Senin, 22 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / / Berita

PERTAHANAN
Kamis, 13 Juli 2017 17:46 WIB

Turki Perkuat Latihan Militernya Ke Doha



Bisnisnews.id - Qatar dan Turki lakukan latihan perang bersama. Pihak Qatar mengatakan, prajurit Turki jumlahnya lebih besar yang tiba di pangkalan mikiter Doha.

Pengiriman militer Turki untuk latihan militer ke Dohan itu setelah Ankara mempercepat Undang-undang bulan lalu untuk mengirimkan lebih banyak tentara ke negara itu.

Kegiatan latihan dua negara itu telah dilakukan itu sejak 19 Juni 2017 lalu. Pangkalan militer di Qatar menampung tentara Turk atas dasar kesepakatan pada tahun 2014.

Sepeti dilansir Reuters, Selasa (11/7) lalu dimana pihak Ankara telah mendukung Qatar setelah Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab dan Bahrain, memutuskan semua hubungan ekonomi dan diplomatik bulan ini, menuduh Doha mendukung terorisme.

Padahal tuduhan itu tidak masuk akal dan pihak Qatar telah membantahnya. Namun blokade itu tetap saja dilakukan dan kini dalam proses nego.

"Kerjasama pertahanan antara Doha dan Ankara ini merupakan bagian dari visi pertahanan bersama mendukung upaya anti terorisme dan menjaga keamanan dan stabilitas di wilayah ini," demikian pernyataan Angkatan Bersenjata Qatar.

Pernyataan tersebut memang belum memberikan penjelasan soal jumlah prajurit Turki di pangkalan itu atau berapa banyak yang baru saja bergabung untuk mendukung penyebaran.

Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani menuding negara-negara tetangganya melakukan agresi yang tampak jelas terhadap negaranya.

Sementara negara-negara tetangganya bertemu di Kairo untuk mengambil langkah-langkah lebih lanjut terhadap sebuah negara yang mereka tuduh mendukung terorisme di kawasan itu.

Menlu Qatar Sheikh Mohammed mengatakan tuduhan-tuduhan yang disebut oleh Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Mesir dengan memutus hubungan diplomatik dan transportasi sebulan lalu. (Syam S)


"

Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
DEMONSTRASI
PBB : Anti Presiden, Enam Tewas Di Kongo

Bisnisnews.id - Enam orang tewas di Republik Demokratik Kongo pada hari Minggu 21 Januari, kata PBB, karena pihak berwenang melarang demonstrasi terhadap Presiden Joseph Kabila. Saksi mata mengatakan pasukan keamanan melepaskan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 21 Januari 2018
PROYEK CHANGI
Singapura Kenakan Pajak Tambahan Kepada Penumpang

Bisnisnews.id - Otoritas penerbangan sipil Singapura(CAAS)  berencana akan menaikan pajak 10 -15 dolar Singapura kepada para penumpang dari dan ke bandara Changi. Dana tambahan tersebut akan digunakan untuk membiayai perluasan . . .
Selengkapnya

 

Regulasi  -  Minggu, 21 Januari 2018
REGULASI
Sertifikasi Kapal Wajib Mencantumkan Bahasa Indonesia

Bisnisnews.id - Mulai 1 Februari 2018 Sertifikat Garis Muat Kapal berbendera Indonesia yang dikeluarkan Badan Klasifikasi Nasional maupun Asing, wajib mencantumkan format berbahasa Indonesia. Direktur Perkapalan dan Kepelautan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 21 Januari 2018
MINYAK DUNIA
Arab Saudi Serukan Perpanjang Pemangkasan Produksi

Bisnisnews.id - Arab Saudi menyerukan hari Minggu 21 Januari untuk memperpanjang kerjasama antara produsen OPEC dan non-OPEC sampai lewat dari 2018. Seruan tersebut datang setelah harga minyak mencapai 70 dolar per barel berkat . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 21 Januari 2018
SERANGAN KABUL
Taliban Serang Hotel Intercontinental, Enam Tewas

Bisnisnews.id - Orang-orang bersenjata menyerbu sebuah hotel mewah di Kabul dan membunuh setidaknya 6 orang dalam pertempuran 12 jam yang membuat sebagian bangunan terbakar. Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan di . . .
Selengkapnya