Rabu, 20 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / / Berita

KTT
Minggu, 09 Juli 2017 19:54 WIB

G20: Sikap Trump Dikritik, AS Dikucilkan Soal Iklim


Kanselir Jerman Angela Merkel menyesalkan sikap Presiden AS Donald Trump dalam pembahasan kesepakatan tentang iklim

Bisnisnews.id - Amerika Serikat dikucilkan dalam KTT G20 karena menolak untuk bergabung menyetujui Kesepakatan Paris tentang perubahan iklim. Kecuali AS maka 19 negara peserta lainnya setuju mendukung kesepakatan tersebut.

Menurut laporan bbc.com, dalam konferensi pers penutupnya, Kanselir Jerman Angela Merkel, yang menjadi tuan rumah KTT di Hamburg, mengatakan bahwa dia masih menyesalkan posisi Mr Trump, namun dia "bersyukur" 19 negara lainnya menentang renegosiasi.

Namun Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kemudian mengatakan bahwa ratifikasi negaranya atas kesepakatan Paris sekarang diragukan, karena penarikan mundur AS membahayakan kompensasi bagi negara-negara berkembang.

 Erdogan mengatakan bahwa sikap AS terhadap kesepakatan Paris membuat Turki tidak cenderung untuk meratifikasi kesepakatan tersebut. Erdogan mengatakan bahwa ketika Turki menandatangani kesepakatan tersebut, Prancis telah berjanji bahwa Turki akan memenuhi syarat untuk mendapatkan kompensasi atas beberapa biaya kepatuhan finansial.

"Jadi kami mengatakan jika ini akan terjadi, kesepakatan tersebut akan lolos dari parlemen, tapi jika tidak maka itu tidak akan berlalu," kata Erdogan dalam sebuah konferensi pers, menambahkan bahwa parlemen belum menyetujui hal tersebut.

Sikap AS itu membuat kebuntuan di hari terakhir perundingan di Hamburg. Dalam sebuah pernyataan bersama, para pemimpin dari 18 negara dan Uni Eropa mengakui keputusan AS untuk menarik diri dari kesepakatan iklim Paris.

Namun anggota G20 lainnya tetap berkomitmen terhadap kesepakatan "yang tidak dapat dipulihkan kembali". Kesepakatan akhir akhirnya tercapai dan pernyataan puncak bersama tersebut secara resmi diluncurkan pada hari Sabtu.
Iklan

Pernyataan tersebut juga mengatakan AS akan berusaha "bekerja sama dengan negara lain untuk membantu mereka mengakses dan menggunakan bahan bakar fosil dengan lebih bersih dan efisien".

Kesepakatan Paris menetapkan target emisi gas rumah kaca yang bertujuan untuk menekan kenaikan suhu global.  (Gungde Ariwangsa)

Baca Juga

 

Nasional  -  Selasa, 19 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Puncak Arus Balik Pemudik Dari Sumatera ke Jawa Terjadi Pada H+3

Bisnisnews.id - Arus Balik  pemudik Angkutan Lebaran 1439 H / 2018 dari Sumatera ke Jawa yang menyeberang di Bakauheni  ke Merak akan terjadi pada 20 Junk 2018 atau H+3. Sekretaris  Jenderal Kemenhub Djoko Sasono . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Selasa, 19 Juni 2018
KECELAKAAN KAPAL
KSOP Wajib Mematuhi Peraturan Keselamatan Penumpang

Bisnisnews.id  - Seluruh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) diperintahkan mematuhi aturan tentang keselamatan. Penumpang yang diangkut harus sesuai dengan kapasitas kapal yang akan dioperasikan. Perintah . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Selasa, 19 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Sampai H+2 Pertumbuhan Penumpang Naik 6.35 Persen

Bisnisnews.id  -  Sampai H+2 lebaran 2018 penumpang angkutan udara tercatat  2.390.501 atau naik 6.35 persen dibanding tahun 2017 yang mencapai  2.247.687 penumpang. “Dari yang dilaporkan pertumbuhan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Selasa, 19 Juni 2018
TURNAMEN
WTA Future Stars dan Kids Clinic Bergulir di Bali

Bisnisnews.id - Women Tennis Association (WTA), gelar turnamen WTA Future Stars dan WTA Kids’ Clinic 2018 di Bali  19 - 23 Juni 2018. Event bergengsi  yang akan berlangsung di lapangan tenis KONI Bali  merupakan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Selasa, 19 Juni 2018
PELAYANAN
Menhub Minta Terminal Bus Terapkan Sistem Eticketing

Bisnisnews.id - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan dua hal pokok yang harus dilakukan untuk meningkatkan pelayanan bagi pengguna angkutan bus.  Yaitu,  ticketing online dan peningkatan mutu serta kualitas . . .
Selengkapnya