membunuh setidaknya 6 orang dalam pertempuran 12 jam yang membuat sebagian bangunan terbakar. Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan di . . .
Selengkapnya