Jumat, 28 Juli 2017

Home/ Nasional / Hukum / Berita

Kamis, 13 Juli 2017 11:51 WIB

Kasus Korupsi, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq Hadapi Dakwaan Jaksa KPK


Terdakwa kasus korupsi pengadaan Kitab Suci Alquran, ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Tersangka kasus korupsi Alquran Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq , ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

 

Bisnisnews.id-Terdakwa kasus korupsi pengadaan Kitab Suci Alquran dan laboratorium komputer di anggaran Kementerian Agama, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq hari ini, Kamis (13/7/2017) dijadwalkan menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.

Suarat Dakwaan Fahd akan dibacakan Jaksa KPK yang dipimpin Lie Putra Setiawan yang akan mendakwa tiga dakwaan alternatif.

Anak penyanyi dangdut A. Rafiq ini akan didakwa melanggar Pasal 12 huruf b atau Pasal 5 ayat (2) atau Pasal 11 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Seperti dilansir Akurat.co, Fahd adalah Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) yang diduga menerima hadiah bersama politikus Golkar Zulkarnaen Djabar dan Dendy Prasetya yang sebelumnya sudah divonis terlebih dahulu dalam kasus tersebut.

Zulkarnaen sendiri divonis 15 tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider satu bulan kurungan. Sedangkan Dendy divonis delapan tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider satu bulan kurungan.

Zulkarnaen dan Dendy terbukti menerima Rp4,7 miliar dari PT Batu Karya Mas. Uang tersebut diberikan sebagai fee atas pemenangan proyek pengadaan laboratorium komputer Madrasah Tsanawiyah tahun anggaran 2011.

Selain itu, Zulkarnaen dan Dendy terbukti memenangkan PT Sinergi Pustaka Indonesia dalam tender proyek penggandaan Alquran tahun anggaran 2012. Pada proyek ini keduanya mendapat Rp9,6 miliar.

Fahd diduga bagian yang menerima uang dari dua proyek itu. Fahd sendiri sebelumnya sudah di vonis bersalah dalam kasus korupsi Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID). Ia bebas pada 2014. Kini Fahd kembali bersiap menghadapi dakwaan jaksa (Adhitio)

Baca Juga

 

Industri  -  Jumat, 28 Juli 2017
LAPORAN KEUANGAN
Kinerja Dua Maskapai Alami Penurunan

Bisnisnews.id - Maskapai penerbangan Singapore Airlines (SIA) melaporkan penurunan laba bersih 8,6 persen untuk kuartal pertama tahun buku 2017-18 dibandingkan tahun lalu, katanya dalam rilis berita pada hari Kamis (27/7/2017). . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Kamis, 27 Juli 2017
KIM JONG NAM
Dua Tersangka Akan Mengaku Tidak Bersalah

Bisnisnews.id - Dua wanita yang dituduh meracuni saudara pemimpin Korea Utara di bandara akan mengaku tidak bersalah saat berada di pengadilan Malaysia pada hari Jumat 28 Juli, kata pengacara mereka. Warga Indonesia, Siti Aisyah . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Kamis, 27 Juli 2017
HUB INTERNASIONAL
Lomba Hub Global, Bandara Singapura dan Hong Kong Terancam

Bisnisnews.id - Selama beberapa dekade, Singapura dan Hong Kong telah menjadi titik transit utama yang menghubungkan wisatawan Asia ke dan dari seluruh dunia. Tapi sekarang, banyaknya bandara hub internasional di Asia yang melakukan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Kamis, 27 Juli 2017
E COMMERCE
Amazon Masuki Asia Tenggara, Dimulai Dari Singapura

Bisnisnews.id - Amazon meluncurkan layanan pengiriman ekspres di Singapura pada hari Kamis 27 Juli, raksasa ritel online AS pertama ke Asia Tenggara dan menempatkannya dalam persaingan langsung dengan Alibaba China. Aplikasi . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Kamis, 27 Juli 2017
STRATEGI MASKAPAI
Miliki 12 Anak Perusahaan, AirAsia Akan Konsolidasi Jadi One AirAsia

Bisnisnews.id - CEO AirAsia, Tony Fernandes telah mengatakan bahwa dia ingin mengintegrasikan semua operasi maskapai tersebut ke dalam satu entitas penerbangan tunggal. "Saya mencoba menyatukan AirAsia menjadi satu maskapai menjadi . . .
Selengkapnya