Sabtu, 18 November 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Kesra / Berita

PENGANGGURAN
Senin, 03 Juli 2017 15:15 WIB

PHK Terus Terjadi, Pemerintah Tegur Freeport Indonesia


Serikat Pekerja Freeport Indonesia mendesak pemerintah menengahi perselisihan antara karyawan dan manajemen setelah PHK 840 karyawan Freeport (15/5/2017) (photo: Tempo)

Bisnisnews.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah mengirim surat peringatan kepada PT Freeport Indonesia setelah memecat 4 ribu karyawan.

PHK tersebut terjadi setelah pemogokan pekerja Freeport Indonesia yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dari 1 Mei sampai 16 Juni di Kabupaten Mimika, Papua.

Kementerian tersebut telah menuntut agar Freeport Indonesia bertindak sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan, kata direktur jenderal pertambangan batu bara, Bambang Gatot Ariyono.

"Kami telah memperingatkan Freeport untuk mematuhi undang-undang saat memberhentikan pegawai," kata Bambang seperti dikutip tribunnews.com (2/7/2017).

Secara terpisah, Freeport mengklaim telah mengikuti peraturan saat memberhentikan para karyawannya.

"Kami mengambil tindakan sesuai dengan pedoman dan undang-undang tentang hubungan industrial," kata juru bicara Freeport Indonesia, Riza Pratama.

Perusahaan tersebut, misalnya, meminta karyawan mogok untuk kembali bekerja, kata Riza, menambahkan bahwa undang-undang mengizinkan perusahaan untuk menghentikan karyawan yang tidak hadir dan mengabaikan panggilan perusahaan selama lima hari berturut-turut.

Freeport mengatakan perusahaan tidak akan membayar kompensasi kepada karyawan yang diberhentikan.

Freeport Indonesia juga memangkas 2 ribu karyawan pada bulan Februari 2017 untuk efisiensi perusahaan. Para karyawan juga ditawarkan paket pensiun dini dan cuti. 

Ribuan pekerja tambang di unit Freeport-McMoRan Inc Indonesia memperpanjang pemogokan mereka untuk satu bulan lagi untuk protes PHK, kata seorang pejabat serikat pekerja (21/6/2017).

"Hingga 6 ribu pekerja akan tetap mogok," kata hubungan industrial serikat pekerja Freeport Indonesia, kata Tri Puspital kepada Reuters.

Pekerja memulai pemogokan pada bulan Mei 2017 setelah Freeport memberhentikan sekitar 10 persen karyawannya, sementara penambang tersebut menegosiasikan izin pertambangan baru dengan pemerintah. (marloft)


Baca Juga

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
DOPING
WADA Tetap Suspensi Rusia

Bisnisnews.id - Badan Anti-Doping Dunia tetap suspensi sementara Rusia pada hari Kamis (16/11/2017), meningkatkan kemungkinan larangan untuk ikut pada Olimpiade Musim Dingin Februari di Pyeongchang. Pertemuan Dewan WADA di Seoul . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 18 November 2017
LIBANON
Tuduh Saudi Tahan PM, Hariri Lakukan Perjalanan Ke Prancis

Bisnisnews.id - Perdana Menteri Libanon Saad Hariri akan berkunjung ke Prancis dalam beberapa hari mendatang, sebuah sumber kepresidenan Prancis mengatakan pada hari Rabu (15/11/2017), setelah Beirut menuduh Arab Saudi menahannya . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Jumat, 17 November 2017
INFRASTRUKTUR
KEMENKEU: Tiga Sumber Pendanaan Pembangunan

Bisnisnews.id -  Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan sumber pembiayaan infrastruktur nasional bukan melulu bertumpu pada APBN namun juga dari BUMN dan swasta.  Diperlukan inovasi pembiayaan agar publik bisa . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Jumat, 17 November 2017
POLITIK
Inggris Dukung Papua Tetap Bagian NKRI

Bisnisnews.id - Pemerintah Inggris mendukung wilayah Papua dan Papua Barat tetap berada dalam kesatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Duta besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik, di Sorong, Kamis, mengatakan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Jumat, 17 November 2017
KUDETA
Sang Istri Grace, Pemicu Jatuhnya Robert Mugabe

Bisnisnews.id - Presiden tertua di dunia, Robert Mugabe akhirnya turun tahta juga setelah militer mengambil alih kekuasaan secara paksa dan langsung mengendalikan pemeritahan Zinbabwe. Sedangkan Mugabe dan keluarganya dijamin . . .
Selengkapnya