Jumat, 28 Juli 2017

Home/ Nasional / Kesra / Berita

Minggu, 02 Juli 2017 12:45 WIB

Merubah Wajah Penyamun Terminal Rajabasa


Sugihardjo saat melakukan kunjungan kerja ke terminal Rajabasa Lampung (fotoBN/ist)

Bisnisnews.id-Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Sugiardjo mengatakan, pihaknya telah sepakat dengan Komite II Dewan Pimpinam Daerah (DPD) Provinsi Lampung meningkatkan image Terminal Rajabasa menjadi lebih baik.

Catatan Bisnisnews.id, terminal Rajabasa adalah satu dari sekian banyaknya terminal bus di Sumatera  yang paling menyeramkan. Masuk terminal itu sama seperti masuk sarang penyamun.

Mulai dari sebagian besar pedagang asongannya, calo tiket bus, pencopet dan penjahat kambuhan lainnya seperti kompakan saling mendukung satu sama lain. Artinya, secara umum penumpang dari luar kota yang masuk ke terminal itu harus ekstra hati-hati dan kerap diselimuti rasa ketakutan.

Masyarakat, terutama pengguna jasa transoortasi umum tujuan Lampung dan Sumatera Selatan berharap banyak rencana itu benar-benar terwujud dan segera direalisasikan. Sehingga tidak ada lagi rasa ketakutan tiap kali transit ke terminal itu.

Sugiharjo dalam keterangan tertulisnya, yang diterima Bisnisnews.id Minggu (2/7/2017) berharap kedepannya kualitas pelayanan terminal itu dapat  lebih aman dan nyaman.

"Kemenhub dan Pak Anang Prihantoro, anggota Komite II DPD Provinsi Lampung sama-sama sepakat ke depannya untuk meningkatkan image Terminal Rajabasa menjadi lebih baik," tegas Jojo, sapaan akrab Sugihardjo usai nengunjungi terminal Rajabasa Lampung untuk memantau kegiatan arus balik mudik kebaran.

Dalam kunjungannya Jojo mengatakan selama periode angkutan Lebaran seluruh moda angkutan penumpang baik udara, laut, dan kereta mengalami kenaikan tapi di moda bus mengalami penurunan. Menurutnya, untuk memperbaiki hal tersebut perlu dilakukan perubahan terhadap standar kualitas dan wajah terminal.

"Salah satu yang menjadi bahan evaluasi kami adalah bagaimana meningkatkan standar kualitas layanan di terminal bus. Kalau kita pakai contoh yang sederhana saja adalah bagaimana kita bisa merubah wajah pelayanan di terminal seperti di stasiun kereta," jelasny.

Dukatakan, bicara pelayanan seluruh simpulnya harus setara.Jika salah satu bagus satunya tidak bagus, maka itu artinya tidak  itu tidak berarti apa-apa.

"Dulu di stasiun kereta juga seperti itu, sangat semrawut, orang masuk kereta tidak pakai tiket, orang naik di atas kereta tapi sekarang bisa tertib. Ini yang menjadi harapan bahwa kita akan menuju ke sana. Terminal bus harus bisa seperti stasiun kereta," kata Jojo.

Hal juga disampaikan Anang. Dia berharap setelah Terminal Rajabasa pengelolaannya sepenuhnya oleh Kementerian Perhubungan maka diharapkan akan terdapat peningkatan kualitas pelayanan dan pembangunan sarana prasarana terminal yang lebih baik.

"Pengelolaan terminal dapat seperti di bandara dan stasiun kereta api serta dapat diterapkan pembelian tiket dengan sistem online,"jelas Anang. (Syam S)







Baca Juga

 

Industri  -  Jumat, 28 Juli 2017
LAPORAN KEUANGAN
Kinerja Dua Maskapai Alami Penurunan

Bisnisnews.id - Maskapai penerbangan Singapore Airlines (SIA) melaporkan penurunan laba bersih 8,6 persen untuk kuartal pertama tahun buku 2017-18 dibandingkan tahun lalu, katanya dalam rilis berita pada hari Kamis (27/7/2017). . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Kamis, 27 Juli 2017
KIM JONG NAM
Dua Tersangka Akan Mengaku Tidak Bersalah

Bisnisnews.id - Dua wanita yang dituduh meracuni saudara pemimpin Korea Utara di bandara akan mengaku tidak bersalah saat berada di pengadilan Malaysia pada hari Jumat 28 Juli, kata pengacara mereka. Warga Indonesia, Siti Aisyah . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Kamis, 27 Juli 2017
HUB INTERNASIONAL
Lomba Hub Global, Bandara Singapura dan Hong Kong Terancam

Bisnisnews.id - Selama beberapa dekade, Singapura dan Hong Kong telah menjadi titik transit utama yang menghubungkan wisatawan Asia ke dan dari seluruh dunia. Tapi sekarang, banyaknya bandara hub internasional di Asia yang melakukan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Kamis, 27 Juli 2017
E COMMERCE
Amazon Masuki Asia Tenggara, Dimulai Dari Singapura

Bisnisnews.id - Amazon meluncurkan layanan pengiriman ekspres di Singapura pada hari Kamis 27 Juli, raksasa ritel online AS pertama ke Asia Tenggara dan menempatkannya dalam persaingan langsung dengan Alibaba China. Aplikasi . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Kamis, 27 Juli 2017
STRATEGI MASKAPAI
Miliki 12 Anak Perusahaan, AirAsia Akan Konsolidasi Jadi One AirAsia

Bisnisnews.id - CEO AirAsia, Tony Fernandes telah mengatakan bahwa dia ingin mengintegrasikan semua operasi maskapai tersebut ke dalam satu entitas penerbangan tunggal. "Saya mencoba menyatukan AirAsia menjadi satu maskapai menjadi . . .
Selengkapnya