Selasa, 23 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Hukum / Berita

Kamis, 13 Juli 2017 11:51 WIB

Kasus Korupsi, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq Hadapi Dakwaan Jaksa KPK


Terdakwa kasus korupsi pengadaan Kitab Suci Alquran, ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Tersangka kasus korupsi Alquran Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq , ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

 

Bisnisnews.id-Terdakwa kasus korupsi pengadaan Kitab Suci Alquran dan laboratorium komputer di anggaran Kementerian Agama, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq hari ini, Kamis (13/7/2017) dijadwalkan menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.

Suarat Dakwaan Fahd akan dibacakan Jaksa KPK yang dipimpin Lie Putra Setiawan yang akan mendakwa tiga dakwaan alternatif.

Anak penyanyi dangdut A. Rafiq ini akan didakwa melanggar Pasal 12 huruf b atau Pasal 5 ayat (2) atau Pasal 11 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Seperti dilansir Akurat.co, Fahd adalah Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) yang diduga menerima hadiah bersama politikus Golkar Zulkarnaen Djabar dan Dendy Prasetya yang sebelumnya sudah divonis terlebih dahulu dalam kasus tersebut.

Zulkarnaen sendiri divonis 15 tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider satu bulan kurungan. Sedangkan Dendy divonis delapan tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider satu bulan kurungan.

Zulkarnaen dan Dendy terbukti menerima Rp4,7 miliar dari PT Batu Karya Mas. Uang tersebut diberikan sebagai fee atas pemenangan proyek pengadaan laboratorium komputer Madrasah Tsanawiyah tahun anggaran 2011.

Selain itu, Zulkarnaen dan Dendy terbukti memenangkan PT Sinergi Pustaka Indonesia dalam tender proyek penggandaan Alquran tahun anggaran 2012. Pada proyek ini keduanya mendapat Rp9,6 miliar.

Fahd diduga bagian yang menerima uang dari dua proyek itu. Fahd sendiri sebelumnya sudah di vonis bersalah dalam kasus korupsi Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID). Ia bebas pada 2014. Kini Fahd kembali bersiap menghadapi dakwaan jaksa (Adhitio)

Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
KONFLIK YERUSALEM
Kedutaan Amerika Pindah Ke Yerusalem Akhir 2019

Bisnisnews.id - Wakil Presiden AS Mike Pence berjanji untuk memindahkan kedutaan besar Amerika ke Yerusalem pada akhir 2019 dalam sebuah pidato hari Senin 22 Januari ke parlemen Israel. Saat Pence berbicara, Presiden Palestina . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
EKONOMI GLOBAL
Terdorong Reformasi Pajak AS, IMF Revisi Prospek Ekonomi Dunia

Bisnisnews.id - Perekonomian global pulih secara bersamaan dengan kecepatan lebih kuat, dan akan mendapatkan dorongan jangka pendek dari pemotongan pajak AS, Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan Senin 22 Januari. Dalam . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 22 Januari 2018
UMKM
AP I Gelar Pameran dan Peragaan Busana Daerah

Bisnisnews.id – Manajemen PT Angkasa Pura I menggelar  peragaan busana  pakaian daerah yang berasal dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Peragaan  busana diselenggarakan di ruang tunggu domestik Bandara . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 22 Januari 2018
KONGRES
Menhub Ajak Mahasiswa Membangun Indonesia

Bisnisnews.id - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengajak pemuda membangun seluruh daerah di Indonesia secara bersama-sama. Oleh karenanya konektivitas menjadi suatu keharusan agar Indonesia tetap menjadi Negara Kesatuan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 22 Januari 2018
BPIH
Biaya Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Naik 2,58 Persen

Bisnisnews.id - Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun ini diperkirakan bakal naik sebesar 2,58 persen. Usulan kenaikan itu disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada rapat kerja antara Komisi VIII DPR RI dengan . . .
Selengkapnya