Senin, 25 September 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Kesra / Berita

SEPAKAT
Minggu, 02 Juli 2017 12:45 WIB

Merubah Wajah Penyamun Terminal Rajabasa


Sugihardjo saat melakukan kunjungan kerja ke terminal Rajabasa Lampung (fotoBN/ist)

Bisnisnews.id-Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Sugiardjo mengatakan, pihaknya telah sepakat dengan Komite II Dewan Pimpinam Daerah (DPD) Provinsi Lampung meningkatkan image Terminal Rajabasa menjadi lebih baik.

Catatan Bisnisnews.id, terminal Rajabasa adalah satu dari sekian banyaknya terminal bus di Sumatera  yang paling menyeramkan. Masuk terminal itu sama seperti masuk sarang penyamun.

Mulai dari sebagian besar pedagang asongannya, calo tiket bus, pencopet dan penjahat kambuhan lainnya seperti kompakan saling mendukung satu sama lain. Artinya, secara umum penumpang dari luar kota yang masuk ke terminal itu harus ekstra hati-hati dan kerap diselimuti rasa ketakutan.

Masyarakat, terutama pengguna jasa transoortasi umum tujuan Lampung dan Sumatera Selatan berharap banyak rencana itu benar-benar terwujud dan segera direalisasikan. Sehingga tidak ada lagi rasa ketakutan tiap kali transit ke terminal itu.

Sugiharjo dalam keterangan tertulisnya, yang diterima Bisnisnews.id Minggu (2/7/2017) berharap kedepannya kualitas pelayanan terminal itu dapat  lebih aman dan nyaman.

"Kemenhub dan Pak Anang Prihantoro, anggota Komite II DPD Provinsi Lampung sama-sama sepakat ke depannya untuk meningkatkan image Terminal Rajabasa menjadi lebih baik," tegas Jojo, sapaan akrab Sugihardjo usai nengunjungi terminal Rajabasa Lampung untuk memantau kegiatan arus balik mudik kebaran.

Dalam kunjungannya Jojo mengatakan selama periode angkutan Lebaran seluruh moda angkutan penumpang baik udara, laut, dan kereta mengalami kenaikan tapi di moda bus mengalami penurunan. Menurutnya, untuk memperbaiki hal tersebut perlu dilakukan perubahan terhadap standar kualitas dan wajah terminal.

"Salah satu yang menjadi bahan evaluasi kami adalah bagaimana meningkatkan standar kualitas layanan di terminal bus. Kalau kita pakai contoh yang sederhana saja adalah bagaimana kita bisa merubah wajah pelayanan di terminal seperti di stasiun kereta," jelasny.

Dukatakan, bicara pelayanan seluruh simpulnya harus setara.Jika salah satu bagus satunya tidak bagus, maka itu artinya tidak  itu tidak berarti apa-apa.

"Dulu di stasiun kereta juga seperti itu, sangat semrawut, orang masuk kereta tidak pakai tiket, orang naik di atas kereta tapi sekarang bisa tertib. Ini yang menjadi harapan bahwa kita akan menuju ke sana. Terminal bus harus bisa seperti stasiun kereta," kata Jojo.

Hal juga disampaikan Anang. Dia berharap setelah Terminal Rajabasa pengelolaannya sepenuhnya oleh Kementerian Perhubungan maka diharapkan akan terdapat peningkatan kualitas pelayanan dan pembangunan sarana prasarana terminal yang lebih baik.

"Pengelolaan terminal dapat seperti di bandara dan stasiun kereta api serta dapat diterapkan pembelian tiket dengan sistem online,"jelas Anang. (Syam S)







Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 25 September 2017
TRAGEDI KEMANUSIAAN
Memberi Makan Ribuan Pengungsi,  Bangladesh Berharap Bantuan Internasional

Bisnisnews.id-Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi, Filippo Grandi mengatakan, saat ini Bangladesh sangat membutuhkan bantuan internasional, untuk memberi makan dan melindungi 436.000 orang Rohingya yang telah meninggalkan Myanmar . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 24 September 2017
AIRNAV INDONESIA
Gunung Agung Status AWAS, Sejumlah Penerbangan ke Bali Akan Dialihkan 

Bisnisnews.id-Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Airnav Indonesia) akan mengalihkan sejumlah rute penerbangan tujuan bandara I Gusti Ngurahrai Bali ke sejumlah bandara, menyusul ancaman letusan . . .
Selengkapnya

 

Opini  -  Minggu, 24 September 2017
Nobar Pertandingan  KPK Vs DPR,  Makin Tegang ....

Oleh: Baba Makmun Penulis adalah wartawan senior, tinggal di kawasan Pejaten Timur Jaksel. Bisnisnews.id-Ibarat tengah nonton bareng (nobar) pertandingan sepakbola, 'duel' Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) lawan Komisi Pemberantasan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 24 September 2017
SATWA LANGKA
Tiongkok  Pinjamkan  Giant Panda ke  Indonesia Untuk Dikembangbiakan

Bisnisnews.id-Tiongkok pinjamkan sepasang satwa Giant Panda kepada pemerintah Indonesia untuk dikembangbiakan di Taman Safari Indonesia. Giant Panda merupakan salah satu satwa kategori Appendix I CITES yang merupakan satwa endemik . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 24 September 2017
TES RUDAL
AS Tuduh Iran Dan Korut Kerjasama Kembangkan Nuklir

Bisnisnews.id - Presiden Trump menuduh Iran berkolaborasi dengan Korea Utara untuk memperkuat teknologi rudal mereka dalam tweet-nya pada Sabtu 23 Agustus, mengkritik kesepakatan nuklir 2015 antara AS, Iran dan lima negara kuat . . .
Selengkapnya