Jumat, 28 Juli 2017

Home/ Industri / Perbankan / Berita

Senin, 10 Juli 2017 12:31 WIB

Sistem Error, Freeze Di BEI Terhenti


Penyebaran informasi dan Datafeed Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat mengalami gangguan

Bisnisnews.id - Gangguan teknis pada sistem penyebaran informasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) membuat perdagangan (Freeze)  seluruh efek yang beraifat ekuitas dan derivatif yang di perdagangkan di bursa. Gangguan terjadi Senin (10/7/2017) sejak pukul 08.52 WIB akibat terjadinya masalah pada Datafeed.

"Terdapat gangguan di BEI pada hari ini,  Senin (10/7/2017). Kami mendapati bahwa terdapat gangguan teknis pada penyebaran informasi dan Datafeed," kata Kepala Divisi Komunikasi BEI Yulianto Aji Sadono di Jakarta, Senin.

Yulianto Aji Sadono mengatakan, sebagai upaya pemulihan kepada anggota bursa dan partisipan, BEI telah dan sedang melakukan upaya perbaikan dan akan menginformasikan lebih lanjut terkait acuan informasi perdagangan. Diperkirakan, transaksi akan normal kembali pada pukul 10.00 WIB.

Pemberitahuan selengkapnya mengenai perubahan jadwal perdagangan akan disampaikan melalui website resmi BEI yaitu www.idx.co.id. BEI-pun minta maaf atas ketidaknyamanan ini.

Freeze dilakukan BEI sejak pukul 09:34  sampai dengan pukul 10:00. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pagi ini hingga pukul 9:47 WIB tak mengalami pergerakan sama sekali.

Terkait dengan langkah pemulihan layanan maka BEI memutuskan untuk melakukan trading normal dan akan melanjutkan perdagangan hari ini pada pukul 10.00 WIB.

Oleh karena itu, BEI pun memutuskan operasional perdagangan akan berjalan di Main Site. Selain itu, BEI juga mengatakan tidak ada perubahan jadwal perdagangan.

Berikut adalah jadwal perdagangan saham hari ini:

Sesi I
Mulai: Pukul 10:00 WIB
Selesai: Pukul 12:00 WIB
Break
Mulai: Pukul 12:00 WIB
Selesai: Pukul 13:30 WIB
Sesi II
Mulai: Pukul 13:30 WIB
Selesai: Pukul 15:50 WIB
Pre-Closing
Mulai: Pukul 15:50 WIB
Selesai: Pukul 16:00 WIB
Pembentukan Harga
Mulai: Pukul 16:00 WIB.
Selesai: Pukul 16:05 WIB
Post Trading
Mulai: Pukul 16:05 WIB
Selesai: Pukul 16:15 WIB.

IHSG terlihat masih berada di level 5.814.79 sama dengan posisi saat penutupan perdagangan, Jumat (7/7/2017). Terkait hal tersebut, manajemen BEI menyatakan jika memang terdapat gangguan di BEI pada hari ini, Senin (10/7/2017), pukul 08:52 WIB.

Mengutip keterangan tertulis BEI, Jakarta, Senin (10/7/2017), seluruh transaksi bursa yang telah terjadi (match) tetap diakui atau tersimpan oleh sistem JATS. Selain itu, seluruh penawaran jual dan permintaan beli yang belum match (open order) akan dihapus oleh sistem JATS. (Gungde Ariwangsa)

Baca Juga

 

Industri  -  Jumat, 28 Juli 2017
LAPORAN KEUANGAN
Kinerja Dua Maskapai Alami Penurunan

Bisnisnews.id - Maskapai penerbangan Singapore Airlines (SIA) melaporkan penurunan laba bersih 8,6 persen untuk kuartal pertama tahun buku 2017-18 dibandingkan tahun lalu, katanya dalam rilis berita pada hari Kamis (27/7/2017). . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Kamis, 27 Juli 2017
KIM JONG NAM
Dua Tersangka Akan Mengaku Tidak Bersalah

Bisnisnews.id - Dua wanita yang dituduh meracuni saudara pemimpin Korea Utara di bandara akan mengaku tidak bersalah saat berada di pengadilan Malaysia pada hari Jumat 28 Juli, kata pengacara mereka. Warga Indonesia, Siti Aisyah . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Kamis, 27 Juli 2017
HUB INTERNASIONAL
Lomba Hub Global, Bandara Singapura dan Hong Kong Terancam

Bisnisnews.id - Selama beberapa dekade, Singapura dan Hong Kong telah menjadi titik transit utama yang menghubungkan wisatawan Asia ke dan dari seluruh dunia. Tapi sekarang, banyaknya bandara hub internasional di Asia yang melakukan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Kamis, 27 Juli 2017
E COMMERCE
Amazon Masuki Asia Tenggara, Dimulai Dari Singapura

Bisnisnews.id - Amazon meluncurkan layanan pengiriman ekspres di Singapura pada hari Kamis 27 Juli, raksasa ritel online AS pertama ke Asia Tenggara dan menempatkannya dalam persaingan langsung dengan Alibaba China. Aplikasi . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Kamis, 27 Juli 2017
STRATEGI MASKAPAI
Miliki 12 Anak Perusahaan, AirAsia Akan Konsolidasi Jadi One AirAsia

Bisnisnews.id - CEO AirAsia, Tony Fernandes telah mengatakan bahwa dia ingin mengintegrasikan semua operasi maskapai tersebut ke dalam satu entitas penerbangan tunggal. "Saya mencoba menyatukan AirAsia menjadi satu maskapai menjadi . . .
Selengkapnya