Sabtu, 18 November 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Hukum / Berita

Kamis, 13 Juli 2017 11:51 WIB

Kasus Korupsi, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq Hadapi Dakwaan Jaksa KPK


Terdakwa kasus korupsi pengadaan Kitab Suci Alquran, ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Tersangka kasus korupsi Alquran Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq , ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

 

Bisnisnews.id-Terdakwa kasus korupsi pengadaan Kitab Suci Alquran dan laboratorium komputer di anggaran Kementerian Agama, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq hari ini, Kamis (13/7/2017) dijadwalkan menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.

Suarat Dakwaan Fahd akan dibacakan Jaksa KPK yang dipimpin Lie Putra Setiawan yang akan mendakwa tiga dakwaan alternatif.

Anak penyanyi dangdut A. Rafiq ini akan didakwa melanggar Pasal 12 huruf b atau Pasal 5 ayat (2) atau Pasal 11 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Seperti dilansir Akurat.co, Fahd adalah Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) yang diduga menerima hadiah bersama politikus Golkar Zulkarnaen Djabar dan Dendy Prasetya yang sebelumnya sudah divonis terlebih dahulu dalam kasus tersebut.

Zulkarnaen sendiri divonis 15 tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider satu bulan kurungan. Sedangkan Dendy divonis delapan tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider satu bulan kurungan.

Zulkarnaen dan Dendy terbukti menerima Rp4,7 miliar dari PT Batu Karya Mas. Uang tersebut diberikan sebagai fee atas pemenangan proyek pengadaan laboratorium komputer Madrasah Tsanawiyah tahun anggaran 2011.

Selain itu, Zulkarnaen dan Dendy terbukti memenangkan PT Sinergi Pustaka Indonesia dalam tender proyek penggandaan Alquran tahun anggaran 2012. Pada proyek ini keduanya mendapat Rp9,6 miliar.

Fahd diduga bagian yang menerima uang dari dua proyek itu. Fahd sendiri sebelumnya sudah di vonis bersalah dalam kasus korupsi Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID). Ia bebas pada 2014. Kini Fahd kembali bersiap menghadapi dakwaan jaksa (Adhitio)

Baca Juga

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
DOPING
WADA Tetap Suspensi Rusia

Bisnisnews.id - Badan Anti-Doping Dunia tetap suspensi sementara Rusia pada hari Kamis (16/11/2017), meningkatkan kemungkinan larangan untuk ikut pada Olimpiade Musim Dingin Februari di Pyeongchang. Pertemuan Dewan WADA di Seoul . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 18 November 2017
LIBANON
Tuduh Saudi Tahan PM, Hariri Lakukan Perjalanan Ke Prancis

Bisnisnews.id - Perdana Menteri Libanon Saad Hariri akan berkunjung ke Prancis dalam beberapa hari mendatang, sebuah sumber kepresidenan Prancis mengatakan pada hari Rabu (15/11/2017), setelah Beirut menuduh Arab Saudi menahannya . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Jumat, 17 November 2017
INFRASTRUKTUR
KEMENKEU: Tiga Sumber Pendanaan Pembangunan

Bisnisnews.id -  Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan sumber pembiayaan infrastruktur nasional bukan melulu bertumpu pada APBN namun juga dari BUMN dan swasta.  Diperlukan inovasi pembiayaan agar publik bisa . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Jumat, 17 November 2017
POLITIK
Inggris Dukung Papua Tetap Bagian NKRI

Bisnisnews.id - Pemerintah Inggris mendukung wilayah Papua dan Papua Barat tetap berada dalam kesatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Duta besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik, di Sorong, Kamis, mengatakan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Jumat, 17 November 2017
KUDETA
Sang Istri Grace, Pemicu Jatuhnya Robert Mugabe

Bisnisnews.id - Presiden tertua di dunia, Robert Mugabe akhirnya turun tahta juga setelah militer mengambil alih kekuasaan secara paksa dan langsung mengendalikan pemeritahan Zinbabwe. Sedangkan Mugabe dan keluarganya dijamin . . .
Selengkapnya