Jumat, 28 Juli 2017

Home/ Industri / Penerbangan / Berita

Jumat, 07 Juli 2017 00:34 WIB

Qatar Airways, Operator Keempat Dihapus Dari Larangan Laptop


Qatar Airways Airbus A330-300 tiba di Frankfurt dari Doha. (Foto: oliver holzbauer)

Bisnisnews.id - Qatar Airways mengkonfirmasi telah dikeluarkan dari larangan laptop di kabin dalam penerbangan ke Amerika Serikat.

Maskapai ini mengatakan bahwa dengan segera, semua perangkat elektronik pribadi dapat dibawa pada keberangkatan dari Doha ke AS.

Qatar mengatakan bahwa maskapai dan Bandara Doha telah memenuhi semua pedoman persyaratan keamanan baru dari Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) AS.

Maskapai penerbangan Qatar itu adalah maskapai penerbangan keempat yang dikeluarkan dari daftar larangan laptop AS. Emirates, Etihad Airways dan Turkish Airlines telah disetujui sebelumnya oleh DHS AS.

Saudi Arabian Airlines berharap agar larangan laptop untuk mereka dicabut pada 19 Juli 2017.

Maskapai lain yang masih dikenai larangan tersebut adalah EgyptAir, Kuwait Airways, Royal Air Maroc dan Royal Jordanian Airlines.

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS mengeluarkan perintah pada bulan Maret yang diterapkan pada sepuluh bandara dan sembilan maskapai penerbangan. Penumpang yang terbang ke AS dari bandara tersebut hanya bisa membawa ponsel ke kabin pesawat. Perangkat yang lebih besar seperti laptop dan tablet harus dimasukkan ke dalam bagasi tercatat.

Pemerintah Inggris kemudian mengeluarkan perintah serupa untuk penerbangan ke Inggris dari enam negara Timur Tengah dan Afrika Utara.

Negara-negara yang terkena dampak larangan Inggris adalah Mesir, Yordania, Lebanon, Arab Saudi, Tunisia dan Turki. Semua maskapai penerbangan yang terbang langsung dari negara-negara ini ke Inggris terpengaruh. (marloft)

Baca Juga

 

Industri  -  Jumat, 28 Juli 2017
LAPORAN KEUANGAN
Kinerja Dua Maskapai Alami Penurunan

Bisnisnews.id - Maskapai penerbangan Singapore Airlines (SIA) melaporkan penurunan laba bersih 8,6 persen untuk kuartal pertama tahun buku 2017-18 dibandingkan tahun lalu, katanya dalam rilis berita pada hari Kamis (27/7/2017). . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Kamis, 27 Juli 2017
KIM JONG NAM
Dua Tersangka Akan Mengaku Tidak Bersalah

Bisnisnews.id - Dua wanita yang dituduh meracuni saudara pemimpin Korea Utara di bandara akan mengaku tidak bersalah saat berada di pengadilan Malaysia pada hari Jumat 28 Juli, kata pengacara mereka. Warga Indonesia, Siti Aisyah . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Kamis, 27 Juli 2017
HUB INTERNASIONAL
Lomba Hub Global, Bandara Singapura dan Hong Kong Terancam

Bisnisnews.id - Selama beberapa dekade, Singapura dan Hong Kong telah menjadi titik transit utama yang menghubungkan wisatawan Asia ke dan dari seluruh dunia. Tapi sekarang, banyaknya bandara hub internasional di Asia yang melakukan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Kamis, 27 Juli 2017
E COMMERCE
Amazon Masuki Asia Tenggara, Dimulai Dari Singapura

Bisnisnews.id - Amazon meluncurkan layanan pengiriman ekspres di Singapura pada hari Kamis 27 Juli, raksasa ritel online AS pertama ke Asia Tenggara dan menempatkannya dalam persaingan langsung dengan Alibaba China. Aplikasi . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Kamis, 27 Juli 2017
STRATEGI MASKAPAI
Miliki 12 Anak Perusahaan, AirAsia Akan Konsolidasi Jadi One AirAsia

Bisnisnews.id - CEO AirAsia, Tony Fernandes telah mengatakan bahwa dia ingin mengintegrasikan semua operasi maskapai tersebut ke dalam satu entitas penerbangan tunggal. "Saya mencoba menyatukan AirAsia menjadi satu maskapai menjadi . . .
Selengkapnya