Senin, 20 November 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / / Berita

Kamis, 13 Juli 2017 07:12 WIB

Bank Sentral AS Genjot Kenaikan Suku Bunga



Bisnisnews.id - Bank sentral Amerika Serikat (AS)   selain terus genjot kenaikan suku bunga acuan secara bertahap juga mengurangi neracanya tahun ini sekaligus memantau inflasi secara ketat.

Ketua Federal Reserve AS Janet Yellen seperti dilaporkan Xinhua mengatakan, komite terus berharap evolusi ekonomi akan menjamin kenaikan tingkat suku bunga federal fund secara bwrtahap.

"Komite terus berharap bahwa evolusi ekonomi dari waktu ke waktu akan menjamin kenaikan tingkat suku bunga federal fund secara bertahap untuk mencapai dan mempertahankan lapangan kerja maksimum dan harga-harga yang stabil," kata Yellen dalam kesaksiannya di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS.

Yallen mengatakan, suku bunga acuan mungkin tidak jauh dari posisi netral dimana ekonomi mencapai lapangan kerja penuh, berjalan sejalan dengan tren pertumbuhan dan memiliki harga-harga yang stabil.

"Karena suku bunga netral saat ini cukup rendah menurut standar historis, suku bunga federal fund tidak perlu naik sedemikian jauh untuk mencapai posisi kebijakan netral," kata Yellen.

Sebagai bagian dari proses normalisasi kebijakan moneternya, The Fed akan mengurangi neraca 4,5 triliun dolarnya. Dalam pertemuan kebijakannya pada Juni, The Fed mengumumkan rencana rinci tentang bagaimana mengurangi neraca keuangannya.

"Asalkan ekonomi secara luas berkembang seperti yang diharapkan, (The Fed) kemungkinan akan mulai menerapkan program ini tahun ini," kata Yellen dalam testimoninya yang mengacu pada pengurangan neraca.

Dalam kesaksiannya, Yellen memperkirakan ekonomi AS akan terus berkembang dengan kecepatan moderat selama beberapa tahun ke depan, karena kenaikan lapangan pekerjaan yang mantap akan mendukung pertumbuhan pendapatan dan kemudian belanja konsumen.

Menurut ketua Fed, prospek pertumbuhan global yang membaik akan mendukung ekspor AS dan kondisi keuangan yang menguntungkan akan terus mendukung investasi bisnis.

Namun, dia mencatat inflasi sebagai salah satu ketidakpastian yang sedang dihadapi ekonomi.

Dia mengatakan bahwa bank sentral akan memantau perkembangan inflasi secara ketat di bulan-bulan mendatang.

Inflasi di AS telah melemah dalam beberapa bulan terakhir, yang memicu diskusi tentang kecepatan dan waktu kenaikan suku bunga berikutnya di antara para pejabat Fed.

Gubernur Fed Lael Brainard mengatakan pada Selasa (11/7) bahwa dia ingin menilai proses inflasi secara ketat sebelum membuat keputusan mengenai kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Baca Juga

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
SEPAKBOLA
Anez Antar Suriah Kalahkan Timnas Senior Indonesia

Bisnisnews.id -  Tim nasional Indonesia takluk dengan skor 0-1 dari tim nasional U-23 Suriah dalam laga persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu. Gol timnas U-23 dalam laga tersebut dicetak Mouhamad . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
BALAP SEPEDA
Deklarasi KOSTI Ngawi Tuntut Realisasi Hari Bersepeda Nasional

Bisnisnews.id - Pada hari Sabtu, tanggal 18 November 2017, Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Ngawi mendeklarasikan dukungan secara penuh terwujudnya Hari Bersepeda Nasional. Dalam deklarasi yang dicetuskan bersamaan dengan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
LIGA INGGRIS
Mourinho Duetkan Ibrahimovic Dan Lukaku Hadapi Newcastle

Bisnisnews.id - Jose Mourinho berencana  menggunakan formasi 3-5-2 dengan menduetkan Romelu Lukaku dan Zlatan Ibrahimovic saat menghadapi Newcastle United di Old Trafford. Mourinho yakin Romelu Lukaku dan Ibrahimovic bisa . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
BALAP SEPEDA
GPN Etape Ngawi, Kuatkan Tekad Pecanangan Hari Bersepeda Nasional

Bisnisnews.id - Pelaksanaan Etape ke-88 perhelatan Gowes Pesona Nusantara (GPN) yang merupakan salahsatu program unggulan Kemenpora di bawah gerakan "Ayo Olahraga" makin menguatkan tekad pecanangan  Hari Bersepeda Nasional. . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
ASIAN GAMES 2018
Tinjau Pelatnas Angkat Besi, Wapres JK Sinkronkan Tiga Aspek Persiapan

Bisnisnews.id -  Wakil Presiden Jusuf Kalla mengemukakan, panitia pelaksana Asian Games 2018 terus berusaha untuk menyingkronkan aspek sarana, penyelenggaraan dan prestasi demi mewujudkan sukses Indonesia dalam pesta olahraga . . .
Selengkapnya