Senin, 25 September 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Hukum / Berita

Kamis, 13 Juli 2017 11:51 WIB

Kasus Korupsi, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq Hadapi Dakwaan Jaksa KPK


Terdakwa kasus korupsi pengadaan Kitab Suci Alquran, ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Tersangka kasus korupsi Alquran Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq , ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

 

Bisnisnews.id-Terdakwa kasus korupsi pengadaan Kitab Suci Alquran dan laboratorium komputer di anggaran Kementerian Agama, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq hari ini, Kamis (13/7/2017) dijadwalkan menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.

Suarat Dakwaan Fahd akan dibacakan Jaksa KPK yang dipimpin Lie Putra Setiawan yang akan mendakwa tiga dakwaan alternatif.

Anak penyanyi dangdut A. Rafiq ini akan didakwa melanggar Pasal 12 huruf b atau Pasal 5 ayat (2) atau Pasal 11 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Seperti dilansir Akurat.co, Fahd adalah Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) yang diduga menerima hadiah bersama politikus Golkar Zulkarnaen Djabar dan Dendy Prasetya yang sebelumnya sudah divonis terlebih dahulu dalam kasus tersebut.

Zulkarnaen sendiri divonis 15 tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider satu bulan kurungan. Sedangkan Dendy divonis delapan tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider satu bulan kurungan.

Zulkarnaen dan Dendy terbukti menerima Rp4,7 miliar dari PT Batu Karya Mas. Uang tersebut diberikan sebagai fee atas pemenangan proyek pengadaan laboratorium komputer Madrasah Tsanawiyah tahun anggaran 2011.

Selain itu, Zulkarnaen dan Dendy terbukti memenangkan PT Sinergi Pustaka Indonesia dalam tender proyek penggandaan Alquran tahun anggaran 2012. Pada proyek ini keduanya mendapat Rp9,6 miliar.

Fahd diduga bagian yang menerima uang dari dua proyek itu. Fahd sendiri sebelumnya sudah di vonis bersalah dalam kasus korupsi Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID). Ia bebas pada 2014. Kini Fahd kembali bersiap menghadapi dakwaan jaksa (Adhitio)

Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 25 September 2017
TRAGEDI KEMANUSIAAN
Memberi Makan Ribuan Pengungsi,  Bangladesh Berharap Bantuan Internasional

Bisnisnews.id-Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi, Filippo Grandi mengatakan, saat ini Bangladesh sangat membutuhkan bantuan internasional, untuk memberi makan dan melindungi 436.000 orang Rohingya yang telah meninggalkan Myanmar . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 24 September 2017
AIRNAV INDONESIA
Gunung Agung Status AWAS, Sejumlah Penerbangan ke Bali Akan Dialihkan 

Bisnisnews.id-Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Airnav Indonesia) akan mengalihkan sejumlah rute penerbangan tujuan bandara I Gusti Ngurahrai Bali ke sejumlah bandara, menyusul ancaman letusan . . .
Selengkapnya

 

Opini  -  Minggu, 24 September 2017
Nobar Pertandingan  KPK Vs DPR,  Makin Tegang ....

Oleh: Baba Makmun Penulis adalah wartawan senior, tinggal di kawasan Pejaten Timur Jaksel. Bisnisnews.id-Ibarat tengah nonton bareng (nobar) pertandingan sepakbola, 'duel' Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) lawan Komisi Pemberantasan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 24 September 2017
SATWA LANGKA
Tiongkok  Pinjamkan  Giant Panda ke  Indonesia Untuk Dikembangbiakan

Bisnisnews.id-Tiongkok pinjamkan sepasang satwa Giant Panda kepada pemerintah Indonesia untuk dikembangbiakan di Taman Safari Indonesia. Giant Panda merupakan salah satu satwa kategori Appendix I CITES yang merupakan satwa endemik . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 24 September 2017
TES RUDAL
AS Tuduh Iran Dan Korut Kerjasama Kembangkan Nuklir

Bisnisnews.id - Presiden Trump menuduh Iran berkolaborasi dengan Korea Utara untuk memperkuat teknologi rudal mereka dalam tweet-nya pada Sabtu 23 Agustus, mengkritik kesepakatan nuklir 2015 antara AS, Iran dan lima negara kuat . . .
Selengkapnya