Senin, 24 Juli 2017

Home/ Internasional / / Berita

Minggu, 09 Juli 2017 22:49 WIB

PM Irak Umumkan Kemenangan Mosul


Tentara Irak berkumpul merayakan kemenangan saat pertarungan mereka melawan militan Islam di Kota Tua Mosul, Minggu, 9 Juli 2017. (AP Photo / Felipe Dana)

Bisnisnews.id - Pasukan Irak merayakan kemenangan setelah mengusir militan ISIS dari Mosul pada hari Minggu 9 Juli 2017, namun pertempuran sengit masih berlanjut di wilayah kecil kota tersebut.

Letnan Jenderal Jassim Nizal dari angkatan bersenjata Divisi ke-9 mengatakan bahwa pasukannya mencapai kemenangan, setelah pengumuman serupa dibuat oleh Polisi Federal militer.

TV pemerintah Irak melaporkan bahwa Perdana Menteri Haider al-Abadi tiba di kota tersebut untuk mengumumkan kemenangan atas ISIS setelah operasi lebih dari 8 bulan.

TV Amerika mengutip al-Abadi yang mengucapkan selamat kepada pejuang dan orang-orang yang mendapat kemenangan besar di kota utama, bahkan saat pertempuran masih berlanjut di wilayah kecil kota tersebut.

Irak melancarkan operasi untuk merebut kembali Mosul pada bulan Oktober. ISIS sekarang menguasai wilayah kurang dari satu kilometer persegi di Kota Tua Mosul. Terkesan putus asa, ISIS menggunakan perisai manusia sipil, pelaku bom bunuh diri dan penembak jitu dalam perangnya.

Militan tersebut merebut Mosul, kota terbesar kedua Irak di musim panas 2014. Nizal mengakui bahwa banyak orangnya melarikan diri dari kota pada saat itu, yang memalukan bagi angkatan bersenjata Irak.

"Beberapa hal terjadi di sini, itu benar," katanya dikutip dari The Associated Press. "Tapi kita sudah kembali."

Sebagian besar Kota Tua Mosul dan daerah sekitarnya hancur lebur selama berbulan-bulan pertempuran. Akibatnya ada lebih dari 897 ribu orang yang mengungsi akibat pertempuran di Mosul.

Hilangnya kota tersebut akan menandai kekalahan besar bagi kelompok ISIS.

Pasukan Suriah yang didukung AS telah masuknya ke kapital de facto kelompok tersebut yaitu kota Raqqa di Suriah utara, namun sebuah kemenangan terakhir masih bisa berbulan-bulan lagi, dan para ekstremis masih memiliki wilayah di beberapa kota dan desa kecil di Irak dan Suriah. (marloft)

Baca Juga

 

Nasional  -  Senin, 24 Juli 2017
PANSUS KPK
Mengagetkan, Komisioner KPK Terima Uang Rp 1 Miliar ?

Wakil Direktur Keuangan Permai Group Yulianis saat diambil sumpahnya agar memberikan keterangan sejujurnya sebelum dimulainya Rapat Dengar pendapat Umum (RDPU) dengan Pansus Hak Angket KPK di ruang KK 1, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 24 Juli 2017
MEGA KORUPSI
Soal Pelindo II, Prima Tuntut Menneg BUMN Ditangkap

Bisnisnews.id - Perhimpunan Masyarakat Madani (PRIMA) akan melakukan aksi demo terkait kasus mega korupsi Pelindo II hari Selasa 25 Juli 2017 di Gedung KPK. Menurut Syaroni, Ketua Presidium PRIMA bahwa demo "Segera Tangkap Rini . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Senin, 24 Juli 2017
MILITER DAN INTELIJEN
1.200 Tentara Dari 22 Negara Tiba Untuk Olimpiade Militer Rusia 2017

Bisnisnews.id - Pasukan dari 22 negara telah tiba di Rusia untuk Olimpiade Internasional Militer Rusia. Sekitar 1.200 tentara dari China, India, Iran dan beberapa negara sekutu Rusia atau netral diperkirakan akan ambil bagian, . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Senin, 24 Juli 2017
OBOR
China Harap Pembangunan Kereta Api Thailand Dipercepat

Bisnisnews.id - Menteri luar negeri China mengatakan dia berharap pembangunan perkeretaapian Thailand yang baru dapat segera dimulai sehingga Thailand akan memiliki akses yang lebih baik ke pasar China. Wang Yi sedang dalam kunjungan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 24 Juli 2017
LAYANAN
Hasil Survei, Tiga Bandara AP I Masuk 10 Besar Dunia

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, raih peringkat II jumlah penumpang terbanyak oleh lembaga pemeringkat ACI Bisnisnews.id-Tiga bandara PT Angkasa Pura I masuk peringkat 10 besar dunia kategori jumlah penumpang, hasil survei penilaian . . .
Selengkapnya