Senin, 25 September 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Hukum / Berita

PEMAHAMAN
Sabtu, 08 Juli 2017 10:14 WIB

Teroris Bukan Islam dan Tidak Mengenal Agama



Bisnisnews.id - Jangan samakan teroris dengan Islam, teroris adalah kelompok atau perorangan yang tidak mengenal agama. Siapapun yang tidak sepemikiran dengan dirinya akan diserang.

Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj mengatajan yeroris akan menyerang orang yang beda pemikiran baik itu satu agama maupun beda agama.

"Karena itu saya tegaskan jangan samakanbteroris dengan Islam," kata Said Aqil , Sabtu pagi (8/7/2017) menanggapi serangan teror terhadap aparat kepolisian usai melaksanakan shalat di Masjid Falatehan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Soal teroris itu terjadi sejak jaman kenabian, dia mencontohkan sebuah kisah pembunuhan terhadap Khalifah Sayyidina Ali bin Abi Thalib yang dilakukan oleh seorang Muslim yang taat beribadah dari kaum Khawaridj, yakni Abdurrahman Ibnu Muljam At-Tamimi

"Ya namanya teroris itu tidak mengenal agama dulu itu zamannya orang Khawaridj membunuh Sayyidina Ali yang bunuh Abdurrahman Ibnu Muljam, orang yang apal Qur'an, jidatnya hitam, puasa tiap hari, tahajud tiap malam sampai jidatnya hitam. Gamisnya setengah kaki cingkrang, itu yang bunuh," katanya. Pada awaknmedia.

Dalam Islam, lanjut Aqil, teroris bukanlah hal yang baru. Pembunuhan Sayyidina Ali bin Abi Thalib terjadi di tahun 40 Hijriyah dan menjadi kejadian yang menggemparkan umat Islam kala itu.

Teroris itu menyerang siapapun dan cara itu bertentangan dalam Islam. "Demi Allah, saya ngomong demi Allah, saya bertanggungjawab. Islam tidak mengajarkan, mentolelir kekerasan, apalagi bunuh orang seenaknya. Demi Allah itu (terorisme) bertentangan dengan Islam," jelasnya bersumpah. (Adhitio/Syam S)

Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 25 September 2017
TRAGEDI KEMANUSIAAN
Memberi Makan Ribuan Pengungsi,  Bangladesh Berharap Bantuan Internasional

Bisnisnews.id-Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi, Filippo Grandi mengatakan, saat ini Bangladesh sangat membutuhkan bantuan internasional, untuk memberi makan dan melindungi 436.000 orang Rohingya yang telah meninggalkan Myanmar . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 24 September 2017
AIRNAV INDONESIA
Gunung Agung Status AWAS, Sejumlah Penerbangan ke Bali Akan Dialihkan 

Bisnisnews.id-Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Airnav Indonesia) akan mengalihkan sejumlah rute penerbangan tujuan bandara I Gusti Ngurahrai Bali ke sejumlah bandara, menyusul ancaman letusan . . .
Selengkapnya

 

Opini  -  Minggu, 24 September 2017
Nobar Pertandingan  KPK Vs DPR,  Makin Tegang ....

Oleh: Baba Makmun Penulis adalah wartawan senior, tinggal di kawasan Pejaten Timur Jaksel. Bisnisnews.id-Ibarat tengah nonton bareng (nobar) pertandingan sepakbola, 'duel' Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) lawan Komisi Pemberantasan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 24 September 2017
SATWA LANGKA
Tiongkok  Pinjamkan  Giant Panda ke  Indonesia Untuk Dikembangbiakan

Bisnisnews.id-Tiongkok pinjamkan sepasang satwa Giant Panda kepada pemerintah Indonesia untuk dikembangbiakan di Taman Safari Indonesia. Giant Panda merupakan salah satu satwa kategori Appendix I CITES yang merupakan satwa endemik . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 24 September 2017
TES RUDAL
AS Tuduh Iran Dan Korut Kerjasama Kembangkan Nuklir

Bisnisnews.id - Presiden Trump menuduh Iran berkolaborasi dengan Korea Utara untuk memperkuat teknologi rudal mereka dalam tweet-nya pada Sabtu 23 Agustus, mengkritik kesepakatan nuklir 2015 antara AS, Iran dan lima negara kuat . . .
Selengkapnya