Minggu, 22 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / / Berita

KETEGANGAN DIPLOMATIK
Senin, 19 Juni 2017 16:59 WIB

Delegasi Korea Utara Dirampok Amerika Serikat


Orang-orang menunggu di Bandara JFK.

Bisnisnews.id - Korea Utara mengatakan delegasinya yang dikirim ke konferensi PBB di New York benar-benar dirampok oleh pihak berwenang AS saat mereka mencoba meninggalkan Bandara Internasional John F. Kennedy (JKF) pada hari Jumat (16/6/2017).

Dalam laporan yang diterbitkan pada hari Minggu (18/6/2017), Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) milik Pyongyang menuduh petugas Departemen Keamanan Dalam Negeri AS dan polisi bandara mengambil sebuah paket diplomatik dari delegasi tersebut, yang menurutnya berisi sertifikat kurir diplomatik yang valid.

KCNA menyebut insiden tersebut sebagai tindakan provokasi ilegal dan kejam, dan menambahkan bahwa otoritas AS berperilaku seperti gangster.

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS mengkonfirmasi bahwa tiga warga Korea Utara memang dikonfrontasi di bandara JFK, namun mengatakan bahwa mereka tidak memiliki status diplomatik.

"Menurut Departemen Luar Negeri AS, warga tersebut bukanlah anggota Korea Utara yang terakreditasi untuk PBB dan tidak memiliki hak untuk mendapatkan kekebalan diplomatik. Paket yang dimaksud tidak memiliki perlindungan inspeksi diplomatik," Keamanan Dalam Negeri (DHS) mengatakan.

"DHS menyita beberapa item media dan paket dari tiap individu. Pada saat itu orang-orang Korea Utara berusaha secara fisik mengambil barang-barang tersebut namun dicegah oleh perwira DHS. Agresi yang dilaporkan justru dimulai oleh orang Korea Utara," kata pernyataan tersebut dikutip dari CNN.

Korea Utara tidak ditahan oleh pihak berwenang AS namun menolak untuk menerbangkan pesawat mereka dari bandara JFK, kata pernyataan DHS tersebut.

KCNA mengatakan Korea Utara menganggap insiden JFK sebagai contoh terbaru permusuhan AS terhadapnya.

"Tindakan Amerika Serikat ini berfungsi sebagai akun grafis yang memberitahu dunia betapa sembrono dan tercela kebijakan bermusuhan AS terhadap (Korea Utara)," kata laporan KCNA.

"AS harus merenungkan tindakan sembrono dan menyadari sepenuhnya konsekuensi serius yang harus diikuti," katanya.

Insiden tersebut juga terjadi beberapa hari setelah Korea Utara membebaskan tahanan AS Otto Warmbier setelah 17 bulan ditahan. Dia dijatuhi hukuman kerja keras tahun lalu sampai 15 tahun dengan tuduhan bahwa dia mencoba mencuri spanduk dengan slogan politik dari hotelnya di Pyongyang.

Sekembalinya ke AS minggu lalu, para dokter mengatakan bahwa mantan mahasiswa berusia 22 tahun itu berada dalam koma.

Korea Utara mengatakan bahwa dia telah mengidap botulisme sebelum mengalami koma, namun dokter AS mengatakan tidak ada bukti tentang hal itu. (marloft)


Baca Juga

 

Industri  -  Sabtu, 21 April 2018
PESAWAT DELAY
Berikut Penjelasan Lion Group Soal Keterlambatan Puluhan Penerbangannya

Bisnisnews.id -   Puluhan penerbangan  Lion Air Group Sabtu (21/4/201) memgalami keterlambatan  (delayed) dari dan ke Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatera Selatan (PLM) . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Jumat, 20 April 2018
BOLA
Wenger Akhirnya Tinggalkan Kursi Kepelatihan Arsenal

Bisnisnews.id – Pelatih berkebangsaan Perancis Arsene Wenger akhirnya memutuskan untuk mengakhiri karir panjangnya bersama Arsenal saat musim 2017/2018 resmi ditutup.   Sebelumnya para fans The Gunners memang sudah . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Jumat, 20 April 2018
DESTINASI WISATA
Pelabuhan Heritage Sunda Kelapa Kini Menjadi Pangkalan Pasir

Bisnisnews.id -  Sunda Kelapa sebagai pelabuhan warisan budaya (heritage) yang diusung Gubernur DKI Jakarta Anies Bawedan sebagai daerah kunjungan wisatawan banyak dikeluhkan masyarakat. Kondisinya menjadi tidak terawat dan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ASIAN GAMES
Delegasi China Taipei Apresiasi Kerja Keras INASGOC

Bisnisnews.id – National Olympic Committee (NOC) China Taipei melakukan kunjungan ke Indoensia selama lima hari terhitung dari tanggal 15-20 April. Hal tersebut guna melihat persiapan Kota Jakarta dan Palembang selaku tuan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
MUNASLUB
KONI Tentukan Tuan Rumah PON 2024

Bisnisnews.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat akan menyelenggarakan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) yang di laksanakan pada tanggal 24-25 April 2018 di Hotek Bidakara, Jakarta.   Adapun . . .
Selengkapnya