Senin, 22 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / / Berita

PENERBANGAN
Jumat, 14 Juli 2017 05:51 WIB

Ledakan Mesin Jet Tewaskan Wanita Selandia Baru Di Sint Maarten


Sebuah pesawat yang tiba di Sint Maarten

Bisnisnews.id - Seorang wanita Selandia Baru  tewas di wilayah Karibia Sint Maarten setelah ledakan dari mesin jet yang kuat menghempaskannya ke tanah.

Insiden tersebut terjadi di Bandara Internasional Princess Juliana yang terkenal, yang hanya beberapa meter dari pantai. Orang-orang pantai dapat berjalan ke pagar bandara saat pesawat lepas landas.

Polisi mengatakan bahwa wanita berusia 57 tahun itu telah berpegangan pada pagar sebelum kekuatan mesin jet melemparkannya ke belakang, menyebabkan luka serius.
Dia dibawa ke rumah sakit untuk perawatan, namun kemudian meninggal.

Peregangan pantai di wilayah Belanda sangat populer di kalangan wisatawan, sebagian karena pesawat terbang sangat rendah di atas pasir sebelum mendarat.

Awal landasan pacu hanya berjarak 50m (160 kaki) dari pagar di pantai Maho, dan kira-kira jaraknya sama dengan garis air.

Ada tanda peringatan yang mencolok di daerah yang menginstruksikan pengunjung pantai untuk tidak berdiri di dekat pagar karena ledakan udara yang berbahaya.

Direktur pariwisata pulau itu, Rolando Brison, mengatakan kepada Herald Selandia Baru bahwa dia telah berbicara dengan keluarga wanita yang meninggal tersebut.

"Saya bertemu dengan keluarga almarhum malam ini dan sementara mereka menyadari bahwa yang mereka lakukan itu salah, melalui tanda bahaya yang terlihat jelas, mereka menyesalkan bahwa risiko yang mereka ambil ternyata dengan cara terburuk," katanya.

Surat kabar tersebut juga mengatakan bahwa pesawat yang lepas landas itu adalah Boeing 737, sebuah pesawat komersial. Sejumlah laporan media lokal mengatakan wanita itu  kepalanya terbentur beton saat dia tertiup kembali dari garis pagar.

Dalam sebuah pernyataan, polisi Sint Maarten mengatakan bahwa mereka mengunjungi daerah tersebut setiap hari untuk mencegah wisatawan berpegangan pada pagar landasan pacu.

"Pendaratan dan pelepasan semua jenis dan ukuran pesawat terbang di bandara internasional Sint Maarten terkenal di seluruh dunia sebagai tempat wisata utama," kata polisi.

"Banyak wisatawan datang ke pulau ini untuk mengalami sensasi pendaratan pesawat yang terbang di atas kepala mereka dan berpegangan pada pagar bandara dan berdiri di jet blast pesawat besar yang lepas landas. Melakukan hal ini sangat berbahaya. (Gungde Ariwangsa)

Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
DEMONSTRASI
PBB : Anti Presiden, Enam Tewas Di Kongo

Bisnisnews.id - Enam orang tewas di Republik Demokratik Kongo pada hari Minggu 21 Januari, kata PBB, karena pihak berwenang melarang demonstrasi terhadap Presiden Joseph Kabila. Saksi mata mengatakan pasukan keamanan melepaskan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 21 Januari 2018
PROYEK CHANGI
Singapura Kenakan Pajak Tambahan Kepada Penumpang

Bisnisnews.id - Otoritas penerbangan sipil Singapura(CAAS)  berencana akan menaikan pajak 10 -15 dolar Singapura kepada para penumpang dari dan ke bandara Changi. Dana tambahan tersebut akan digunakan untuk membiayai perluasan . . .
Selengkapnya

 

Regulasi  -  Minggu, 21 Januari 2018
REGULASI
Sertifikasi Kapal Wajib Mencantumkan Bahasa Indonesia

Bisnisnews.id - Mulai 1 Februari 2018 Sertifikat Garis Muat Kapal berbendera Indonesia yang dikeluarkan Badan Klasifikasi Nasional maupun Asing, wajib mencantumkan format berbahasa Indonesia. Direktur Perkapalan dan Kepelautan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 21 Januari 2018
MINYAK DUNIA
Arab Saudi Serukan Perpanjang Pemangkasan Produksi

Bisnisnews.id - Arab Saudi menyerukan hari Minggu 21 Januari untuk memperpanjang kerjasama antara produsen OPEC dan non-OPEC sampai lewat dari 2018. Seruan tersebut datang setelah harga minyak mencapai 70 dolar per barel berkat . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 21 Januari 2018
SERANGAN KABUL
Taliban Serang Hotel Intercontinental, Enam Tewas

Bisnisnews.id - Orang-orang bersenjata menyerbu sebuah hotel mewah di Kabul dan membunuh setidaknya 6 orang dalam pertempuran 12 jam yang membuat sebagian bangunan terbakar. Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan di . . .
Selengkapnya