Jumat, 28 Juli 2017

Home/ Industri / Penerbangan / Berita

Senin, 10 Juli 2017 20:25 WIB

Insiden 3 Juli Di KNO, PT Souci Dan JAS Minta Maaf


Konferensi pers di media center Bandara KNO 10 Juli 2017

Bisnisnews.id - Buntut beredarnya pakaian dalam wanita di konveyor bagasi Bandara Internasional Kualanamu Medan Sumatera Utara, pada 3 Juli 2017 diakui perusahaan penyedia jasa outsourcing porter PT Souci Indoprima sebagai mitra kerja PT JAS Airport Services sebagai bentuk kelalaiannya.

Manager HRD PT Souci Indoprima, Zahri, pada awak media Senin (10/7/2017) di media center Bandara Kualanamu Medan. mengatakan dua personil porter dan 1 petugas Avsec yang meletakkan pakaian dalam di konveyor bagasi itu kini telah dikenakan sanksi administrasi.

"Sekali lagi kami minta maaf atas peristiwa ini dan tiga personil yang melakukan pelanggaran telah kami berikan sanksi berat," tegasnya.

Ditanya soal briefing yang telah dilakukan manajemen PT Souci Indoprima kepada para porter yang menjadi karyawannya, Zahri mengatakan telah dilakukan sesuai SOP yang berlaku di bandara.

Pasalnya, seluruh pekerja yang terlibat di bandar udara wajib memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku. "Pola briefing rutin kami lakukan kepada seluruh porter sebelum bertugas mereka bertugas, kami sangat malu dan menyesal anak-anak kami melakukan kelalaian ini, sekali lagi mohon maaf," jelasnya.

Pihak Bandara Kualanamu, melalui juru bicaranya Abdi Negoro berharap agar peristiwa ini adalah yang terakhir.

Juru Bicara Perusahaan PT JAS Airport Services, Martha Lory Tobing menambahkan, atas peristiwa itu pihak manajemen telah memberikan peringatan keras kepada mitranya. Diminta peristiwa seperti ini tidak terulang, dan seluruh porter wajib memenuhi persyaratan sesuai Standard Operating Procedure (SOP).

"Atas terjadinya insiden ini, JAS Airport Services, selaku penyedia jasa ground handling penerbangan tersebut, sangat menyesalkan peristiwa yang terjadi," jelas Martha.

Kata Martha kejadian ini lebih disebabkan kelalaian petugas dan kurang mematuhi Standard Operating Procedure. Idealnya, setiap temuan barang tercecer segera diamankan dan dilaporkan kepada petugas Aviation Security (Avsec).

"Untuk penanganan porter bagasi ini kami bekerjasama dengan pihak penyedia jasa outsourcing tenaga kerja setempat," jelas Martha.

Pihak manajemen sendiri, ungkap Martha ketika mendapat laporan itu langsung melakukan investigasi dan tindakan koreksi berupa briefing penyegaran kepada seluruh petugas.

Peringatan keras itu, ungkapnya, disampaikan kepada pihak penyedia jasa outsourcing porter yaitu PT Souci Indoprima. Berdasarkan laporan, PT Souci telah memberikan sanksi kepada petugas yang bertanggung jawab atas insiden ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Sekali lagi kami sangat menyesalkan terjadinya peristiwa ini, dan memohon maaf kepada pihak-pihak yang dirugikan atas insiden ini dan para penumpang atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Kami akan memastikan bahwa peristiwa ini tidak lagi terulang," jelas Martha. (Syam S)

Baca Juga

 

Industri  -  Jumat, 28 Juli 2017
LAPORAN KEUANGAN
Kinerja Dua Maskapai Alami Penurunan

Bisnisnews.id - Maskapai penerbangan Singapore Airlines (SIA) melaporkan penurunan laba bersih 8,6 persen untuk kuartal pertama tahun buku 2017-18 dibandingkan tahun lalu, katanya dalam rilis berita pada hari Kamis (27/7/2017). . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Kamis, 27 Juli 2017
KIM JONG NAM
Dua Tersangka Akan Mengaku Tidak Bersalah

Bisnisnews.id - Dua wanita yang dituduh meracuni saudara pemimpin Korea Utara di bandara akan mengaku tidak bersalah saat berada di pengadilan Malaysia pada hari Jumat 28 Juli, kata pengacara mereka. Warga Indonesia, Siti Aisyah . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Kamis, 27 Juli 2017
HUB INTERNASIONAL
Lomba Hub Global, Bandara Singapura dan Hong Kong Terancam

Bisnisnews.id - Selama beberapa dekade, Singapura dan Hong Kong telah menjadi titik transit utama yang menghubungkan wisatawan Asia ke dan dari seluruh dunia. Tapi sekarang, banyaknya bandara hub internasional di Asia yang melakukan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Kamis, 27 Juli 2017
E COMMERCE
Amazon Masuki Asia Tenggara, Dimulai Dari Singapura

Bisnisnews.id - Amazon meluncurkan layanan pengiriman ekspres di Singapura pada hari Kamis 27 Juli, raksasa ritel online AS pertama ke Asia Tenggara dan menempatkannya dalam persaingan langsung dengan Alibaba China. Aplikasi . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Kamis, 27 Juli 2017
STRATEGI MASKAPAI
Miliki 12 Anak Perusahaan, AirAsia Akan Konsolidasi Jadi One AirAsia

Bisnisnews.id - CEO AirAsia, Tony Fernandes telah mengatakan bahwa dia ingin mengintegrasikan semua operasi maskapai tersebut ke dalam satu entitas penerbangan tunggal. "Saya mencoba menyatukan AirAsia menjadi satu maskapai menjadi . . .
Selengkapnya