Senin, 25 September 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Hankam / Berita

TERORIS
Selasa, 04 Juli 2017 21:34 WIB

Polisi Terima Ancaman, Jakarta Akan Diubah Jadi Marawi


Surat anonim dikirim ke pos polisi Kebayoran Lama (Foto: kepolisian Indonesia)

Bisnisnews.id - Polsek Kebayoran Lama Jakarta Selatan mendapat ancaman teror pada Selasa (4/7/2017) dalam bentuk surat dengan pesan mengancam ke polisi, militer dan agensi lainnya.

Surat tulisan tangan yang ditinggalkan di depan Markas Besar Kebayoran Lama oleh seorang yang tidak dikenal, juga berisi sebuah pesan yang mengancam akan mengubah Jakarta menjadi Marawi, kota selatan Filipina yang telah terjadi pertempuran sengit antara pasukan pemerintah dan militan lokal yang telah berjanji untuk setia ke ISIS.

Surat tersebut mengatakan bahwa perang telah dimulai dan mengancam akan menggulingkan pemerintah Indonesia dan menggantinya dengan negara Islam.

Bendera yang mewakili kelompok ISIS juga digantung di pintu gerbang pos polisi, bersama dengan surat yang disegel di dalam botol air mineral.

Polisi sedang menyelidiki kejadian tersebut dan telah membentuk tim untuk memburu pelakunya. Mereka memeriksa rekaman CCTV dan mengumpulkan informasi dari saksi di daerah tersebut.

"Polisi menjadi sasaran teroris, kita semua harus lebih waspada," kataKabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. kepada wartawan.

Jumat lalu, dua polisi ditikam oleh seorang militan saat sholat di sebuah masjid dekat markas besar polisi di Jakarta Selatan.

Kurang dari sepekan sebelumnya, sebuah serangan serupa diluncurkan oleh dua tersangka militan yang menikam dan membunuh seorang polisi setelah menyusup ke sebuah kantor polisi di Medan, Sumatra Utara. (marloft)

Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 25 September 2017
TRAGEDI KEMANUSIAAN
Memberi Makan Ribuan Pengungsi,  Bangladesh Berharap Bantuan Internasional

Bisnisnews.id-Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi, Filippo Grandi mengatakan, saat ini Bangladesh sangat membutuhkan bantuan internasional, untuk memberi makan dan melindungi 436.000 orang Rohingya yang telah meninggalkan Myanmar . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 24 September 2017
AIRNAV INDONESIA
Gunung Agung Status AWAS, Sejumlah Penerbangan ke Bali Akan Dialihkan 

Bisnisnews.id-Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Airnav Indonesia) akan mengalihkan sejumlah rute penerbangan tujuan bandara I Gusti Ngurahrai Bali ke sejumlah bandara, menyusul ancaman letusan . . .
Selengkapnya

 

Opini  -  Minggu, 24 September 2017
Nobar Pertandingan  KPK Vs DPR,  Makin Tegang ....

Oleh: Baba Makmun Penulis adalah wartawan senior, tinggal di kawasan Pejaten Timur Jaksel. Bisnisnews.id-Ibarat tengah nonton bareng (nobar) pertandingan sepakbola, 'duel' Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) lawan Komisi Pemberantasan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 24 September 2017
SATWA LANGKA
Tiongkok  Pinjamkan  Giant Panda ke  Indonesia Untuk Dikembangbiakan

Bisnisnews.id-Tiongkok pinjamkan sepasang satwa Giant Panda kepada pemerintah Indonesia untuk dikembangbiakan di Taman Safari Indonesia. Giant Panda merupakan salah satu satwa kategori Appendix I CITES yang merupakan satwa endemik . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 24 September 2017
TES RUDAL
AS Tuduh Iran Dan Korut Kerjasama Kembangkan Nuklir

Bisnisnews.id - Presiden Trump menuduh Iran berkolaborasi dengan Korea Utara untuk memperkuat teknologi rudal mereka dalam tweet-nya pada Sabtu 23 Agustus, mengkritik kesepakatan nuklir 2015 antara AS, Iran dan lima negara kuat . . .
Selengkapnya