Senin, 22 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / / Berita

PENERBANGAN
Jumat, 14 Juli 2017 06:35 WIB

Segera Diadili Penembak Pesawat Sipil MH-17 di Ukraina



Tim penyelamat memeriksa puing-puing pesawat penumpang Malaysia Airlines MH 17 yang menewaskan 295 penumpangnya/AP Photo

Bisnisnews.id -Pelaku penembakan pesawat Boeing B-777 milik Malaysia pada 17 Juli 2014 silam di Ukraina Timur dijanjikan sehera terungkap tahun ini.

Pesawat MH-17 itu ditembak jatuh dengan dengan rudal Buk buatan Rusia, dan menewaskan 298 penumpang yang sebagian beaar warga Belanda dan 43 orang warga Malaysia.

Menteri Transportasi Malaysia, Liow Tong Lai mengatakan,  para pelaku akan diseret ke meja peraidangan untuk mempertanggungjawabkan perbuatanñya menembak pesawat sipil yang tengah melintas.

Pesawat Boeing B-777 itu ditembak jatuh saat melintasi teritori Ukraina Timur yang dikuasai separatis pro Rusia melawan pasukan pemerintah Ukraina dengan rudal Buk buatan Rusia. Demikian kesimpulan Dewan Keamanan Belanda pada sebuah laporan yang dikeluarkan Oktober 2015.

Kementerian Luar Negeri Belanda pekan lalu mengumumkan, tersangka yang diidentifikasi menembak jatuh pesawat akan diadili di pengadilan Belanda dan di bawah kekuasaan hukum Belanda.

Liow mengungkapkan hal itu  kepada awak media usai upacara peringatan MH17 di Putrajaya, ibu kota pemerintahan Malaysia, Kamis (13/7/2017).

Sekitar 90 anggota keluarga dari 43 orang warga Malaysia yang tewas dalam kecelakaan menghadiri acara peringatan tersebut. Para keluarha korban MH17 itu2 mendapat pengarahan singkat mengenai perkembangan penyelidikan.

Tim penyelidik dipimpin warga negara Belanda dengan anggota dari Australia, Belgia, Malaysia dan Ukraina menyimpulkan pada September tahun lalu bahwa roket ditembakkan dari wilayah teritori Ukraina Timur yang dikuasai separatis pro Rusia.

Temuan tersebut bertentangan dengan pernyataan Rusia bahwa pesawat tersebut ditembak jatuh oleh militer Ukraina, bukan para separatis.

Pihak berwenang mendesak orang-orang yang bertanggung jawab meluncurkan rudal Buk agar menyerahkan diri, tambah Liow yang mengatakan kesimpulan para penyelidik adalah kabar baik.

Misteri tertembaknga MH 17 terungkao berawal dari ungkapan seorang bernama jIgor Girkin, tokoh pemberontak pro Rusia sesumbar bahwa pihaknya telah menembak jatuh pesawat jenis Boeing 777 tersebut.

Sosok yang mengklaim dirinya sebagai menteri dari Republik Rakyat Donetsk ini mengaku sebelumnya sudah mengingatkan supaya Malaysia Airlines tidak terbang di langit yang mereka klaim sebagai miliknya.

Melalui akunnya di laman VK.com (Facebook versi Rusia), menteri yang menggunakan nama Igor Strelkov itu menulis. "Kami telah mengingatkan Anda, jangan terbang di langit kami."

Anehnya, dia mengira yang ditembak oleh pasukannya adalah pesawat milik Ukraina. "Sebuah pesawat telah dibuat jatuh di area sekitar Torez,"tulisnya (Syam S)


Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
DEMONSTRASI
PBB : Anti Presiden, Enam Tewas Di Kongo

Bisnisnews.id - Enam orang tewas di Republik Demokratik Kongo pada hari Minggu 21 Januari, kata PBB, karena pihak berwenang melarang demonstrasi terhadap Presiden Joseph Kabila. Saksi mata mengatakan pasukan keamanan melepaskan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 21 Januari 2018
PROYEK CHANGI
Singapura Kenakan Pajak Tambahan Kepada Penumpang

Bisnisnews.id - Otoritas penerbangan sipil Singapura(CAAS)  berencana akan menaikan pajak 10 -15 dolar Singapura kepada para penumpang dari dan ke bandara Changi. Dana tambahan tersebut akan digunakan untuk membiayai perluasan . . .
Selengkapnya

 

Regulasi  -  Minggu, 21 Januari 2018
REGULASI
Sertifikasi Kapal Wajib Mencantumkan Bahasa Indonesia

Bisnisnews.id - Mulai 1 Februari 2018 Sertifikat Garis Muat Kapal berbendera Indonesia yang dikeluarkan Badan Klasifikasi Nasional maupun Asing, wajib mencantumkan format berbahasa Indonesia. Direktur Perkapalan dan Kepelautan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 21 Januari 2018
MINYAK DUNIA
Arab Saudi Serukan Perpanjang Pemangkasan Produksi

Bisnisnews.id - Arab Saudi menyerukan hari Minggu 21 Januari untuk memperpanjang kerjasama antara produsen OPEC dan non-OPEC sampai lewat dari 2018. Seruan tersebut datang setelah harga minyak mencapai 70 dolar per barel berkat . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 21 Januari 2018
SERANGAN KABUL
Taliban Serang Hotel Intercontinental, Enam Tewas

Bisnisnews.id - Orang-orang bersenjata menyerbu sebuah hotel mewah di Kabul dan membunuh setidaknya 6 orang dalam pertempuran 12 jam yang membuat sebagian bangunan terbakar. Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan di . . .
Selengkapnya