Rabu, 26 Juli 2017

Home/ Nasional / Hankam / Berita

Selasa, 13 Juni 2017 13:03 WIB

ISIS Di Indonesia Belum Aktif


Sejumlah anggota Sapol PP Sukoharjo menghapus gaffiti ISIS di kawasan Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Selasa (5/8/2014). (Photo: Iskandar/JIBI/Solopos)

Bisnisnesws.id - Radikalisme telah menyebar ke hampir semua provinsi di Indonesia dan keamanan ditingkatkan di daerah perbatasan Sulawesi, di tengah pengepungan yang sedang berlangsung di kota Marawi, Filipina Selatan, kata pejabat TNI

"Hampir di semua provinsi di Indonesia, kecuali di Papua, ada sel-sel ISIS yang tertidur," kepala Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan di sebuah forum yang dihadiri oleh media pada Senin malam (12/6/2017).

Anggota ISIS ini telah mengalami radikalisasi namun belum aktif. Mereka mungkin akan bertindak saat ada pemicu, ia memperingatkan. 

Jenderal Angkatan Darat, Ganip Warsito yang mengawasi Sulawesi dan perbatasan Filipina, mengatakan bahwa warga bisa terbuka untuk melindungi ISIS yang melarikan diri dari Filipina, jika ada di antara mereka yang berhasil menyeberang ke Indonesia.

Jenderal Ganip mengatakan bahwa keamanan telah ditingkatkan untuk mengantisipasi kemenangan militer Filipina terhadap militan yang kalah dalam pertempuran di Marawi.

"Jika Filipina menang, Indonesia akan mendapat dampak dari militan yang kalah. Namun jika Filipina kalah, Mindanao akan menjadi basis ISIS regional yang mengancam Indonesia," katanya.

Hal ini telah mendorong militer Indonesia untuk mendirikan lebih banyak pangkalan militer, yang dikenal sebagai Kodim, di daerah terpencil di perbatasan, tambahnya.

Jenderal Ganip mengatakan operasi pertahanan intelijen dan teritorial di sekitar perbatasan dengan Filipina belum memberikan indikasi adanya militan yang telah menyeberang dan militer Indonesia berusaha untuk mempertahankan seperti itu.

Sebagai bagian dari peningkatan keamanan, penguatan dikirim ke semua pulau lain di daerah tersebut yang dianggap berpotensi digunakan dalam rute pelarian.

"Semua pulau yang merupakan target potensial untuk infiltrasi, kami telah mengirim pasukan ke sana. Pulau-pulau tersebut termasuk Matutuang dan Kawio," kata Ganip.

Tapi karena wilayah perbatasan dengan Filipina adalah jalur perdagangan tradisional, militan mungkin berusaha menyeberang ke Indonesia dengan bantuan pedagang. Jenderal Ganip mengatakan militer berusaha mencegah hal ini terjadi. (marloft)


Baca Juga

 

Nasional  -  Rabu, 26 Juli 2017
IKLIM INVESTASI
Bank Dunia Minta Pemerintah Kurangi Hak Istimewa BUMN 

Bisnisnews.id - Bank Dunia meminta Indonesia memperbaiki iklim investasinya untuk menarik lebih banyak investasi ke dalam pembangunan infrastruktur. Saran yang diberikan bagi pemerintah cukup banyak, salah satunya adalah mengurangi . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Rabu, 26 Juli 2017
INDUSTRIAL
Regulator dan Pengguna Jasa Gelisah Hadapi Rencana Aksi Mogok SP JICT

Bisnisnews.id-Ancaman mogok massal para pekerja pelabuhan di Tanjung Priok yang diinisiasi Serikat Pekerja Jakarta International Countainer terminal (SP-JICT) membuat gundah para pelaku usaha dan pemerintah. Pasalnya, bila benar . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Rabu, 26 Juli 2017
NILAI TUKAR
Rupiah Makin Tersudut di Level 13. 322 dan Resisten 13.297

Bisnisnews.id-Nilai tukar Rupiah makin tersudut dengan terus menguatnya dolar AS. Prgerakan nilai tukar Rupiah diperkirakan berada pada level support 13.322 dan resisten 13.297. Walau terlihat masih lebih baik dari sebelumnya, . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 26 Juli 2017
ASIAN GAMES 2018
 Komisi X  DPR RI Tetap Minta INASGOC Transparan

Bisnisnews.id - Komisi X DPR-RI menyetujui usulan anggaran dana triwulan kedua sebesar Rp1,5 triliun yang diajukan panitia pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) untuk persiapan penyelenggaraan Asian Games Jakarta-Palembang 2018. "Ya, . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Rabu, 26 Juli 2017
KERJA SAMA
Indonesia Tuan Rumah Konferensi Menteri Pendidikan Se-Asia Tenggara

49th SEAMEO Council Conference membahas tujuh prioritas bidang pendidikan Bisnisnews.id – Kemendikbud Indonesia menjadi tuan rumah dalam Konferensi Tingkat Menteri Pendidikan Asia Tenggara ke-49 atau 49th SEAMEO Council . . .
Selengkapnya