Jumat, 28 Juli 2017

Home/ Nasional / Kesra / Berita

Rabu, 12 Juli 2017 09:20 WIB

Pelindo IV Dan Sejumlah Stakeholder Raih Penghargaan




Bisnisnews.id - Dinilai sukses layani pemudik lebaran 2017,  Dirut PT Pelindo IV  Doso Agung dan sejumlah stakeholder  BUMN, swasta termasuk media massa dapat apresiasi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Di Makasaar kesiapan  Posko angkutan laut lebaran dilaksanakan mulai mulai 8 Juni 2017 hingga H + 20 Hari Raya Idul Fitri 1438 H.

Menhub Budi bersama Dirjen Laut Antonius Tony Budiono dua kali mengunjungi Posko Lebaran di Pelabuhan Makassar.  Ini dilakukan untuk memastikan kelancaran layanan dari kawasan Timur Indonesia.

Kedua pejabat di Kementerian Perhubungan tersebut sangat antusias dengan kesiapan angkutan Lebaran yang disiapkan Pelindo IV bersama tim terpadu lainnya, termasuk Program Mudik Gratis dengan tiga rute tujuan, yaitu Makassar - Bulukumba, Makassar - Parepare dan Makassar - Bone.

Selain itu PT Pelindo IV Cabang Makassar juga mendapatkan penghargaan dan apresiasi penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2017, yang juga diterima langsung General Manager (GM) Pelindo IV Cabang Makassar, Aris Tunru.

Kedua penghargaan untuk PT Pelindo IV itu diserahkan oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. Menhub mengatakan, PT Pelindo IV Cabang Makassar merupakan satu-satunya pelabuhan utama di Indonesia sebagai operator pelabuhan, yang mendapatkan penghargaan atas pencapaian optimal dalam penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2017 dalam Kategori Terminal Penumpang.  

Seperti diketahui, manajemen Pelindo IV dibawah kepemimpinan Dirut Doso Agung telah membenahi Terminal Penumpang Pelabuhan Makassar hingga kini menjadi satu-satunya terminal penumpang di Kawasan Timur Indonesia (KTI) yang telah berstandar internasional layaknya bandara.

Fasilitas asilitas yang tersedia antara lain, ruang menyusui, kipas angin khusus, AC di ruang tunggu terminal penumpang di lantai satu dan dua, ruang kesehatan, tempat chas telepon genggam, air kran yang bisa langsung dikonsumsi, toilet yang senantiasa bersih, mushola berikut perlengkapan sholat dan kursi roda untuk penyandang disabilitas.

Keamanan di Pelabuhan Makassar  telah didukung dengan pemasangan kamera CCTV yang siap memonitoring semua pergerakan penumpang, dari mulai pintu masuk pelabuhan hingga naik ke kapal.

Terminal penumpang yang sudah berstandar internasional itu pun juga telah dilengkapi antara lain dengan garbarata atau jembatan penghubung dari ruang tunggu terminal penumpang ke pintu masuk kapal. (Syam S)


Baca Juga

 

Industri  -  Jumat, 28 Juli 2017
LAPORAN KEUANGAN
Kinerja Dua Maskapai Alami Penurunan

Bisnisnews.id - Maskapai penerbangan Singapore Airlines (SIA) melaporkan penurunan laba bersih 8,6 persen untuk kuartal pertama tahun buku 2017-18 dibandingkan tahun lalu, katanya dalam rilis berita pada hari Kamis (27/7/2017). . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Kamis, 27 Juli 2017
KIM JONG NAM
Dua Tersangka Akan Mengaku Tidak Bersalah

Bisnisnews.id - Dua wanita yang dituduh meracuni saudara pemimpin Korea Utara di bandara akan mengaku tidak bersalah saat berada di pengadilan Malaysia pada hari Jumat 28 Juli, kata pengacara mereka. Warga Indonesia, Siti Aisyah . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Kamis, 27 Juli 2017
HUB INTERNASIONAL
Lomba Hub Global, Bandara Singapura dan Hong Kong Terancam

Bisnisnews.id - Selama beberapa dekade, Singapura dan Hong Kong telah menjadi titik transit utama yang menghubungkan wisatawan Asia ke dan dari seluruh dunia. Tapi sekarang, banyaknya bandara hub internasional di Asia yang melakukan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Kamis, 27 Juli 2017
E COMMERCE
Amazon Masuki Asia Tenggara, Dimulai Dari Singapura

Bisnisnews.id - Amazon meluncurkan layanan pengiriman ekspres di Singapura pada hari Kamis 27 Juli, raksasa ritel online AS pertama ke Asia Tenggara dan menempatkannya dalam persaingan langsung dengan Alibaba China. Aplikasi . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Kamis, 27 Juli 2017
STRATEGI MASKAPAI
Miliki 12 Anak Perusahaan, AirAsia Akan Konsolidasi Jadi One AirAsia

Bisnisnews.id - CEO AirAsia, Tony Fernandes telah mengatakan bahwa dia ingin mengintegrasikan semua operasi maskapai tersebut ke dalam satu entitas penerbangan tunggal. "Saya mencoba menyatukan AirAsia menjadi satu maskapai menjadi . . .
Selengkapnya